Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
View through CrossRef
Penuaan merupakan proses terakhir dari siklus kehidupan manusia, seiring bertambahnya usia dapat mengakibatkan berbagai perubahan pada otak sehingga menyebabkan kemunduran fungsi neurokognitif. Lansia (Lanjut Usia) yang tinggal di panti memiliki potensi lebih tinggi mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik individu, kecemasan dan aktivitas fisik dengan fungsi kogntiif pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan disain cross-sectional, melibatkan populasi sebanyak 345 warga binaan sosial lansia dan sampel sebanyak 97 responden. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Instrumen penelitian untuk mengukur fungsi kognitif adalah kuisioner MMSE, nilai pengukuran kecemasan diperoleh melalui kuisioner GAS-10 dan alau ukur aktivitas fisik menggunakan kuisioner PASE. Hasil penelitian menggunakan analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan bermakna secara statistik antara usia (pvalue=0,001; OR=5,238; CI 95%=1,991–13,779), jenis kelamin (pvalue=0,004; OR=3,833; CI 95%=1,616–9,094), tingkat pendidikan (pvalue=0,001; OR=5,368; CI 95%=2,060–13,993), status kesehatan (pvalue=0,015; OR=10,957; CI 95%=1,376–87,273), kecemasan (pvalue=0,003; OR=5,236; CI 95%=1,794–15,281), dan aktivitas fisik (pvalue=0,005; OR=4,432; CI 95%=1,643–11,955) dengan fungsi kognitif lansia. Dapat disimpulkan bahwa fungsi kognitif dipengaruhi oleh karakteristik individu berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status kesehatan, kecemasan dan aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat merangsang pertumbuhan saraf sehingga dapat membantu menghambat penurunan fungsi kognitif pada lansia. Oleh karena itu, direkomendasikan upaya peningkatan fungsi kognitif lansia perlu difokuskan pada perbaikan gaya hidup dan kondisi kesehatan secara menyeluruh guna mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia
Title: Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Description:
Penuaan merupakan proses terakhir dari siklus kehidupan manusia, seiring bertambahnya usia dapat mengakibatkan berbagai perubahan pada otak sehingga menyebabkan kemunduran fungsi neurokognitif.
Lansia (Lanjut Usia) yang tinggal di panti memiliki potensi lebih tinggi mengalami kecemasan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik individu, kecemasan dan aktivitas fisik dengan fungsi kogntiif pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 Jakarta Barat.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan disain cross-sectional, melibatkan populasi sebanyak 345 warga binaan sosial lansia dan sampel sebanyak 97 responden.
Analisis statistik menggunakan uji chi-square.
Instrumen penelitian untuk mengukur fungsi kognitif adalah kuisioner MMSE, nilai pengukuran kecemasan diperoleh melalui kuisioner GAS-10 dan alau ukur aktivitas fisik menggunakan kuisioner PASE.
Hasil penelitian menggunakan analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan bermakna secara statistik antara usia (pvalue=0,001; OR=5,238; CI 95%=1,991–13,779), jenis kelamin (pvalue=0,004; OR=3,833; CI 95%=1,616–9,094), tingkat pendidikan (pvalue=0,001; OR=5,368; CI 95%=2,060–13,993), status kesehatan (pvalue=0,015; OR=10,957; CI 95%=1,376–87,273), kecemasan (pvalue=0,003; OR=5,236; CI 95%=1,794–15,281), dan aktivitas fisik (pvalue=0,005; OR=4,432; CI 95%=1,643–11,955) dengan fungsi kognitif lansia.
Dapat disimpulkan bahwa fungsi kognitif dipengaruhi oleh karakteristik individu berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status kesehatan, kecemasan dan aktivitas fisik.
Aktivitas fisik dapat merangsang pertumbuhan saraf sehingga dapat membantu menghambat penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Oleh karena itu, direkomendasikan upaya peningkatan fungsi kognitif lansia perlu difokuskan pada perbaikan gaya hidup dan kondisi kesehatan secara menyeluruh guna mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Fungsi Kognitif pada Remaja
Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Fungsi Kognitif pada Remaja
Pendahuluan: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan kemajuan signifikan pada kalangan remaja. Kemudahan akses terhadap gadget menunjukkan bahwa mayoritas ...
Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya lebih dari enam puluh tahun. Salah satu gangguan kesehatan pada lansia adalah penurunan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif menja...
Faktor yang Mempengaruhi Fungsi Kognitif Pada Lansia
Faktor yang Mempengaruhi Fungsi Kognitif Pada Lansia
Perubahan mental yang dialami lanjut usia diantaranya perubahan kepribadian, memori, dan perubahan intelegensi, diantaranya: perkembangan dunia, pertambahan usia, faktor geografis,...
Hubungan kadar zinc serum dengan fungsi kognitif dalam aspek molekuler pada lanjut usia
Hubungan kadar zinc serum dengan fungsi kognitif dalam aspek molekuler pada lanjut usia
Background: The prevalence of cognitive impairment worldwide, namely mild cognitive impairment over 60 years is around 42%. Cognitive impairment is usually associated with decreas...
PEMERIKSAAN FUNGSI PENGHIDU SEBAGAI SALAH SATU UPAYA
DETEKSI DINI GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA
PEMERIKSAAN FUNGSI PENGHIDU SEBAGAI SALAH SATU UPAYA
DETEKSI DINI GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA
Penurunan kognitif akibat usia berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari lansia dan peningkatan risiko kematiannya, serta menimbulkan beban yang besar bagi masyarakat. Domain kogn...
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Resiko Jatuh Pada Lanjut Usia
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Resiko Jatuh Pada Lanjut Usia
Usia lanjut merupakan tahapan akhir kehidupan manusia yang disertai dengan perubahan fungsi organ tubuh. Salah satu perubahan fungsi organ yang terjadi adalah perubahan fungsi neur...

