Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI PENGARUH KAPUR TERHADAP KEKUATAN DAN STABILITAS TANAH LEMPUNG
View through CrossRef
Evaluasi pengaruh kapur terhadap kekuatan dan stabilitas tanah lempung penting dalam menentukan metode perbaikan tanah yang efektif untuk konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan kapur (CaO) terhadap kekuatan dan stabilitas tanah lempung dengan mempertimbangkan variasi kadar kapur dan waktu pemeraman. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi kadar kapur dan waktu pemeraman untuk menentukan kombinasi optimal yang memberikan peningkatan karakteristik mekanik tanah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan 5% kapur dengan waktu pemeraman 14 hari mampu meningkatkan kuat tekan bebas (qu) hingga 152% dibandingkan dengan tanah asli. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kapur secara signifikan memperbaiki stabilitas tanah lempung melalui reaksi pozzolanik yang meningkatkan ikatan antar partikel tanah. Oleh karena itu, stabilisasi menggunakan kapur dapat menjadi solusi yang efektif dalam perbaikan tanah untuk keperluan konstruksi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: EVALUASI PENGARUH KAPUR TERHADAP KEKUATAN DAN STABILITAS TANAH LEMPUNG
Description:
Evaluasi pengaruh kapur terhadap kekuatan dan stabilitas tanah lempung penting dalam menentukan metode perbaikan tanah yang efektif untuk konstruksi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan kapur (CaO) terhadap kekuatan dan stabilitas tanah lempung dengan mempertimbangkan variasi kadar kapur dan waktu pemeraman.
Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi kadar kapur dan waktu pemeraman untuk menentukan kombinasi optimal yang memberikan peningkatan karakteristik mekanik tanah.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan 5% kapur dengan waktu pemeraman 14 hari mampu meningkatkan kuat tekan bebas (qu) hingga 152% dibandingkan dengan tanah asli.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa kapur secara signifikan memperbaiki stabilitas tanah lempung melalui reaksi pozzolanik yang meningkatkan ikatan antar partikel tanah.
Oleh karena itu, stabilisasi menggunakan kapur dapat menjadi solusi yang efektif dalam perbaikan tanah untuk keperluan konstruksi.
Related Results
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
Tanah dasar merupakan bagian terpenting pada suatu pembangunan dalam bidang konstruksi baik itu jalan, gedung, ataupun jembatan. Menjaga kestabilan tanah, khususnya perkuatan tanah...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
STUDI STABILISASI TANAH LEMPUNG BERPASIR MENGGUNAKAN CAMPURAN KAPUR ALAM DAN SEMEN
STUDI STABILISASI TANAH LEMPUNG BERPASIR MENGGUNAKAN CAMPURAN KAPUR ALAM DAN SEMEN
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui campuran terbaik antara kapur alam dan semen pada stabilisasi tanah lempung berpasir, serta untuk mengetahui kuat tekan bebas ( Unconfined Co...
PENYELIDIKAN TANAH BUKIT KAPUR, KUTA SELATAN, BADUNG, BALI
PENYELIDIKAN TANAH BUKIT KAPUR, KUTA SELATAN, BADUNG, BALI
Daerah Kuta selatan meliputi enam desa yaitu Benoa, Jimbaran, Kutuh, Pecatu, Tanjung Benoa,
Ungasan. Daerah kecamatan kuta selatan, badung ini secara umum merupakan bukit kap...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim ...
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
Stabilisasi kimiawi pada tanah lempung biasanya memakai bahan semen atau kapur, pada penelitian ini digunakan serbuk marmer hasil limbah olahan industri pemotongan marmer dan larut...
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR, FLY ASH DAN BOTTOM ASH PADA SUBGRADE LEMPUNG BOBONARO
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR, FLY ASH DAN BOTTOM ASH PADA SUBGRADE LEMPUNG BOBONARO
Tanah lempung ekspansif merupakan jenis tanah yang sering menimbulkan masalah dalam bidang konstruksi karena memiliki sifat kembang susut yang tinggi. Untuk mengatasi hal terseb...

