Javascript must be enabled to continue!
BENGKALIS SEBAGAI PUSAT PELABUHAN DAN PERDAGANGAN ERA KESULTANAN MELAYU
View through CrossRef
Kegemilangan Melaka sebagai pusat perdagangan pada abad awal 1400-an menyebabkan Melaka menjadi tumpuan para pedagang Timur dan Barat. Ketika Melaka jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511 M, merupakan titik awal penguasaan Eropah di kepulauan Melayu yang menyebabkan berdirinya kuasa baru iaitu Johor dinilai sebagai penerus pemerintahan keturunan Melaka. Bengkalis semulanya merupakan wilayah dibawah penguasaan Melaka akhirnya menjadi pelabuahan dan perdagangan milik Johor. Tujun kajian ini adalah untuk mengetahu dan mengidentifaks Bengkalis Sebagai Pusat Pelabuhan Dan Perdagangan Era Kesultanan Melayu. Sifat kajian ini terutama pendekatan campuran seperti studi kes dan kualitatif. Beberapa data diambil dari jurnal dan artikel. Temuan pada kajian ini menunjukkan bahawa Pelabuhan Bengkalis merupakan alternatif baru bagi para pedagang Rumpun Melayu dan Barat menjalankan perdagangannya yang menyebabkan Melaka menjadi sepi. Disaat Portugis jatuh ke tangan Belanda (VOC) pada tahun 1641 hubungan Johor dan pemerintahan Belanda di Melaka menjadi terganggu akhirnya Johor hanya fokus memajukan pelabuhan miliknya sendiri termasuk Bengkalis. Kegemilangan Johor ditandai dengan pesat dan majunya Bengkalis sebagai kota pelabuhan dan pusat perdagangan di Selat Melaka. Barulah setelah terjadi tragedi berdarah pada bulan Ogos 1699 ketika Sultan Mahmud Syah II dibunuh oleh Megat Sri Rama, ekonomi Johor turun secara mendadak, kemudian negeri-negeri Selat termasuk Bengkalis melepaskan diri dari Kerajaan Johor.
UiTM Press, Universiti Teknologi MARA
Title: BENGKALIS SEBAGAI PUSAT PELABUHAN DAN PERDAGANGAN ERA KESULTANAN MELAYU
Description:
Kegemilangan Melaka sebagai pusat perdagangan pada abad awal 1400-an menyebabkan Melaka menjadi tumpuan para pedagang Timur dan Barat.
Ketika Melaka jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511 M, merupakan titik awal penguasaan Eropah di kepulauan Melayu yang menyebabkan berdirinya kuasa baru iaitu Johor dinilai sebagai penerus pemerintahan keturunan Melaka.
Bengkalis semulanya merupakan wilayah dibawah penguasaan Melaka akhirnya menjadi pelabuahan dan perdagangan milik Johor.
Tujun kajian ini adalah untuk mengetahu dan mengidentifaks Bengkalis Sebagai Pusat Pelabuhan Dan Perdagangan Era Kesultanan Melayu.
Sifat kajian ini terutama pendekatan campuran seperti studi kes dan kualitatif.
Beberapa data diambil dari jurnal dan artikel.
Temuan pada kajian ini menunjukkan bahawa Pelabuhan Bengkalis merupakan alternatif baru bagi para pedagang Rumpun Melayu dan Barat menjalankan perdagangannya yang menyebabkan Melaka menjadi sepi.
Disaat Portugis jatuh ke tangan Belanda (VOC) pada tahun 1641 hubungan Johor dan pemerintahan Belanda di Melaka menjadi terganggu akhirnya Johor hanya fokus memajukan pelabuhan miliknya sendiri termasuk Bengkalis.
Kegemilangan Johor ditandai dengan pesat dan majunya Bengkalis sebagai kota pelabuhan dan pusat perdagangan di Selat Melaka.
Barulah setelah terjadi tragedi berdarah pada bulan Ogos 1699 ketika Sultan Mahmud Syah II dibunuh oleh Megat Sri Rama, ekonomi Johor turun secara mendadak, kemudian negeri-negeri Selat termasuk Bengkalis melepaskan diri dari Kerajaan Johor.
Related Results
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
Lokasi pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat berada di sepanjang tepian sungai. Sungai menjadi faktor yang sangat penting dalam kehidupan kesultanan, yaitu...
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Sejarah perkembangan tulisan Jawi sangat berkait rapat dengan penyebaran agama Islam daripada orang Parsi ke Kepulauan Melayu (Nik Hassan & Wan Zana, 2015). Tulisan Jawi dalam ...
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan motivasi dalam kalangan etnik di luar bandar terhadap bahasa Melayu akan mempengaruhi penguasaan bahasa tersebut.walaupun bahasa Melayu telah digunakan secara meluas ole...
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
Pelabuhan Sadeng merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat dan pelelangan ikan. Aktifitas b...
SEJARAH PERDAGANGAN ANTARPULAU SAPEKEN - SANGSIT SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH
SEJARAH PERDAGANGAN ANTARPULAU SAPEKEN - SANGSIT SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perdagangan antarpulau Sapeken – Sangsit tetap bertahan sampai saat ini; 2) Dinamika Perdagangan antarpulau Sapeken – Sangsit; dan 3) ...
ENGKU HAMIDA INTERNATIONAL FERRY PORT WITH NEOCLASIC ARCHITECTURE APPROACH PELABUHAN FERRY INTERNASIONAL ENGKU HAMIDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEOKLASIK
ENGKU HAMIDA INTERNATIONAL FERRY PORT WITH NEOCLASIC ARCHITECTURE APPROACH PELABUHAN FERRY INTERNASIONAL ENGKU HAMIDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEOKLASIK
Pelabuhan Ferry Internasional Engku Hamida merupakan pelabuhan penumpang bertaraf internasional dengan tujuan Negara tetangga terdekat yaitu Malaysia dan Singapore yang mana dapat ...
PELABUHAN CILACAP PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA TAHUN 1930-1942
PELABUHAN CILACAP PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA TAHUN 1930-1942
Penelitian ini mengkaji peran Pelabuhan Cilacap sebagai medium ekspor komoditas pertanian dan perdagangan dalam konteks politik kolonial Hindia Belanda di wilayah Banyumas. Melalui...
Eksplorasi Tanah Liat Alternatif Menerusi Adaptasi Bentuk Tembikar Warisan Melayu
Eksplorasi Tanah Liat Alternatif Menerusi Adaptasi Bentuk Tembikar Warisan Melayu
Kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti kebolehkerjaan Model Praktis Studio Seramik (MPSS) terhadap penggunaan tanah liat alternatif (TLA) sebagai salah satu alat untuk mengekalk...

