Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAMBARAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASCA OLAHRAGA AEROBIK INTENSITAS SEDANG MENGGUNAKAN TREADMILL PADA MAHASISWA LAKI-LAKI PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

View through CrossRef
Salah satu penilaian tubuh sehat adalah tekanan darah yang normal. Tekanan darah tinggi tidak hanya menurunkan kualitas hidup, namun dapat mengancam jiwa penderita. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada usia muda di rentang ?18 tahun mencapai 25,8% pada tahun 2013. Untuk mengetahui gambaran perubahan tekanan darah pasca olahraga aerobik intensitas sedang (treadmill) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya. Rancangan penelitian berupa deskriptif menggunakan desain cross-sectional study. Subjek ialah 21 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya yang memenuhi kriteria. Olahraga aerobik intensitas sedang (treadmill) dilakukan selama 30 menit kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah sebelum, 15, 30 dan 60 menit sesudah berolahraga menggunakan sphygmomanometer digital. Tekanan darah rerata sebelum berolahraga sebesar 114,67/73 mmHg, 15 menit sesudah berolahraga didapatkan peningkatan tekanan darah menjadi 116,04/76,77 mmHg, 30 menit sesudah berolahraga terjadi penurunan menjadi 111/75,3. Satu jam sesudah berolahraga, terjadi penurunan tekanan darah rerata cukup signifikan menjadi 101,72/69,04. Berolahraga aerobik intensitas sedang (treadmill) dapat mempengaruhi tekanan darah dimana penurunan terbesar tekanan darah sistolik dan diastolik terjadi 60 menit sesudah berolahraga dengan penurunan hasil rata-rata sistolik/diastolik sebanyak 13,67/3,96 mmHg.
Title: GAMBARAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASCA OLAHRAGA AEROBIK INTENSITAS SEDANG MENGGUNAKAN TREADMILL PADA MAHASISWA LAKI-LAKI PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Description:
Salah satu penilaian tubuh sehat adalah tekanan darah yang normal.
Tekanan darah tinggi tidak hanya menurunkan kualitas hidup, namun dapat mengancam jiwa penderita.
Prevalensi hipertensi di Indonesia pada usia muda di rentang ?18 tahun mencapai 25,8% pada tahun 2013.
Untuk mengetahui gambaran perubahan tekanan darah pasca olahraga aerobik intensitas sedang (treadmill) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya.
Rancangan penelitian berupa deskriptif menggunakan desain cross-sectional study.
Subjek ialah 21 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya yang memenuhi kriteria.
Olahraga aerobik intensitas sedang (treadmill) dilakukan selama 30 menit kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah sebelum, 15, 30 dan 60 menit sesudah berolahraga menggunakan sphygmomanometer digital.
Tekanan darah rerata sebelum berolahraga sebesar 114,67/73 mmHg, 15 menit sesudah berolahraga didapatkan peningkatan tekanan darah menjadi 116,04/76,77 mmHg, 30 menit sesudah berolahraga terjadi penurunan menjadi 111/75,3.
Satu jam sesudah berolahraga, terjadi penurunan tekanan darah rerata cukup signifikan menjadi 101,72/69,04.
Berolahraga aerobik intensitas sedang (treadmill) dapat mempengaruhi tekanan darah dimana penurunan terbesar tekanan darah sistolik dan diastolik terjadi 60 menit sesudah berolahraga dengan penurunan hasil rata-rata sistolik/diastolik sebanyak 13,67/3,96 mmHg.

Related Results

Gambaran Perubahan Tekanan Darah Pasca Olahraga Futsal pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Gambaran Perubahan Tekanan Darah Pasca Olahraga Futsal pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
AbstrakPada olahraga tertentu seperti futsal,  tekanan darah dapat naik menjadi 150-200 mmHg. Sebuah penelitian menyatakan  60 kematian mendadak pasca olahraga, 58 diantaranya dise...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
PERBANDINGAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULER SEBELUM DAN SESUDAH MENGIKUTI PROGRAM LATIHAN AEROBIK
PERBANDINGAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULER SEBELUM DAN SESUDAH MENGIKUTI PROGRAM LATIHAN AEROBIK
Latihan aerobik merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang terbukti memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan kardiovaskuler. Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Re...
Online Micro–Controller Non–Invasive Blood Pressure Monitoring System (E–BPM)
Online Micro–Controller Non–Invasive Blood Pressure Monitoring System (E–BPM)
Pengukuran tekanan darah telahpun merupakan sebahagian daripada pemeriksaan klinikal pada zaman perubatan moden ini. Dua daripada kaedah yang sering diaplikasi dalam mengukur tekan...

Back to Top