Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Gen Z dalam Menjaga Identitas Budaya di Era Digital

View through CrossRef
Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), membawa dampak signifikan terhadap identitas budaya, terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa. Identitas budaya mencerminkan jati diri suatu kelompok melalui nilai, tradisi, bahasa, seni, dan praktik sosial, yang berperan dalam membentuk pola pikir dan perilaku individu. Namun, arus modernisasi dan paparan budaya asing menyebabkan sebagian generasi muda menilai budaya lokal kurang relevan dan lebih tertarik pada budaya global. Fenomena ini menimbulkan risiko berkurangnya kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya. Pada sisi lain, AI memiliki potensi untuk mendukung pelestarian budaya melalui digitalisasi, dokumentasi, interpretasi, serta penyebaran informasi budaya secara luas. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis peran kritis generasi muda dalam menjaga identitas budaya di era kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya berperan sebagai konsumen budaya digital, tetapi juga sebagai produsen konten budaya lokal yang mampu merepresentasikan nilai-nilai tradisi dengan cara yang relevan dengan kehidupan modern. Penggunaan AI secara etis dan kritis dapat meningkatkan literasi digital generasi muda sekaligus memperkuat kesadaran mereka terhadap pentingnya pelestarian budaya. Oleh karena itu, keseimbangan antara inovasi teknologi dan pemeliharaan budaya menjadi kunci agar identitas budaya tetap terjaga bagi generasi mendatang. Penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif generasi muda dalam konteks digital sangat penting untuk keberlanjutan warisan budaya Indonesia.
Title: Peran Gen Z dalam Menjaga Identitas Budaya di Era Digital
Description:
Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), membawa dampak signifikan terhadap identitas budaya, terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa.
Identitas budaya mencerminkan jati diri suatu kelompok melalui nilai, tradisi, bahasa, seni, dan praktik sosial, yang berperan dalam membentuk pola pikir dan perilaku individu.
Namun, arus modernisasi dan paparan budaya asing menyebabkan sebagian generasi muda menilai budaya lokal kurang relevan dan lebih tertarik pada budaya global.
Fenomena ini menimbulkan risiko berkurangnya kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya.
Pada sisi lain, AI memiliki potensi untuk mendukung pelestarian budaya melalui digitalisasi, dokumentasi, interpretasi, serta penyebaran informasi budaya secara luas.
Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis peran kritis generasi muda dalam menjaga identitas budaya di era kecerdasan buatan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya berperan sebagai konsumen budaya digital, tetapi juga sebagai produsen konten budaya lokal yang mampu merepresentasikan nilai-nilai tradisi dengan cara yang relevan dengan kehidupan modern.
Penggunaan AI secara etis dan kritis dapat meningkatkan literasi digital generasi muda sekaligus memperkuat kesadaran mereka terhadap pentingnya pelestarian budaya.
Oleh karena itu, keseimbangan antara inovasi teknologi dan pemeliharaan budaya menjadi kunci agar identitas budaya tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif generasi muda dalam konteks digital sangat penting untuk keberlanjutan warisan budaya Indonesia.

Related Results

Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
En el siguiente trabajo se describieron los estadios larvales de los digeneos parásitos presentes en los gasterópodos más abundantes de los intermareales de Puerto Madryn, Chubut (...
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
Access Denied
Access Denied
Introduction As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
Identitas budaya Prancis dalam pertunjukan lawakan tunggal Hexagone oleh Fary
Identitas budaya Prancis dalam pertunjukan lawakan tunggal Hexagone oleh Fary
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis identitas budaya Prancis yang ada pada video bagian pertama pertunjukan lawakan tunggal berjudul Hexagone oleh Fary. Pene...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY Andhes Tiani Putri, Meylaty F   12Faculty Of Economic E...
PILKADA, POLITIK IDENTITAS DAN KEKERASAN BUDAYA
PILKADA, POLITIK IDENTITAS DAN KEKERASAN BUDAYA
Tampaknya wacana tentang dampak positif politik identitas ini belum menjadi perhatian serius oleh berbagai kalangan. Olehnya itu, penelitian ini hadir untuk mengulas sisi lain dari...

Back to Top