Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN METODE DESIGN THINKING PADA PERANCANGAN USER INTERFACE APLIKASI MOBILE PENGENALAN BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO)
View through CrossRef
Hak teman tuli yang masih sulit didapatkan adalah hidup mandiri serta terlibat dalam masyarakat,maka diperlukan kesadaran juga kemampuan masyarakat untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat. Dengan pekembangan teknologi terutama aplikasi mobile pembelajaran bahasa isyarat dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja juga oleh siapa saja.Faktor penting dari aplikasi mobile adalah user interface,karena aplikasi mobile harus memiliki unsur kenyaman dan kemudahan pada saat dioperasikan oleh pengguna. Metode design thinking digunakan dalam penelitian ini, metode ini diketahui sebagai satu cara berpikir mendalam untuk mewujudkan pemecahan masalah, diawali oleh tahap empati pada suatu permasalahan yang berfokus pada manusia (human centered) menghasilkan terobosan yang berkesinambungan dan didasari oleh permasalahan pengguna, dalam metode ini terdapat lima tahap yaitu Empathize,Define,Ideate,Prototype dan Test.Untuk melakukan pengujian atau test peneliti melakukan pengujian dengan metode system usability scale. Penelitian ini menghasilkan suatu prototype aplikasi mobile pengenalan bahasa isyarat indonesia (BISINDO) bernama "i can hear you" . Berdasarkan pengujian Prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS) . Rata-rata nilai sus yang didapatkan sebesar 80,045, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi pengenalan bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) “I can hear you” memenuhi kategori acceptable.
Title: PENERAPAN METODE DESIGN THINKING PADA PERANCANGAN USER INTERFACE APLIKASI MOBILE PENGENALAN BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO)
Description:
Hak teman tuli yang masih sulit didapatkan adalah hidup mandiri serta terlibat dalam masyarakat,maka diperlukan kesadaran juga kemampuan masyarakat untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat.
Dengan pekembangan teknologi terutama aplikasi mobile pembelajaran bahasa isyarat dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja juga oleh siapa saja.
Faktor penting dari aplikasi mobile adalah user interface,karena aplikasi mobile harus memiliki unsur kenyaman dan kemudahan pada saat dioperasikan oleh pengguna.
Metode design thinking digunakan dalam penelitian ini, metode ini diketahui sebagai satu cara berpikir mendalam untuk mewujudkan pemecahan masalah, diawali oleh tahap empati pada suatu permasalahan yang berfokus pada manusia (human centered) menghasilkan terobosan yang berkesinambungan dan didasari oleh permasalahan pengguna, dalam metode ini terdapat lima tahap yaitu Empathize,Define,Ideate,Prototype dan Test.
Untuk melakukan pengujian atau test peneliti melakukan pengujian dengan metode system usability scale.
Penelitian ini menghasilkan suatu prototype aplikasi mobile pengenalan bahasa isyarat indonesia (BISINDO) bernama "i can hear you" .
Berdasarkan pengujian Prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS) .
Rata-rata nilai sus yang didapatkan sebesar 80,045, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi pengenalan bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) “I can hear you” memenuhi kategori acceptable.
Related Results
RAGAM BAHASA ISYARAT DAERAH DAN KOMUNITAS SEBAGAI AKAR BAHASA ISYARAT INDONESIA : BUKTI KEBINEKAAN BAHASA INDONESIA
RAGAM BAHASA ISYARAT DAERAH DAN KOMUNITAS SEBAGAI AKAR BAHASA ISYARAT INDONESIA : BUKTI KEBINEKAAN BAHASA INDONESIA
Bahasa adalah alat komunikasi manusia yang satu dengan manusia yang lainnya berupa bunyi,tanda dan simbol yang diucapkan, dituliskan, dan diperagakan. Bahasa Indonesia tidak hanyam...
Identifikasi Alfabet Bahasa Isyarat Indonesia dengan Menggunakan Convolutional LSTM
Identifikasi Alfabet Bahasa Isyarat Indonesia dengan Menggunakan Convolutional LSTM
Bagi orang dengan gangguan pendengaran, bahasa isyarat Indonesia sangat penting dikarenakan mereka dapat berkomunikasi dengan menggunakan isyarat tangan yang menunjukkan arti terte...
Deteksi Bahasa Isyarat Bisindo Menggunakan Metode Machine Learning
Deteksi Bahasa Isyarat Bisindo Menggunakan Metode Machine Learning
Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi yang menggunakan metode machine learning untuk mendeteksi gerakan dan pola tangan dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Komuni...
PERANCANGAN APLIKASI PEMAINAN “BISINDOKU”SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PENGENALAN BAHASA ISYARAT
PERANCANGAN APLIKASI PEMAINAN “BISINDOKU”SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PENGENALAN BAHASA ISYARAT
Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) adalah sebuah sistem Komunikasi non-verbal yang digunakan oleh komunitas tunarungu dan tunawicara di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pe...
PENERAPAN METODE YOLOv11 DALAM MENDETEKSI GESTUR TANGAN ALFABET BISINDO BERBASIS WEBSITE
PENERAPAN METODE YOLOv11 DALAM MENDETEKSI GESTUR TANGAN ALFABET BISINDO BERBASIS WEBSITE
Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) merupakan bahasa alami yang digunakan oleh komunitas Tuli di Indonesia, namun pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran dan komunikasi B...
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
Kajian ini difokuskan pada aspek pembelajaran bahasa Indonesia pada anak tunawicara ringan di SMLB negeri Pembina Kupang sebagai lokasi utama. Sasaran pengkajiannya mencakup cara b...
ILUSTRASI TENTANG PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT DASAR DALAM BENTUK ANIMASI
ILUSTRASI TENTANG PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT DASAR DALAM BENTUK ANIMASI
Bahasa isyarat luas dikenal sebagai sebuah bahasa yang lekat pada komunitas berkebutuhan khusus, sehingga tidak banyak yang mengetahui bahwa bahasa isyarat itu boleh untuk dipelaja...
Pemancar dan Penerima FM
Pemancar dan Penerima FM
Pada tulisan ini dirancang dan direalisasikan piranti pemancar dan penerima FM. Pada piranti pemancar dan penerima FM, isyarat pembawa bekerja pada frekwensi 88–108 MHz dengan isya...

