Javascript must be enabled to continue!
Uji Adsorpsi Bentonit Teraktivasi KOH Terhadap Logam Cu(II)
View through CrossRef
Peningkatan perkembangan industri setiap tahun menyebabkan limbah cair yang dihasilkan semakin meningkat. Limbah yang tidak mengalami pengolahan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu upaya untuk mengurangi kadar ion logam dalam limbah yaitu meminimalisir kandungan ion logam berat menggunakan metode adsorpsi. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh proses aktivasi pada bentonit dengan menggunakan KOH dan mengaplikasikannya sebagai adsorben ion logam Cu(II). Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi konsentrasi aktivator KOH, waktu optimum dan pH. Selain itu studi kinetika adsorpsi juga dipelajari dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adsorben terbaik adalah bentonit teraktivasi KOH 6M. Karakteristik bentonit ditandai dengan munculnya gugus spesifik Si-O dan Si-O-Si pada panjang gelombang 1009,31 cm-1 dan 466,71 cm-1, munculnya difaktogram khas montmorillonit pada intensitas 2 = 20,880o (d=4,508 Å), luas permukaan spesifik 87,2001 m2/g dengan kapasitas adsorpsi 50,013 mg/g. Kondisi optimum waktu kontak adalah 120 menit pada konsentrasi awal ion logam Cu(II) 1000 ppm 50 ml. Adsorpsi ini mengikuti model kinetika pseudo orde dua dengan konstanta laju adsorpsi ion logam Cu(II) sebesar 9,08 x 10-4 g.mg-1.
Title: Uji Adsorpsi Bentonit Teraktivasi KOH Terhadap Logam Cu(II)
Description:
Peningkatan perkembangan industri setiap tahun menyebabkan limbah cair yang dihasilkan semakin meningkat.
Limbah yang tidak mengalami pengolahan menyebabkan pencemaran lingkungan.
Salah satu upaya untuk mengurangi kadar ion logam dalam limbah yaitu meminimalisir kandungan ion logam berat menggunakan metode adsorpsi.
Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh proses aktivasi pada bentonit dengan menggunakan KOH dan mengaplikasikannya sebagai adsorben ion logam Cu(II).
Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi konsentrasi aktivator KOH, waktu optimum dan pH.
Selain itu studi kinetika adsorpsi juga dipelajari dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan adsorben terbaik adalah bentonit teraktivasi KOH 6M.
Karakteristik bentonit ditandai dengan munculnya gugus spesifik Si-O dan Si-O-Si pada panjang gelombang 1009,31 cm-1 dan 466,71 cm-1, munculnya difaktogram khas montmorillonit pada intensitas 2 = 20,880o (d=4,508 Å), luas permukaan spesifik 87,2001 m2/g dengan kapasitas adsorpsi 50,013 mg/g.
Kondisi optimum waktu kontak adalah 120 menit pada konsentrasi awal ion logam Cu(II) 1000 ppm 50 ml.
Adsorpsi ini mengikuti model kinetika pseudo orde dua dengan konstanta laju adsorpsi ion logam Cu(II) sebesar 9,08 x 10-4 g.
mg-1.
Related Results
Modifikasi Bentonit Menggunakan Surfaktan Kationik Benzalkonium Klorida
Modifikasi Bentonit Menggunakan Surfaktan Kationik Benzalkonium Klorida
Bentonit alam yang telah dimodifikasi menjadi organobentonit dengan menggunakan surfaktakan kationik Benzalkonium Klorida sebagai agen penginterkalasi dengan berbagai variasi suhu....
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Aini, Syarifah. Wahyudi, Hari Dwi. 2018. UJI PERSAMAAN LANGMUIR DAN CHAPMAN PADA DAYA SERAP ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI TERHADAP LOGAM CHROM. preprint Logam chrom termasuk limbah logam...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
<p>Ampas tahu merupakan residu proses pembuatan tahu. Ampas tahu yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu cukup melimpah. Pemanfaatan ampas tahu selama ini dapat digunakan...
Pengaruh Dosis Dan Waktu Kontak Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Logam Fe(III) Menggunakan Biosorben Biji Durian (Durio zibethinus) Teraktivasi NaOH
Pengaruh Dosis Dan Waktu Kontak Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Logam Fe(III) Menggunakan Biosorben Biji Durian (Durio zibethinus) Teraktivasi NaOH
Pencemaran logam berat pada badan air, khususnya ion Fe(III), merupakan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat yang serius. Ion logam ini bersifat toksik pada konsentrasi ting...
Perbandingan Efektivitas Adsorpsi Ion Logam Timbal (Pb) Menggunakan Biji Buah Durian Teraktivasi NaOH Dan HCl
Perbandingan Efektivitas Adsorpsi Ion Logam Timbal (Pb) Menggunakan Biji Buah Durian Teraktivasi NaOH Dan HCl
Pencemaran logam berat seperti timbal (Pb) dalam air merupakan permasalahan lingkungan yang serius karena sifatnya yang toksik, persisten, dan bioakumulatif. Penelitian ini bertuju...
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum enzim tripsin dan mengetahui pengaruh penambahan ion logam Ag+ (dalam bentuk senyawa AgNO3), ion logam Cu2+ (dalam bentuk ...

