Javascript must be enabled to continue!
Perilaku asertif dan kematangan emosi pada remaja
View through CrossRef
Abstract
The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between emotional maturity and assertive behavior of adolescents in the environment in SMA Negeri 1 Gondang students, Gondang, Bojonegoro. This research method uses quantitative research methods. The population in this study were all students of SMA Negeri 1 Gondang with a total of 396 students. Participants in the study amounted to 222 students who were taken with cluster random sampling technique. Data collection instruments are emotional maturity scale and assertive behavior scale. The data analysis technique used is product moment correlation. Based on the results of data analysis conducted, the results of a simple correlation test between emotional maturity and assertive behavior were 0.650 with a significance of p = 0.000 (p <0.01), which indicates that there is a positive and very significant relationship between emotional maturity and assertive behavior in adolescents. In conclusion, the higher the emotional maturity possessed by adolescents, the higher the assertive behavior of adolescents. Conversely, the lower the emotional maturity of adolescents, the lower the assertive behavior of adolescents.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara kematangan emosi terhadap perilaku asertif remaja di lingkungan sekitarnya pada siswa SMA Negeri 1 Gondang, Gondang, Bojonegoro. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 1 Gondang dengan jumlah 396 siswa. Partisipan dalam penelitian berjumlah 222 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu skala kematangan emosi dan skala perilaku asertif. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan hasil uji korelasi sederhana antara kematangan emosi dengan perilaku asertif sebesar 0,650 dengan siginifikansi p=0,000 (p<0,01) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku asertif pada remaja. Kesimpulannya, semakin tinggi kematangan emosi yang dimiliki oleh remaja, semakin tinggi pula perilaku asertif remaja. Sebaliknya, semakin rendah kematangan emosi pada remaja remaja, maka semakin rendah perilaku asertif yang dimiliki oleh remaja.
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Title: Perilaku asertif dan kematangan emosi pada remaja
Description:
Abstract
The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between emotional maturity and assertive behavior of adolescents in the environment in SMA Negeri 1 Gondang students, Gondang, Bojonegoro.
This research method uses quantitative research methods.
The population in this study were all students of SMA Negeri 1 Gondang with a total of 396 students.
Participants in the study amounted to 222 students who were taken with cluster random sampling technique.
Data collection instruments are emotional maturity scale and assertive behavior scale.
The data analysis technique used is product moment correlation.
Based on the results of data analysis conducted, the results of a simple correlation test between emotional maturity and assertive behavior were 0.
650 with a significance of p = 0.
000 (p <0.
01), which indicates that there is a positive and very significant relationship between emotional maturity and assertive behavior in adolescents.
In conclusion, the higher the emotional maturity possessed by adolescents, the higher the assertive behavior of adolescents.
Conversely, the lower the emotional maturity of adolescents, the lower the assertive behavior of adolescents.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara kematangan emosi terhadap perilaku asertif remaja di lingkungan sekitarnya pada siswa SMA Negeri 1 Gondang, Gondang, Bojonegoro.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 1 Gondang dengan jumlah 396 siswa.
Partisipan dalam penelitian berjumlah 222 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling.
Instrumen pengumpulan data yaitu skala kematangan emosi dan skala perilaku asertif.
Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment.
Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan hasil uji korelasi sederhana antara kematangan emosi dengan perilaku asertif sebesar 0,650 dengan siginifikansi p=0,000 (p<0,01) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku asertif pada remaja.
Kesimpulannya, semakin tinggi kematangan emosi yang dimiliki oleh remaja, semakin tinggi pula perilaku asertif remaja.
Sebaliknya, semakin rendah kematangan emosi pada remaja remaja, maka semakin rendah perilaku asertif yang dimiliki oleh remaja.
.
Related Results
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
Kematangan Emosi Dan Perilaku Agresi Pada Remaja
Kematangan Emosi Dan Perilaku Agresi Pada Remaja
Perilaku agresi dapat dilakukan secara fisik atau verbal, salah satu penyebab terjadinya perilaku agresi di kalangan remaja adalah ketidakmatangan emosi. Kematangan emosi merupakan...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EFEKTIFITAS TERAPI ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ASERTIF DAN SELF ESTEEM PADA REMAJA DENGAN PERILAKU AGRESIF
EFEKTIFITAS TERAPI ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ASERTIF DAN SELF ESTEEM PADA REMAJA DENGAN PERILAKU AGRESIF
Komunikasi merupakan dasar dari seluruh kegiatan interaksi sosial dalam kehidupan sehari- hari. Tujuan komunikasi adalah untuk menyampaikan keinginan dan perasaan pada orang lain, ...
Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Kematangan Emosi Remaja Di SMP Islam Ayatra
Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Kematangan Emosi Remaja Di SMP Islam Ayatra
Remaja usia 10-19 tahun sekitar 1,2 milliar, dengan total populasi remaja di dunia yaitu 16% UNICEF, (2016). Remaja merupakan individu yang berusia 10 sampai 19 tahun WHO World Hea...
PENDAMPINGAN ANEMIA PADA REMAJA DAN PERSIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SMP TRI SUKSES NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
PENDAMPINGAN ANEMIA PADA REMAJA DAN PERSIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SMP TRI SUKSES NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu tentu tidak dimulai saat seorang wanita hamil saja. Diperlukan persiapan seorang remaja yang sehat agar menjadi ibu yang sehat. Remaja yang ...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...

