Javascript must be enabled to continue!
Relevansi dan Urgensi Aplikasi Metodologi Kritik Hadis Dalam Penelitian al-Sirah al-Nabawiyyah
View through CrossRef
Kedudukan al-sīrah al-nabawiyah sangatlah penting, karena memotret sejarah Islam generasi awal (Nabi dan Sahabat), yang sejatinya menjadi wajah utama sejarah Islam secara keseluruhan. Tulisan ini bertujuan mengurai tentang al-sirah al-nabawiyyah, baik secara normatif maupun historis, dalam rangka mencari relevansi dan urgensi aplikasi metodologi kritik hadis dalam penelitiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Sumber datanya adalah kepustakaan dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen. Data-data yang yang telah terkumpul kemudian dianalisis-kritis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis dan sīrah pada dasarnya sama, baik secara linguistik maupun historis, hanya orientasinya yang berbeda; hadis sebagai piranti legislasi Islam (akidah dan syariat) sedangkan sīrah sebagai konstruksi sejarah Nabi Saw. Konstruksi sebagian besar riwayat al-sīrah al-nabawiyyah dalam sumber-sumber primernya tidak berbeda dengan hadis; diawali oleh mata rantai sanad. Sehingga, menerapkan metode kritik hadis dalam penelitian al-sīrah al-nabawiyyah bukan saja sesuai (relevan), melainkan sangat penting (urgen).
Title: Relevansi dan Urgensi Aplikasi Metodologi Kritik Hadis Dalam Penelitian al-Sirah al-Nabawiyyah
Description:
Kedudukan al-sīrah al-nabawiyah sangatlah penting, karena memotret sejarah Islam generasi awal (Nabi dan Sahabat), yang sejatinya menjadi wajah utama sejarah Islam secara keseluruhan.
Tulisan ini bertujuan mengurai tentang al-sirah al-nabawiyyah, baik secara normatif maupun historis, dalam rangka mencari relevansi dan urgensi aplikasi metodologi kritik hadis dalam penelitiannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif.
Sumber datanya adalah kepustakaan dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen.
Data-data yang yang telah terkumpul kemudian dianalisis-kritis menggunakan metode analisis isi (content analysis).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis dan sīrah pada dasarnya sama, baik secara linguistik maupun historis, hanya orientasinya yang berbeda; hadis sebagai piranti legislasi Islam (akidah dan syariat) sedangkan sīrah sebagai konstruksi sejarah Nabi Saw.
Konstruksi sebagian besar riwayat al-sīrah al-nabawiyyah dalam sumber-sumber primernya tidak berbeda dengan hadis; diawali oleh mata rantai sanad.
Sehingga, menerapkan metode kritik hadis dalam penelitian al-sīrah al-nabawiyyah bukan saja sesuai (relevan), melainkan sangat penting (urgen).
Related Results
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
Metodologi Kritikan Sanad Riwayat Sirah: Satu Kajian Terhadap Akram Ḍiyā’ Al-ʿumarī Dalam Karyanya Al-Sīrah Al- Nabawiyyah Al-Ṣaḥīḥah
Metodologi Kritikan Sanad Riwayat Sirah: Satu Kajian Terhadap Akram Ḍiyā’ Al-ʿumarī Dalam Karyanya Al-Sīrah Al- Nabawiyyah Al-Ṣaḥīḥah
Criticism (naqd) of hadith narrations is one of the ways to determine the authenticity of a hadith. This method has also been employed in the compilation of the Prophet's biography...
Sīrah Nabawiyyah dan Byzantine Rom: Analisis Terhadap Surat Ibn al-Layth Kepada Empayar Rom
Sīrah Nabawiyyah dan Byzantine Rom: Analisis Terhadap Surat Ibn al-Layth Kepada Empayar Rom
Menurut Nadia el-Sheikh, di zaman Constantine IV, Kerajaan Byzantine melaksanakan polisi yang aggresif terhadap Kerajaan Abbāsiyah. Mereka telah menghentikan bayaran jizyah kepada ...
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
Penelitian ini bermaksud menjelaskan penelitian hadis menurut standar prosedur ilmiah penelitian hadis yang disebut saintifik hadis. Wacana saintifik hadis dalam konstruksi kesahih...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...

