Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Metode Memahami Ajaran Islam Menurut Mukti Ali

View through CrossRef
Metode memahami ajaran islam adalah suatu pemikiran baru dalam pembaharuan islam yang hasilkan oleh Prof. Dr.  H. Abdul Mukti Ali, dengan cara pemahaman islam yang menggunakan pendekatan scientific-cum-doctrinaire. Pendekatan ini bertujuan untuk mengkolaborasikan antara normative dengan empirs, antara tekstual dengan kontekstual. Mukti Ali merupakan seorang intelektual muslim yang menguasai betul tentang agama islam terkhusus pada disiplin ilmu perbandingan agama. Beliau lahir di desa balun sudagaran cepu tanggal 23 agustus 1923, nama kecil beliau biasa di sapa soedjono (sujono), sedangkan nama Abdul Mukti Ali beliau di beri Oleh K.H. Abdul Hamid pasuruan beliau ini merupakan gurunya. Mukti Ali banyak menempuh Pendidikan baik dari dalam negeri maupun diluar negeri, sehingga menghasilkan keahlian pada bidang ilmu perbandingan agama, dengan itu ia dipercayakan untuk menjadi Menteri agama pada masa orde baru tahun 1971-1978. Selama menjabat sebagi Menteri agama, beliau banyak memperkenalkan pemikirannya yang sangat popular dalam memahi ajaran islam dengan menggunakan pendekatan  scientific-cum-doctrinaire. Pemikiran ini lahir atas dasar pemahaman agama di Indonesia tidak stabil bisa dianggap lemah.
Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor Lombok Timur
Title: Metode Memahami Ajaran Islam Menurut Mukti Ali
Description:
Metode memahami ajaran islam adalah suatu pemikiran baru dalam pembaharuan islam yang hasilkan oleh Prof.
Dr.
  H.
Abdul Mukti Ali, dengan cara pemahaman islam yang menggunakan pendekatan scientific-cum-doctrinaire.
Pendekatan ini bertujuan untuk mengkolaborasikan antara normative dengan empirs, antara tekstual dengan kontekstual.
Mukti Ali merupakan seorang intelektual muslim yang menguasai betul tentang agama islam terkhusus pada disiplin ilmu perbandingan agama.
Beliau lahir di desa balun sudagaran cepu tanggal 23 agustus 1923, nama kecil beliau biasa di sapa soedjono (sujono), sedangkan nama Abdul Mukti Ali beliau di beri Oleh K.
H.
Abdul Hamid pasuruan beliau ini merupakan gurunya.
Mukti Ali banyak menempuh Pendidikan baik dari dalam negeri maupun diluar negeri, sehingga menghasilkan keahlian pada bidang ilmu perbandingan agama, dengan itu ia dipercayakan untuk menjadi Menteri agama pada masa orde baru tahun 1971-1978.
Selama menjabat sebagi Menteri agama, beliau banyak memperkenalkan pemikirannya yang sangat popular dalam memahi ajaran islam dengan menggunakan pendekatan  scientific-cum-doctrinaire.
Pemikiran ini lahir atas dasar pemahaman agama di Indonesia tidak stabil bisa dianggap lemah.

Related Results

A. MUKTI ALI'S THINKING IN INDONESIAN ISLAMIC EDUCATION POLICY
A. MUKTI ALI'S THINKING IN INDONESIAN ISLAMIC EDUCATION POLICY
The purpose of this study is to describe the implications of Mukti Ali's thinking in Islamic education policies in Indonesia. This study uses a qualitative method of literature. Th...
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan analisis secara m...
AJARAN (SESAT) HARUN BIN MAT SAAT: ANALISIS AJARAN, PERKEMBANGAN DAN PENGARUHNYA DI KUANTAN, PAHANG
AJARAN (SESAT) HARUN BIN MAT SAAT: ANALISIS AJARAN, PERKEMBANGAN DAN PENGARUHNYA DI KUANTAN, PAHANG
Ajaran sesat atau ajaran salah adalah suatu ajaran, fahaman atau amalan yang didakwa sebagai ajaran Islam tetapi bukan daripada ajaran Islam yang sebenar. Ia bertentangan dengan su...
TEKTUALISASI DAN KONTEKTUALISASI AJARAN ISLAM DALAM AL-QURAN/HADIS
TEKTUALISASI DAN KONTEKTUALISASI AJARAN ISLAM DALAM AL-QURAN/HADIS
Tektualisasi dan kontekstualisasi ajaran Islam dalam Al-Quran dan Hadis merujuk pada dua pendekatan penting dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran agama Islam dalam konteks zama...
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Abstract: The religious phenomenon of Islam in post-reform Indonesia is thought to have experienced extremism and radicalism. The explosion of terrorism in the name of Islam ...
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peranan Guru Rupaka sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agama. Selain sebagai pendorong bagi anak dan pemuda dalam pembelajaran agama Hindu, Guru Rupaka merupakan suri tula...
AJARAN WUJUDIYAH MENURUT NURUDDIN AR-RANIRI
AJARAN WUJUDIYAH MENURUT NURUDDIN AR-RANIRI
Abstract. In the 16th and 17th centuries, the influence and power of  Aceh Kingdom reached the sumatra Island and Malay peninsula. Also at that time, Aceh kingdom has acheived a lo...

Back to Top