Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Beban Kerja dengan Tingkat Stress pada Pegawai SDM di PT. PLN (PERSERO) UIW SULSELRABAR

View through CrossRef
Stres adalah masalah yang sering terjadi pada tenaga kerja yang timbul karena adanya hubungan interaksi dan komunikasi antara individu dan lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dan lama kerja dengan stres kerja pada pegawai bagian Sumber Daya Manusia (SDM) di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 39 orang dengan menggunakan teknik total sampling serta teknik analisis data univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel beban kerja (ρ-value=0,034) dan psikososial (ρ-value=0,046) dengan tingkat stres kerja pada pegawai. Sedangkan variabel lama kerja dan masa kerja tidak berhubungan dengan tingkat stres kerja pada pegawai karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di atas nilai α=0,05. Hasil uji statistik antara hubungan kedua variabel tersebut dengan tingkat stres kerja pada pegawai adalah lama kerja (ρ-value=0,39) dan masa kerja (ρ-value=0,071). Melihat tingginya beban kerja dan psikososial antar pegawai maka disarankan para pegawai untuk mempertahankan pikiran positif tentang beban kerja dan tidak merasakannya sebagai beban, melainkan suatu kewajiban yang ada serta menjaga profesionalitas sebagai tenaga kerja yang baik karena hal-hal tersebut merupakan kunci untuk meminimalisir potensi terjadinya suatu gangguan psikologis di tempat kerja.
Title: Hubungan Beban Kerja dengan Tingkat Stress pada Pegawai SDM di PT. PLN (PERSERO) UIW SULSELRABAR
Description:
Stres adalah masalah yang sering terjadi pada tenaga kerja yang timbul karena adanya hubungan interaksi dan komunikasi antara individu dan lingkungannya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dan lama kerja dengan stres kerja pada pegawai bagian Sumber Daya Manusia (SDM) di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar.
Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional.
Jumlah sampel sebanyak 39 orang dengan menggunakan teknik total sampling serta teknik analisis data univariat dan bivariat.
Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel beban kerja (ρ-value=0,034) dan psikososial (ρ-value=0,046) dengan tingkat stres kerja pada pegawai.
Sedangkan variabel lama kerja dan masa kerja tidak berhubungan dengan tingkat stres kerja pada pegawai karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di atas nilai α=0,05.
Hasil uji statistik antara hubungan kedua variabel tersebut dengan tingkat stres kerja pada pegawai adalah lama kerja (ρ-value=0,39) dan masa kerja (ρ-value=0,071).
Melihat tingginya beban kerja dan psikososial antar pegawai maka disarankan para pegawai untuk mempertahankan pikiran positif tentang beban kerja dan tidak merasakannya sebagai beban, melainkan suatu kewajiban yang ada serta menjaga profesionalitas sebagai tenaga kerja yang baik karena hal-hal tersebut merupakan kunci untuk meminimalisir potensi terjadinya suatu gangguan psikologis di tempat kerja.

Related Results

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PLN (PERSERO) SEKAYU
PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PLN (PERSERO) SEKAYU
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di PT PLN (Persero) Rayon Sekayu Kabu...
Hubungan antara Status Gizi dan Kondisi Lingkungan Kerja dengan Produktivitas Pegawai (Studi pada Kantor Ketenagalistrikan di Semarang)
Hubungan antara Status Gizi dan Kondisi Lingkungan Kerja dengan Produktivitas Pegawai (Studi pada Kantor Ketenagalistrikan di Semarang)
Latar belakang: Tingkat produktivitas kerja sangat penting dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pegawai kantor ketenagalistrikan. Produktivitas kerja dapat dipengaruhi oleh b...
Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Mediator Dalam Pengembangan Kinerja Pegawai
Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Mediator Dalam Pengembangan Kinerja Pegawai
Tujuan penelitian ini adalah menguji Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Mediator  Dalam Pengembangan Kinerja Pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian survai. Data yang...
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Profesi sebagai perawat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kejadian stres kerja. Hasil survey yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2006) bahwa 50,9% p...
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase
Beban kerja merupakan beban aktifitas fisik, mental, sosial yang diterima oleh individu yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu, sesuai dengan kemampuan fisik maupun keterbata...

Back to Top