Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia

View through CrossRef
Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya lebih dari enam puluh tahun. Salah satu gangguan kesehatan pada lansia adalah penurunan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif menjadi masalah serius karena akan mengakibatkan lansia kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Fungsi kognitif dipengaruhi salah satu faktor yaitu aktivitas fisik. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran aktivitas fisik lansia dan fungsi kognitif lansia dan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia. Metode studi ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, jumlah sampel yang didapatkan 96 orang lansia. Instrumen aktivitas fisik menggunakan kuesioner Physical Activity Scale For Elderly dan fungsi kognitif dengan kuesioner Mini Mental State Examination. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis data bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil studi diperoleh aktivitas fisik pada lansia sebagian besar baik (70,8%), fungsi kognitif pada lansia hampir seluruhnya normal (81,3%) dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia (p= 0,000). Petugas kesehatan puskesmas dapat bekerja sama dengan kader untuk melakukan aktivitas fisik senam pada lansia di Posbindu minimal 1 kali seminggu untuk memelihara fungsi kognitif pada lansia.
Title: Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Description:
Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya lebih dari enam puluh tahun.
Salah satu gangguan kesehatan pada lansia adalah penurunan fungsi kognitif.
Gangguan fungsi kognitif menjadi masalah serius karena akan mengakibatkan lansia kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Fungsi kognitif dipengaruhi salah satu faktor yaitu aktivitas fisik.
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran aktivitas fisik lansia dan fungsi kognitif lansia dan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia.
Metode studi ini menggunakan desain cross sectional.
Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, jumlah sampel yang didapatkan 96 orang lansia.
Instrumen aktivitas fisik menggunakan kuesioner Physical Activity Scale For Elderly dan fungsi kognitif dengan kuesioner Mini Mental State Examination.
Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis data bivariat menggunakan uji Chi Square.
Hasil studi diperoleh aktivitas fisik pada lansia sebagian besar baik (70,8%), fungsi kognitif pada lansia hampir seluruhnya normal (81,3%) dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia (p= 0,000).
Petugas kesehatan puskesmas dapat bekerja sama dengan kader untuk melakukan aktivitas fisik senam pada lansia di Posbindu minimal 1 kali seminggu untuk memelihara fungsi kognitif pada lansia.

Related Results

Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia
Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia
Lansia merupakan kelompok individu yang telah memasuki tahap akhir fase kehidupan, dimana banyak sekali permasalahan yang sering dihadapi para lansia salah satunya adalah menurunny...
Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya
Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya
ABSTRAK Aktivitas fisik yang kurang merupakan faktor risiko terjadinya berbagai penyakit kronis, termasuk salah satunya adalah hipertensi. Peningkatan aktivitas fisik berupa olahr...
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Penuaan merupakan proses terakhir dari siklus kehidupan manusia, seiring bertambahnya usia dapat mengakibatkan berbagai perubahan pada otak sehingga menyebabkan kemunduran fungsi n...
Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Setelah Intervensi Senam Lansia Di Desa Barengkok
Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Setelah Intervensi Senam Lansia Di Desa Barengkok
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh intervensi senam lansia terhadap kognitif pada lansia di Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Ja...
Peningkatan Pengetahuan Fungsi Kognitif pada Lansia Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang
Peningkatan Pengetahuan Fungsi Kognitif pada Lansia Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang
Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah serius pada lansia yang akan mengakibatkan lansia sulit untuk hidup mandiri dan meningkatkan risiko terjadinya demensia sehingga lansia ...
Gambaran Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Hipertensi
Gambaran Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Hipertensi
Seiring bertambahnya usia lansia mengalami proses penuaan. Pada proses ini beberapa lansia akan mengalami masalah kesehatan salah satunya hipertensi. Hipertensi ini berpengaruh pad...
Perbedaan Fungsi Kognitif Lansia Di Tinjau Dari Tempat Tinggal
Perbedaan Fungsi Kognitif Lansia Di Tinjau Dari Tempat Tinggal
Sindrom geriatrie urutan nomor 2 adalah penurunan fungsi kognitif. Fungsi kognitif diperlukan lansia dalam kemampuannya dalam beraktivitas sehari-hari. Penurunan fungsi kognitif, j...
AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI POSYANDU LANSIA WULAN ERMA MENANGGAL SURABAYA
AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI POSYANDU LANSIA WULAN ERMA MENANGGAL SURABAYA
Aktifitas fisik merupakan  gerakan tubuh  dimana untuk melakukan sebuah gerakan itu, tubuh memerlukan tenaga yang cukup. Aktifitas fisik yang di lakukan dengan berlebihan akan meng...

Back to Top