Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Penggunaan Multimedia dalam Pembelajaran IPA di SD
View through CrossRef
Pembelajaran IPA membutuhkan keaktifan siswa dalam meningkatkan prestasi belajar, namun berdasarkan hasil pra riset yang dilakukan peneliti di kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang tingkat ketuntasan siswa secara murni pada materi IPA seperti materi kalor hanya 40 % dari seluruh jumlah siswa. Siswa membutukan Salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan menerapkan pembelajaran IPA khususnya Tema 7 Sub Tema 3 Materi Kalor dengan memanfaatkan media belajar yang dapat menarik perhatian siswa dan merangsang siswa untuk belajar, sehingga mulai perlu melakukan proses pembelajaran IPA menggunakan multimedia untuk lebih meningkatkan semangat belajar siswa dan lebih mempermudah siswa dalam memahami materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan multimedia dalam pembelajaran IPA tema 7 sub tema 3 materi kalor di kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain True Experimental Design, dengan bentuk Control Group pre-test-post-test. Data dalam penelitian diperoleh melalui metode tes berupa tes pilihan ganda. Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus t-test. Hasil analisis menunjukkan penggunaan multimedia sangat efektif dalam pembelajaran IPA tema 7 sub tema 3 materi kalor di kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang, berdasarkan uji perbedaan rata-rata menunjukkan sig = p-value 0,000. Nilai tersebut kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05), maka hipotesis yang diajukan diterima yaitu penggunaan multimedia efektif dalam meningkatkan pembelajaran IPA kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang.
Title: Efektivitas Penggunaan Multimedia dalam Pembelajaran IPA di SD
Description:
Pembelajaran IPA membutuhkan keaktifan siswa dalam meningkatkan prestasi belajar, namun berdasarkan hasil pra riset yang dilakukan peneliti di kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang tingkat ketuntasan siswa secara murni pada materi IPA seperti materi kalor hanya 40 % dari seluruh jumlah siswa.
Siswa membutukan Salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan menerapkan pembelajaran IPA khususnya Tema 7 Sub Tema 3 Materi Kalor dengan memanfaatkan media belajar yang dapat menarik perhatian siswa dan merangsang siswa untuk belajar, sehingga mulai perlu melakukan proses pembelajaran IPA menggunakan multimedia untuk lebih meningkatkan semangat belajar siswa dan lebih mempermudah siswa dalam memahami materi yang diajarkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan multimedia dalam pembelajaran IPA tema 7 sub tema 3 materi kalor di kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain True Experimental Design, dengan bentuk Control Group pre-test-post-test.
Data dalam penelitian diperoleh melalui metode tes berupa tes pilihan ganda.
Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus t-test.
Hasil analisis menunjukkan penggunaan multimedia sangat efektif dalam pembelajaran IPA tema 7 sub tema 3 materi kalor di kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang, berdasarkan uji perbedaan rata-rata menunjukkan sig = p-value 0,000.
Nilai tersebut kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05), maka hipotesis yang diajukan diterima yaitu penggunaan multimedia efektif dalam meningkatkan pembelajaran IPA kelas V SDN Lamper Tengah 02 Semarang.
Related Results
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBANTUAN BUKU PETUNJUK MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KONTEKSTUAL PESISIR
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBANTUAN BUKU PETUNJUK MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KONTEKSTUAL PESISIR
Pengembangan perangkat pembelajaran IPA berbantuan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis kontekstual pesisir. Kabupaten Sumenep lebih didominasi oleh wilayah pesisir, sehin...
Multimedia Representation
Multimedia Representation
In recent years, the rapid expansion of multimedia applications, partly due to the exponential growth of the Internet, has proliferated over the daily life of computer users (Yang ...
Implementasi Multimedia Software Engineering Methodology Pada Pembuatan Perangkat Promosi Wisata
Implementasi Multimedia Software Engineering Methodology Pada Pembuatan Perangkat Promosi Wisata
Abstract—Artikel ini membahas tentang perbedaan antara multimedia interaktif dan non-interaktif. Multimedia non-interaktif ditampilkan dalam format linier dan pengguna tidak dapat ...
Pengembangan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran IPA
Pengembangan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran IPA
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa jauh dalam pembelajaran IPA kelas IX SMP, guru menerapkan Media Pembelajaran dengan multimedia interaktif (2) mengetahui ke...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERSEPSI, KEFAHAMAN DAN SIKAP PELAJAR TERHADAP KOSWER MULTIMEDIA BAGI TOPIK JADUAL BERKALA: SUATU TINJAUAN
PERSEPSI, KEFAHAMAN DAN SIKAP PELAJAR TERHADAP KOSWER MULTIMEDIA BAGI TOPIK JADUAL BERKALA: SUATU TINJAUAN
Penggunaan koswer multimedia dalam pembelajaran diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan dalam usaha meningkatkan pencapaian para pelajar dalam matapelajaran Kimia ke arah pembe...
Persepsi Guru Paud Tentang Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif
Persepsi Guru Paud Tentang Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif
Seorang guru tentu memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar, persepsi guru dalam penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif merupakan hal yang sangat ...
Multimedia Information Retrieval at a Crossroad
Multimedia Information Retrieval at a Crossroad
From late 1990s to early 2000s, the availability of powerful computing capability, large storage devices, high-speed networking, and especially the advent of the Internet, led to a...

