Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan dan Analisis Motor Induksi 3 Fasa Menggunakan COMSOL Multiphysics

View through CrossRef
Perancangan motor induksi membutuhkan perangkat lunak yang tidak hanya mampu merancang geometri, tetapi juga dapat mensimulasikan berbagai parameter motor induksi, termasuk getaran. COMSOL Multiphysics memungkinkan hal tersebut untuk dilakukan. Dalam penelitian ini, geometri motor induksi dibuat dalam bentuk 2D untuk mensimulasikan medan elektromagnetik motor dan bentuk 3D untuk mensimulasikan putaran rotor, serta getaran pada motor. Simulasi dilakukan dengan menguji rancangan motor induksi menggunakan 8 sampel material yang memiliki permeabilitas relatif antara 500 hingga 4000 untuk menemukan getaran paling kecil di antara semua sampel. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan nilai permeabilitas relatif material pada setiap sampel menghasilkan penurunan reluktansi dan arus eddy, yang menyebabkan getaran pada motor induksi juga menurun. Berdasarkan penelitian, rancangan motor induksi sampel 8 dengan nilai permeabilitas relatif material sebesar 4000, reluktansi 7121,73 A/Wb, dan arus eddy sebesar 0,013 A memiliki getaran yang paling kecil dibandingkan dengan sampel lainnya, dengan magnitudo sebesar 1,34 x 10-4 m/s.
Title: Perancangan dan Analisis Motor Induksi 3 Fasa Menggunakan COMSOL Multiphysics
Description:
Perancangan motor induksi membutuhkan perangkat lunak yang tidak hanya mampu merancang geometri, tetapi juga dapat mensimulasikan berbagai parameter motor induksi, termasuk getaran.
COMSOL Multiphysics memungkinkan hal tersebut untuk dilakukan.
Dalam penelitian ini, geometri motor induksi dibuat dalam bentuk 2D untuk mensimulasikan medan elektromagnetik motor dan bentuk 3D untuk mensimulasikan putaran rotor, serta getaran pada motor.
Simulasi dilakukan dengan menguji rancangan motor induksi menggunakan 8 sampel material yang memiliki permeabilitas relatif antara 500 hingga 4000 untuk menemukan getaran paling kecil di antara semua sampel.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan nilai permeabilitas relatif material pada setiap sampel menghasilkan penurunan reluktansi dan arus eddy, yang menyebabkan getaran pada motor induksi juga menurun.
Berdasarkan penelitian, rancangan motor induksi sampel 8 dengan nilai permeabilitas relatif material sebesar 4000, reluktansi 7121,73 A/Wb, dan arus eddy sebesar 0,013 A memiliki getaran yang paling kecil dibandingkan dengan sampel lainnya, dengan magnitudo sebesar 1,34 x 10-4 m/s.

Related Results

Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Kecepatan dan Proteksi Motor Induksi 3 Phase Berbasis LabView
Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Kecepatan dan Proteksi Motor Induksi 3 Phase Berbasis LabView
Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu komponen utama dalam berbagai industri. Untuk memastikan kinerja yang optimal dan mencegah kerusakan pada motor, maka diperlukan sistem...
Analisis Sistem Kendali Dan Monitoring Motor Induksi Tiga Fasa Berbasis Scada
Analisis Sistem Kendali Dan Monitoring Motor Induksi Tiga Fasa Berbasis Scada
Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengubah energi listrik menjadi energi gerak yang biasa digunakan sebagai aktuator atau alat penggerak di ind...
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN MATRIX CONVERTER DENGAN METODE SLIDING MODE CONTROL
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN MATRIX CONVERTER DENGAN METODE SLIDING MODE CONTROL
Motor listrik yang paling banyak digunakan pada bidang industri adalah motor induksi 3 fasa, karena karateristiknya yang kokoh, handal, dan biaya perawatannya murah. Motor induksi ...
ANALISIS FINITE ELEMENT PENGARUH LEBAR CELAH UDARA TERHADAP PEFORMA MOTOR INDUKSI SATU FASA
ANALISIS FINITE ELEMENT PENGARUH LEBAR CELAH UDARA TERHADAP PEFORMA MOTOR INDUKSI SATU FASA
Motor induksi merupakan motor listrik yang luas penggunaannya khususnya pada industri. Seringkali industri yang terletak jauh di pedalaman, bila terjadi kerusakan pada motor induks...
PENGARUH PERBEDAAN TIPE BELITAN TERHADAP HARMONISA DISTRIBUSI MMF CELAH UDARA MOTOR INDUKSI
PENGARUH PERBEDAAN TIPE BELITAN TERHADAP HARMONISA DISTRIBUSI MMF CELAH UDARA MOTOR INDUKSI
Motor induksi merupakan salah satu motor listrik yang luas penggunaannya. Dalam kondisi tertentu motor induksi tak jarang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beban berlebih, h...
ANALISIS SETTING WAKTU PENGASUTAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA METODE BINTANG - SEGITIGA BERBASIS HMI-PLC DAN ARDUINO UNO
ANALISIS SETTING WAKTU PENGASUTAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA METODE BINTANG - SEGITIGA BERBASIS HMI-PLC DAN ARDUINO UNO
Motor induksi merupakan jenis motor yang paling banyak digunakan secara luas baik dalam industri besar maupun kecil dibandingkan motor jenis lain.Namun dalam kenyataannya, motor in...
PENGUJIAN PEMBANGKITAN TEGANGAN GENERATOR AXIAL-FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) TIGA-FASA GANDA
PENGUJIAN PEMBANGKITAN TEGANGAN GENERATOR AXIAL-FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) TIGA-FASA GANDA
Tulisan ini membahas tentang pembuatan generator axial-flux permanent magnet (AFPM) yang dapat menghasilkan dua buah tegangan tiga-fasa dengan pergesera...
Internet of Things Based Electrical Power Quality Monitoring On the Motor Control Panel
Internet of Things Based Electrical Power Quality Monitoring On the Motor Control Panel
Kualitas daya yang baik penting untuk menjaga kinerja optimal, efisiensi produk, dan operasi industri yang aman. Motor induksi tiga fasa yang umum digunakan di industri dapat mempe...

Back to Top