Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Membangun Social Bonding Orang Tua dan Anak melalui Kegiatan 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru Bandung

View through CrossRef
Kegiatan Lomba 17 Agustus merupakan aktivitas tahunan yang dilaksanakan dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan lomba tersebut dilaksanakan oleh berbagai kalangan, termasuk juga TK Laboratorium UPI Cibiru sebagai lembaga pendidikan dasar anak usia dini. Berlatar belakang dari jenis perlombaan yang memiliki unsur edukatif dan nilai pembelajaran pada kegiatan Lomba 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap dua realitas berikut: (1) Pelaksanaan Kegiatan Lomba 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru; (2) Kegiatan Lomba 17 Agustus untuk Membangun Social Bonding Orang Tua dan Anak. Penelitian ini berlandaskan pada Social Bond Theory dari Travis W. Hirschi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan dua teknik pengumpulan data, yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, maka ada dua temuan utama dalam penelitian ini, yaitu: (1) Ada lima lomba utama yang dilaksanakan pada kegiatan 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru, yaitu lomba melangkah bersama, lomba tebak anak, lomba melempar bola, lomba tiup cup tali dan lomba berjalan di atas kardus; (2) Ada empat elemen dalam perlombaan tersebut yang dapat membangun social bonding antara orang tua dan anak, yaitu attachment, commitment, involvement dan belief. Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bagi dua pihak berikut: (1) Bagi para guru TK dalam membuat lomba 17 Agustus yang memiliki unsur edukatif dan manfaat pembelajaran; (2) Bagi para orang tua dalam mendampingi kegiatan anaknya dalam Lomba 17 Agustus.
Title: Membangun Social Bonding Orang Tua dan Anak melalui Kegiatan 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru Bandung
Description:
Kegiatan Lomba 17 Agustus merupakan aktivitas tahunan yang dilaksanakan dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan lomba tersebut dilaksanakan oleh berbagai kalangan, termasuk juga TK Laboratorium UPI Cibiru sebagai lembaga pendidikan dasar anak usia dini.
Berlatar belakang dari jenis perlombaan yang memiliki unsur edukatif dan nilai pembelajaran pada kegiatan Lomba 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap dua realitas berikut: (1) Pelaksanaan Kegiatan Lomba 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru; (2) Kegiatan Lomba 17 Agustus untuk Membangun Social Bonding Orang Tua dan Anak.
Penelitian ini berlandaskan pada Social Bond Theory dari Travis W.
Hirschi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan dua teknik pengumpulan data, yaitu observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian, maka ada dua temuan utama dalam penelitian ini, yaitu: (1) Ada lima lomba utama yang dilaksanakan pada kegiatan 17 Agustus di TK Laboratorium UPI Cibiru, yaitu lomba melangkah bersama, lomba tebak anak, lomba melempar bola, lomba tiup cup tali dan lomba berjalan di atas kardus; (2) Ada empat elemen dalam perlombaan tersebut yang dapat membangun social bonding antara orang tua dan anak, yaitu attachment, commitment, involvement dan belief.
Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bagi dua pihak berikut: (1) Bagi para guru TK dalam membuat lomba 17 Agustus yang memiliki unsur edukatif dan manfaat pembelajaran; (2) Bagi para orang tua dalam mendampingi kegiatan anaknya dalam Lomba 17 Agustus.

Related Results

Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Kesiapan sekolah pada usia dini merupakan tahap kritis dalam perkembangan anak yang mempengaruhi kemampuan belajar dan adaptasi sosialnya di masa depan. Peran orang tua dalam memba...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
ANALISIS MODEL KESEIMBANGAN PADA PEMERINTAHAN DESA
ANALISIS MODEL KESEIMBANGAN PADA PEMERINTAHAN DESA
Abstrak Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki salah satu penduduk terbanyak di seluruh dunia. Permasalahan yang sangat kompleks mengenai permasalahan pada negar...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Abstrak Orang tua dalam melakukan pengelolaan harta anak harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan kerugian terhadap harta anak. Namun, terdap...
Pastoral Konseling Kepada Anak
Pastoral Konseling Kepada Anak
Di zaman serba praktis sekarang ini ada banyak hal yang membawa anak-anak untuk menjadi individualisme sehingga membuat para pelayan anak kesulitan untuk melayani anak secara past...

Back to Top