Javascript must be enabled to continue!
Uji In-Silico Aktivitas Antikanker Kolorektal Senyawa Organosulfur Bawang Putih (Allium sativum L.) terhadap Protein Target COX-2
View through CrossRef
Abstract. Colorectal cancer is cancer that grows in the colon (large intestine) or in the lower colon that is connected to the rectum. Colorectal anticancer compounds are found in the garlic plant (Allium sativum L.) which contains organosulfur compounds. The COX-2 receptor is a receptor that plays an important role in anticancer activity. The purposa of this study was to prove based on in-silico study whether the organosulfur compounds cloud be used as a colorectal anticancer candidate. The identification of the physicochemical properties of organosulfur compounds was carried out using ChemBioDraw 2D software. The organosulfur compound was optimized using Gauss View software version 5.0.8 and Gaussian version 09. Then proceed to the docking simulation to COX-2 receptor which has been separated from its natural ligand validation of molecular docking system was carried out using MGL Tools version 1.5.6 software which has been equipped with Autodock Tools version 4.2. The result showed that S-Allylmercaptoglutathione compound had a better affinity than the other six organosulfur compounds to COX-2. The S-Allylmercaptoglutathione compound obtained a bond free energi value of -7,53 kcal/mol and the value of the inhibition constant (Ki) was 3,01 µM. According toxicity test results, S-Allylmercaptoglutathione has a high potential for toxicity, with a low risk of exposure and does not cause carcinogenicity or mutagenicity. The S-Allylmercaptoglutathione compound is not better than its natural ligand S58. Where the natural ligand S58 has a free energy value of -10,73 kcal/mol and an inhibition constant (Ki) of 0,0137 µM. It can be concluded that the S-Allylmercaptoglutathione test compound cannot be used as a colorectal anticancer candidate, because it does not have anticancer activity.
Abstrak. Kanker Kolorektal merupakan kanker yang pertumbuhannya terjadi di kolon (usus besar) atau di usus besar bagian bawah yang terhubung ke rektum (anus). Senyawa antikanker kolorektal ditemukan dalam tanaman bawang putih (Allium sativum L.) yang mengandung senyawa organosulfur. Reseptor COX-2 adalah reseptor yang berperan penting dalam antikanker kolorektal. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk membuktikan secara in-silico senyawa organosulfur dapat dijadikan sebagai kandidat antikanker kolorektal. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi sifat fisikokimia pada senyawa organosulfur menggunakan software ChemBioDraw 2D. Senyawa organosulfur dilakukan optimasi menggunakan software Gauss View versi 5.0.8 dan Gaussian versi 09. Kemudian dilanjutkan ke tahap simulasi docking senyawa uji organosulfur terhadap reseptor COX-2 yang telah dipisahkan dengan ligan alaminya dan telah di validasi menggunakan software MGL Tools versi 1.5.6 yang telah dilengkapi dengan Autodock Tools versi 4.2. Berdasarkan hasil penelitian, hasil docking senyawa S-Allylmercaptoglutathione memiliki afinitas lebih baik dibandingkan dengan keenam senyawa organosulfur lainnya. Senyawa S-Allylmercaptoglutathione diperoleh nilai energi bebas ikatan yaitu -7,53 kcal/mol dan nilai konstanta inhibisi (Ki) 3,01 µM. Hasil prediksi toksisitas S-Allylmercaptoglutathione memiliki potensi toksisitas yang tinggi, dengan risiko paparan yang rendah serta tidak menyebabkan karsinogenik atau mutagenisitas. Senyawa S-Allylmercaptoglutathione tidak lebih baik dibandingkan ligan alaminya. Dimana ligan Alami S58 memiliki nilai energi bebas ikatan yaitu -10,73 kcal/mol dan nilai konstanta inhibisi (Ki) 0,0137 µM. Maka dapat disimpulkan bahwa senyawa uji S-Allylmercaptoglutathione tidak dapat dijadikan sebagai kandidat antikanker kolorektal, karena tidak memiliki aktivitas antikanker.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Uji In-Silico Aktivitas Antikanker Kolorektal Senyawa Organosulfur Bawang Putih (Allium sativum L.) terhadap Protein Target COX-2
Description:
Abstract.
Colorectal cancer is cancer that grows in the colon (large intestine) or in the lower colon that is connected to the rectum.
Colorectal anticancer compounds are found in the garlic plant (Allium sativum L.
) which contains organosulfur compounds.
The COX-2 receptor is a receptor that plays an important role in anticancer activity.
The purposa of this study was to prove based on in-silico study whether the organosulfur compounds cloud be used as a colorectal anticancer candidate.
The identification of the physicochemical properties of organosulfur compounds was carried out using ChemBioDraw 2D software.
The organosulfur compound was optimized using Gauss View software version 5.
8 and Gaussian version 09.
Then proceed to the docking simulation to COX-2 receptor which has been separated from its natural ligand validation of molecular docking system was carried out using MGL Tools version 1.
5.
6 software which has been equipped with Autodock Tools version 4.
2.
The result showed that S-Allylmercaptoglutathione compound had a better affinity than the other six organosulfur compounds to COX-2.
The S-Allylmercaptoglutathione compound obtained a bond free energi value of -7,53 kcal/mol and the value of the inhibition constant (Ki) was 3,01 µM.
According toxicity test results, S-Allylmercaptoglutathione has a high potential for toxicity, with a low risk of exposure and does not cause carcinogenicity or mutagenicity.
The S-Allylmercaptoglutathione compound is not better than its natural ligand S58.
Where the natural ligand S58 has a free energy value of -10,73 kcal/mol and an inhibition constant (Ki) of 0,0137 µM.
It can be concluded that the S-Allylmercaptoglutathione test compound cannot be used as a colorectal anticancer candidate, because it does not have anticancer activity.
Abstrak.
Kanker Kolorektal merupakan kanker yang pertumbuhannya terjadi di kolon (usus besar) atau di usus besar bagian bawah yang terhubung ke rektum (anus).
Senyawa antikanker kolorektal ditemukan dalam tanaman bawang putih (Allium sativum L.
) yang mengandung senyawa organosulfur.
Reseptor COX-2 adalah reseptor yang berperan penting dalam antikanker kolorektal.
Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk membuktikan secara in-silico senyawa organosulfur dapat dijadikan sebagai kandidat antikanker kolorektal.
Pada penelitian ini dilakukan identifikasi sifat fisikokimia pada senyawa organosulfur menggunakan software ChemBioDraw 2D.
Senyawa organosulfur dilakukan optimasi menggunakan software Gauss View versi 5.
8 dan Gaussian versi 09.
Kemudian dilanjutkan ke tahap simulasi docking senyawa uji organosulfur terhadap reseptor COX-2 yang telah dipisahkan dengan ligan alaminya dan telah di validasi menggunakan software MGL Tools versi 1.
5.
6 yang telah dilengkapi dengan Autodock Tools versi 4.
2.
Berdasarkan hasil penelitian, hasil docking senyawa S-Allylmercaptoglutathione memiliki afinitas lebih baik dibandingkan dengan keenam senyawa organosulfur lainnya.
Senyawa S-Allylmercaptoglutathione diperoleh nilai energi bebas ikatan yaitu -7,53 kcal/mol dan nilai konstanta inhibisi (Ki) 3,01 µM.
Hasil prediksi toksisitas S-Allylmercaptoglutathione memiliki potensi toksisitas yang tinggi, dengan risiko paparan yang rendah serta tidak menyebabkan karsinogenik atau mutagenisitas.
Senyawa S-Allylmercaptoglutathione tidak lebih baik dibandingkan ligan alaminya.
Dimana ligan Alami S58 memiliki nilai energi bebas ikatan yaitu -10,73 kcal/mol dan nilai konstanta inhibisi (Ki) 0,0137 µM.
Maka dapat disimpulkan bahwa senyawa uji S-Allylmercaptoglutathione tidak dapat dijadikan sebagai kandidat antikanker kolorektal, karena tidak memiliki aktivitas antikanker.
Related Results
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KEGANASAN KOLOREKTAL DI RSUP SANGLAH DENPASAR BALI TAHUN 2018
KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KEGANASAN KOLOREKTAL DI RSUP SANGLAH DENPASAR BALI TAHUN 2018
Keganasan kolorektal merupakan suatu keganasan yang terjadi pada kolon maupun rektum. Menurut data prevalensi, keganasan kolorektal menempati posisi ketiga sebagai keganasan yang p...
Analisis Kebusukan Sie Balu Daging Kerbau dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda
Analisis Kebusukan Sie Balu Daging Kerbau dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Tehnologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini berl...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus
Resistensi antibiotika yang meningkat dapat dihambat dengan cara menggunakan antibiotik secara rasional dan mengembangkan sediaan bahan alam yang ada sebagai alternatif pengobatan....
Studi In Silico Potensi Metabolit Sekunder Eleutherine palmifolia (L.) Merr. sebagai Inhibitor Protein E6 dan E7 dari Human Papilloma Virus
Studi In Silico Potensi Metabolit Sekunder Eleutherine palmifolia (L.) Merr. sebagai Inhibitor Protein E6 dan E7 dari Human Papilloma Virus
Abstract—Human Papilloma Virus (HPV), especially variants 16 and 18, are the causative agents of cervicals cancer. The E6 and E7 proteins are known to play a role in the cervical c...
Aktivitas Kandungan Bioaktif Allicin Pada Bawang Putih (Allium sativum L.) sebagai Anti Hipertensi
Aktivitas Kandungan Bioaktif Allicin Pada Bawang Putih (Allium sativum L.) sebagai Anti Hipertensi
Hipertensi merupakan “silent killer” dan menjadi masalah kesehatan yang masih banyak terjadi di dunia. Hipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah sistolik seseorang lebih dar...
Skrining Senyawa Aloesin Pada Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) sebagai Antikanker Prostat Secara In Silico
Skrining Senyawa Aloesin Pada Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) sebagai Antikanker Prostat Secara In Silico
Kanker prostat merupakan tumor ganas yang menempati urutan kelima jumlah penderita terbanyak pada pria di Indonesial. Salah satu penyebab terjadinya kanker prostat yaitu adanya eks...

