Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perilaku asertif pada generasi Z : Bagaimana peranan budaya kolektivisme?

View through CrossRef
The purpose of this study was to determine whether there is a relationships between collectivist cultural values ​​and assertive behavior of Z generation in Banyuwangi Regency. This study method uses quantitative research. The population in this study were Banyuwangi regency aged 10-24 years. Participants in the study amounted to 272 people. Participants taken with purposive sampling technique. Data collection instruments are cultural collectivism and assertive behavior scale. The data analysis technique used is pearson product moment correlation. Based on the results of data analysis conducted, the results of a correlation test between cultural collectivism and assertive behavior were 0.951 with a significance of p = 0.000 (p <0.01), which indicates that there is a positive and very significant relationship between cultural collectivism and assertive behavior of Z generation in Banyuwangi. In conclusion, the higher the cultural collectivism possessed by Z generation, the higher the assertive behavior of Z generation. Conversely, the lower the cultural collectivism of Z generation, the lower the assertive behavior.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan - hubungan antara nilai budaya kolektivisme dengan perilaku asertif pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kabupaten Banyuwangi usia 10-24 tahun. Partisipan  dalam penelitian berjumlah 272 orang. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu skala budaya kolektivisme dan skala perilaku asertif. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan hasil uji korelasi sederhana antara budaya kolektivisme dengan perilaku asertif sebesar 0,951 dengan siginifikansi p=0,000 (p <1,00) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara budaya kolektivisme dengan perilaku asertif pada generasi Z. Kesimpulannya, semakin tinggi budaya kolektivisme yang dimiliki oleh generasi Z di Kabupaten Banyuwangi, semakin tinggi pula perilaku asertif. Sebaliknya, semakin rendah budaya kolektivisme pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi, maka semakin rendah perilaku asertif yang dimiliki.
Title: Perilaku asertif pada generasi Z : Bagaimana peranan budaya kolektivisme?
Description:
The purpose of this study was to determine whether there is a relationships between collectivist cultural values ​​and assertive behavior of Z generation in Banyuwangi Regency.
This study method uses quantitative research.
The population in this study were Banyuwangi regency aged 10-24 years.
Participants in the study amounted to 272 people.
Participants taken with purposive sampling technique.
Data collection instruments are cultural collectivism and assertive behavior scale.
The data analysis technique used is pearson product moment correlation.
Based on the results of data analysis conducted, the results of a correlation test between cultural collectivism and assertive behavior were 0.
951 with a significance of p = 0.
000 (p <0.
01), which indicates that there is a positive and very significant relationship between cultural collectivism and assertive behavior of Z generation in Banyuwangi.
In conclusion, the higher the cultural collectivism possessed by Z generation, the higher the assertive behavior of Z generation.
Conversely, the lower the cultural collectivism of Z generation, the lower the assertive behavior.
  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan - hubungan antara nilai budaya kolektivisme dengan perilaku asertif pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kabupaten Banyuwangi usia 10-24 tahun.
Partisipan  dalam penelitian berjumlah 272 orang.
Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen pengumpulan data yaitu skala budaya kolektivisme dan skala perilaku asertif.
Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment.
Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan hasil uji korelasi sederhana antara budaya kolektivisme dengan perilaku asertif sebesar 0,951 dengan siginifikansi p=0,000 (p <1,00) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara budaya kolektivisme dengan perilaku asertif pada generasi Z.
Kesimpulannya, semakin tinggi budaya kolektivisme yang dimiliki oleh generasi Z di Kabupaten Banyuwangi, semakin tinggi pula perilaku asertif.
Sebaliknya, semakin rendah budaya kolektivisme pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi, maka semakin rendah perilaku asertif yang dimiliki.

Related Results

HUBUNGAN PERILAKU ASERTIF PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN PADA PASIEN
HUBUNGAN PERILAKU ASERTIF PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN PADA PASIEN
Latar Belakang : Masih banyak kasus ditemukan dengan keluhan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang masih kurang, dokter datang terlambat, perawat kurang peduli pada keluhan pasi...
Perilaku asertif dan kematangan emosi pada remaja
Perilaku asertif dan kematangan emosi pada remaja
Abstract The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between emotional maturity and assertive behavior of adolescents in the environment in SMA Neg...
EFEKTIFITAS TERAPI ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ASERTIF DAN SELF ESTEEM PADA REMAJA DENGAN PERILAKU AGRESIF
EFEKTIFITAS TERAPI ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ASERTIF DAN SELF ESTEEM PADA REMAJA DENGAN PERILAKU AGRESIF
Komunikasi merupakan dasar dari seluruh kegiatan interaksi sosial dalam kehidupan sehari- hari. Tujuan komunikasi adalah untuk menyampaikan keinginan dan perasaan pada orang lain, ...
PENGARUH HUBUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU ASERTIF SISWA DI SMKS PUTRA JAYA STABAT
PENGARUH HUBUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU ASERTIF SISWA DI SMKS PUTRA JAYA STABAT
Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah tentang Pengaruh Hubungan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Asertif Siswa Di Smsk Putra Jaya Stabat Tahun Pelajaran. Dalam penelit...
Edukasi Asertif Dan Berpikir Positif Dalam Mengatasi Trauma Akibat Bullying
Edukasi Asertif Dan Berpikir Positif Dalam Mengatasi Trauma Akibat Bullying
ABSTRAKIndonesia merupakan negara dengan kasus bullying di sekolah yang paling banyak pelaporan masyarakat kekomisi perlindungan anak. KPAI mencatat 369 pelaporan terkait masalah t...
PERILAKU ASERTIF GENERASI MILENIAL DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM
PERILAKU ASERTIF GENERASI MILENIAL DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM
ABSTRACKThis study aims to further examine the millennial generation's assertive behavior from the perspective of Islamic psychology, using a literature study approach. The data ob...
PEMAKAIAN AKROLEK PADA TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM SINIAR DEDDY CORBUZIER
PEMAKAIAN AKROLEK PADA TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM SINIAR DEDDY CORBUZIER
AbstrakTujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui ciri dari pola tutur variasi akrolek, bentuk fungsi tuturan asertif, dan hubungan ciri pola tutur variasi akrolek pada ben...
Peran Gen Z dalam Menjaga Identitas Budaya di Era Digital
Peran Gen Z dalam Menjaga Identitas Budaya di Era Digital
Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), membawa dampak signifikan terhadap identitas budaya, terutama bagi generasi muda sebagai penerus ...

Back to Top