Javascript must be enabled to continue!
Perempuan dalam Adat di dalam Novel Karya Penulis Perempuan Indonesia
View through CrossRef
Perempuan dalam adat acap kali mendapatkan perlakuan yang tidak adil, sama halnya dengan tokoh-tokoh dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dan Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kaitan antara kedua sumber yang kemudian dikumpulkan menjadi data-data berupa kutipan dengan teori feminisme. Berawal dari analisis unsur intrinsik kemudian analisis kaitan perempuan dalam adat dengan 5 fokus, yakni (1) diskriminasi perempuan dalam adat, (2) subordinasi perempuan dalam adat, (3) pelecehan perempuan dalam adat, (4) stereotip perempuan dalam adat dan (5) perjuangan dan pemberontakan perempuan dalam adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa simak catat, lalu diinterpretasikan dan disimpulkan. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya kaitan antara kedua sumber data dari segi unsur intrinsik sampai kaitan perempuan dalam adat yang terdiri dari 5 fokus sehingga menghasilkan penegasan bahwa kedua karya yang dijadikan sumber data merupakan bentuk dari perjuangan perempuan
Title: Perempuan dalam Adat di dalam Novel Karya Penulis Perempuan Indonesia
Description:
Perempuan dalam adat acap kali mendapatkan perlakuan yang tidak adil, sama halnya dengan tokoh-tokoh dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dan Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kaitan antara kedua sumber yang kemudian dikumpulkan menjadi data-data berupa kutipan dengan teori feminisme.
Berawal dari analisis unsur intrinsik kemudian analisis kaitan perempuan dalam adat dengan 5 fokus, yakni (1) diskriminasi perempuan dalam adat, (2) subordinasi perempuan dalam adat, (3) pelecehan perempuan dalam adat, (4) stereotip perempuan dalam adat dan (5) perjuangan dan pemberontakan perempuan dalam adat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif.
Teknik pengumpulan data berupa simak catat, lalu diinterpretasikan dan disimpulkan.
Hasil penelitian ini adalah ditemukannya kaitan antara kedua sumber data dari segi unsur intrinsik sampai kaitan perempuan dalam adat yang terdiri dari 5 fokus sehingga menghasilkan penegasan bahwa kedua karya yang dijadikan sumber data merupakan bentuk dari perjuangan perempuan.
Related Results
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
TINJAUAN TERHADAP PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PADA MASYARAKAT ADAT SUMONDO DI DESA RAMBAH MENURUT HUKUM ADAT MELAYU
TINJAUAN TERHADAP PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PADA MASYARAKAT ADAT SUMONDO DI DESA RAMBAH MENURUT HUKUM ADAT MELAYU
Adat sumondo yaitu jika seorang laki-laki menikahi perempuan dan laki-laki tersebut menggabungkan dirinya ke rumah perempuan dan menetap dirumah istrinya setelah terjadinya pernika...
Eksistensi Peradilan Adat Dalam Penyelesaian Sengketa di Sumatera Barat
Eksistensi Peradilan Adat Dalam Penyelesaian Sengketa di Sumatera Barat
Peradilan adat merupakan suatu lembaga organik yang berperan dalam menyelesaikan sengketa dalam sistem hukum adat. Pada daerah Minangkabau berdasarkan Pasal 1 ayat (8) Perda Prov. ...
EKSISTENSI HUKUM HINDU DALAM HUKUM ADAT DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA ADAT BANJAR TANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI
EKSISTENSI HUKUM HINDU DALAM HUKUM ADAT DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA ADAT BANJAR TANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI
Hukum Hindu dan Hukum Adat di Bali berkaitan sangat erat sehingga sering menimbulkan kerancuan pemahaman yang mana Hukum Hindu, dan yang mana Hukum Adat.
Pada masa Raad Kerta...
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
<p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>Sooner or later Indonesia will have its own law of contract. Reasons ...

