Javascript must be enabled to continue!
Scientific-Cum-Doctriner dalam Studi Islam Menurut Mukti Ali
View through CrossRef
Artikel ini mencoba mengungkap pemikiran Mukti Ali tentang pendekatan barunya dalam Studi Islam, yaitu Scientific-Cum-Doctrinaire dalam kacamata Worldview Islam. Artikel ini ditulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan mengambil jenis penelitian kepustakaan, yang mana teknik analisis datanya bersifat deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian juga dieksplorasi melalui pendekatan filosofis untuk memeriksa pemikiran Mukti Ali yang mampu membuat metode tersendiri dalam memahami Islam, yakni metode sintesis dan metode tipologis. Hasil daripada penelitian ini adalah, pendekatan Scientific-Cum-Doctrinaire merupakan hasil perpaduan dari tiga pendekatan yang berbeda. Pertama, Doctriner atau dogmatis yaitu pendekatan agama yang didasarkan pada Nash Al-qur'an dan Hadis, namun pendekatan ini sudah dianggap ketinggalan zaman oleh Mukti Ali karena tidak dapat diterapkan dalam masyarakat. Kedua, Scientific yaitu pendekatan agama secara ilmiah. Namun, Mukti Ali tidak setuju jika hanya digunakan secara tunggal saja. Ketiga, sintesis yaitu gabungan antara Scientific-Doctrinaire. Menurutnya pendekatan inilah yang sesuai untuk digunakan dalam memahami agama Islam. Sementara dalam worldview Islam, metode yang paling sempurna adalah metode tauhidi. Selain daripada itu, konsep Scientific-Cum-Doctrinaire dalam kacamata worldview Islam ialah bersifat bebas nilai. Mukti Ali pun mengakui, bahwa langkah metode Scientific-Cum-Doctrinaire belum terumuskan secara jelas, dengan demikian, metode Scientific-Cum-Doctrinaire berbeda atau tidak sesuai dengan konsep worldview Islam.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Scientific-Cum-Doctriner dalam Studi Islam Menurut Mukti Ali
Description:
Artikel ini mencoba mengungkap pemikiran Mukti Ali tentang pendekatan barunya dalam Studi Islam, yaitu Scientific-Cum-Doctrinaire dalam kacamata Worldview Islam.
Artikel ini ditulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan mengambil jenis penelitian kepustakaan, yang mana teknik analisis datanya bersifat deskriptif-kualitatif.
Hasil penelitian juga dieksplorasi melalui pendekatan filosofis untuk memeriksa pemikiran Mukti Ali yang mampu membuat metode tersendiri dalam memahami Islam, yakni metode sintesis dan metode tipologis.
Hasil daripada penelitian ini adalah, pendekatan Scientific-Cum-Doctrinaire merupakan hasil perpaduan dari tiga pendekatan yang berbeda.
Pertama, Doctriner atau dogmatis yaitu pendekatan agama yang didasarkan pada Nash Al-qur'an dan Hadis, namun pendekatan ini sudah dianggap ketinggalan zaman oleh Mukti Ali karena tidak dapat diterapkan dalam masyarakat.
Kedua, Scientific yaitu pendekatan agama secara ilmiah.
Namun, Mukti Ali tidak setuju jika hanya digunakan secara tunggal saja.
Ketiga, sintesis yaitu gabungan antara Scientific-Doctrinaire.
Menurutnya pendekatan inilah yang sesuai untuk digunakan dalam memahami agama Islam.
Sementara dalam worldview Islam, metode yang paling sempurna adalah metode tauhidi.
Selain daripada itu, konsep Scientific-Cum-Doctrinaire dalam kacamata worldview Islam ialah bersifat bebas nilai.
Mukti Ali pun mengakui, bahwa langkah metode Scientific-Cum-Doctrinaire belum terumuskan secara jelas, dengan demikian, metode Scientific-Cum-Doctrinaire berbeda atau tidak sesuai dengan konsep worldview Islam.
Related Results
INVESTIGATING THE INFLUENCE OF MUKTI ALI’S SCIENTIFIC-CUM-DOCTRINER ON AMIN ABDULLAH’S INTEGRATION-INTERCONNECTION IN ISLAMIC STUDIES
INVESTIGATING THE INFLUENCE OF MUKTI ALI’S SCIENTIFIC-CUM-DOCTRINER ON AMIN ABDULLAH’S INTEGRATION-INTERCONNECTION IN ISLAMIC STUDIES
Amin Abdullah's concepts of integration-interconnection and Mukti Ali's scientific-cum-doctriner have something in common. However, when developing his concept of integration-inter...
A. MUKTI ALI'S THINKING IN INDONESIAN ISLAMIC EDUCATION POLICY
A. MUKTI ALI'S THINKING IN INDONESIAN ISLAMIC EDUCATION POLICY
The purpose of this study is to describe the implications of Mukti Ali's thinking in Islamic education policies in Indonesia. This study uses a qualitative method of literature. Th...
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUKTI ALI DALAM PENDIDIKAN INDONESIA ERA MILENIUM
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUKTI ALI DALAM PENDIDIKAN INDONESIA ERA MILENIUM
Mukti Ali's thoughts can provide new enthusiasm for re-examining Indonesia's educational goals now. The idea of education of Mukti Ali has given color to the concept of education i...
Scientific-Cum-Doctriner dalam Studi Islam Menurut Mukti Ali (Studi Analisis Perspektif Worldview Islam)
Scientific-Cum-Doctriner dalam Studi Islam Menurut Mukti Ali (Studi Analisis Perspektif Worldview Islam)
This article analyzes Mukti Ali's Scientific-Cum-Doktriner perspective which is called an approach that is the result of a combination of three different approaches. For Mukti Ali,...
MUKTI ALI DAN TRADISI PEMIKIRAN AGAMA DI INDONESIA
MUKTI ALI DAN TRADISI PEMIKIRAN AGAMA DI INDONESIA
This article discusses the religious ideas tradition of Mukti Ali. As a Muslim scholar, he has a concern for the future of religions in Indonesia. This phenomenon is caused by miss...
Metode Memahami Ajaran Islam Menurut Mukti Ali
Metode Memahami Ajaran Islam Menurut Mukti Ali
Metode memahami ajaran islam adalah suatu pemikiran baru dalam pembaharuan islam yang hasilkan oleh Prof. Dr. H. Abdul Mukti Ali, dengan cara pemahaman islam yang menggunakan pend...
Konsep Teologi menurut Mukti Ali dan Millard J. Erickson
Konsep Teologi menurut Mukti Ali dan Millard J. Erickson
The problem in the field of theology is that conflicts often occur regarding the understanding of divinity when one religious concept is compared to another. The purpose of this re...

