Javascript must be enabled to continue!
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN PERUM BULOG DIVISI REGIONAL KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR)
View through CrossRef
Perkembangan bisnis di masa sekarang menuntut perusahaan untuk melakukan inovasi supaya tetap bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin tinggi. Perusahaan terus berupaya meningkatkan produktivitas, efektif, efisien, pelayanan cepat, mudah, dan mengembangkan serta menciptakan inovasi-inovasi baru untuk tetap dapat unggul, bersaing, dan bertahan di pasar. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang rantai pasok (supply chain) adalah Perum BULOG Divisi Regional Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja supply chain Perum BULOG Divre Kalimantan Barat dengan menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR). Penelitian ini diawali dengan pembuatan hierarki awal yang didasarkan pada proses supply chain , yaitu Plan, Source, Deliver dan Return. Dengan dimensi Reliability dan Responsiveness. Kemudian proses dan dimensi tersebut disesuaikan dengan kondisi di perusahaan, yang akhirnya dilakukan untuk pengukuran performansi. Berdasarkan analisa diatas, maka didapatkan pengukuran performansi supply chain berdasarkan nilai aktual, normalisasi nilai aktual, matriks perbandingan berpasangan dan pembobotan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan penghitungan nilai akhir kinerja Perum BULOG Divre Kal-Bar. Nilai akhir total kinerja supply chain Perum BULOG Divre Kal-Bar adalah sebesar 9,5677 dapat dikategorikan sebagai “Amat Baik”. Dengan rincian nilai proses inti supply chain adalah Plan sebesar 0,0594, Source sebesar 7,1542, Deliver sebesar 2,3080 dan Return sebesar 0,0462.
Tanjungpura University
Title: PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN PERUM BULOG DIVISI REGIONAL KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR)
Description:
Perkembangan bisnis di masa sekarang menuntut perusahaan untuk melakukan inovasi supaya tetap bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin tinggi.
Perusahaan terus berupaya meningkatkan produktivitas, efektif, efisien, pelayanan cepat, mudah, dan mengembangkan serta menciptakan inovasi-inovasi baru untuk tetap dapat unggul, bersaing, dan bertahan di pasar.
Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang rantai pasok (supply chain) adalah Perum BULOG Divisi Regional Kalimantan Barat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja supply chain Perum BULOG Divre Kalimantan Barat dengan menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR).
Penelitian ini diawali dengan pembuatan hierarki awal yang didasarkan pada proses supply chain , yaitu Plan, Source, Deliver dan Return.
Dengan dimensi Reliability dan Responsiveness.
Kemudian proses dan dimensi tersebut disesuaikan dengan kondisi di perusahaan, yang akhirnya dilakukan untuk pengukuran performansi.
Berdasarkan analisa diatas, maka didapatkan pengukuran performansi supply chain berdasarkan nilai aktual, normalisasi nilai aktual, matriks perbandingan berpasangan dan pembobotan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan penghitungan nilai akhir kinerja Perum BULOG Divre Kal-Bar.
Nilai akhir total kinerja supply chain Perum BULOG Divre Kal-Bar adalah sebesar 9,5677 dapat dikategorikan sebagai “Amat Baik”.
Dengan rincian nilai proses inti supply chain adalah Plan sebesar 0,0594, Source sebesar 7,1542, Deliver sebesar 2,3080 dan Return sebesar 0,0462.
Related Results
INTERVENSI BULOG TERHADAP KELANGKAAN BERAS MENURUT PERSPEKTIF TAS’IR AL-JABARI
INTERVENSI BULOG TERHADAP KELANGKAAN BERAS MENURUT PERSPEKTIF TAS’IR AL-JABARI
Beras pada waktu tertentu dapat mengalami kelangkaan dikarenakan berbagai macam permasalahan, Perum Bulog memiliki wewenang untuk mengatasi kelangkaan beras dengan melakukan interv...
Daya Serap Pembelian Gabah Lokal Terhadap Daya Produksi Petani (Studi Perum Bulog Sub-Divre Meulaboh)
Daya Serap Pembelian Gabah Lokal Terhadap Daya Produksi Petani (Studi Perum Bulog Sub-Divre Meulaboh)
The agricultural sector is one of the strategic commodities in Aceh Province. Meulaboh is one area that has these commodities. Commodities can be seen from the majority of people u...
Pengukuran Kinerja Supply Chain Management UKM Mina Indo Sejahtera dengan Model SCOR dan Perbandingan Berpasangan
Pengukuran Kinerja Supply Chain Management UKM Mina Indo Sejahtera dengan Model SCOR dan Perbandingan Berpasangan
Intisari— UKM Mina Indo Sejahtera merupakan UKM yang menjual produk frozen food yang praktis dan menyehatkan karena pengolahan produk dilakukan tanpa menggunakan penyedap rasa, tan...
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
Es un honor presentar este libro que compila los trabajos de investigación y desarrollo presentados en las Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos (JIT) 2023. Este evento s...
PERBANDINGAN METODE ASM, STEPPING STONE DAN METODE MODI PADA BIAYA ANGKUT TRANSPORTASI (Kasus Studi: Data Pendistribusian Raskin Perum Bulog Divre Kalimantan Barat Tahun 2018 Pada Bulan Januari-September)
PERBANDINGAN METODE ASM, STEPPING STONE DAN METODE MODI PADA BIAYA ANGKUT TRANSPORTASI (Kasus Studi: Data Pendistribusian Raskin Perum Bulog Divre Kalimantan Barat Tahun 2018 Pada Bulan Januari-September)
Dalam mendistribusikan barang ke berbagai tujuan sebagai salah satu bagian dari operasional perusahaan, tentu membutuhkan biaya transportasi yang besar. Perencanaan yang matang dip...
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN METODE SCOR & AHP DI PT KANISIUS
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN METODE SCOR & AHP DI PT KANISIUS
Abstract. PT Kanisius is a company engaged in the printing manufacturing industry that produces paper raw materials into printed media products. As a result of being too focused on...
LOGISTIK 4.0 Dalam Manajemen Rantai Pasok Beras Perum BULOG
LOGISTIK 4.0 Dalam Manajemen Rantai Pasok Beras Perum BULOG
Artikel ini bertujuan untuk merumuskan gagasan Logistik 4.0 yang diaplikasikan pada manajemen rantai pasok beras, khususnya pada Perum BULOG yang mendapat mandat untuk dapat mengen...
Peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam Meningkatkan Stabilitas Harga Pangan di Kabupaten Aceh Barat
Peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam Meningkatkan Stabilitas Harga Pangan di Kabupaten Aceh Barat
BULOG pertama kali dibentuk berdasarkan Keputusan Presidium Kabinet Nomor 114/U/KEP/5/1967 tanggal 10 Mei 1967 dengan nama Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) Bulog dengan tuj...

