Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemodelan Antrian Kendaraan Bermotor Menggunakan Model Antrian M/M/1 di Simpang Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung Jawa Barat

View through CrossRef
Abstract. Conditions regarding urban traffic, especially big cities, for example in the Soekarno Hatta area, Bandung City, until now transportation in the area has experienced rapid development both in quality and quantity, resulting in congestion. One of the traffic lights that experiences a buildup of vehicles in Soekarno Hatta, Bandung City is at the traffic light at the Soekarno Hatta SAMSAT intersection, especially during peak hours (working hours). One alternative solution to reduce or prevent the accumulation of vehicles at traffic lights is to analyze the traffic system at times that are prone to vehicle accumulation using queuing theory. Analysis of the vehicle queuing system at traffic lights at the Soekarno-Hatta SAMSAT intersection using the M/M/1 queuing model. Based on the analysis using the M/M/1 queuing model, it can be concluded that the calculation results obtained the value of the average time proportion required for vehicles to pass through the queuing system is 97,47%, the average number of vehicles in the system is 38,46, The average number of vehicles waiting in the system is 0,36. the average waiting time in the queue is 0,35 and the average number of vehicles waiting in the queue is 37,48. Abstrak. Kondisi mengenai lalu lintas perkotaan khususnya kota-kota besar misalnya di Daerah Soekarno Hatta, Kota Bandung, hingga saat ini transportasi di daerah tersebut mengalami perkembangan yang pesat baik secara kualitas maupun kuantitas, sehingga mengakibatkan kemacetan. Salah satu lampu lalu lintas yang mengalami penumpukan kendaraan di Soekarno Hatta, Kota Bandung adalah di lampu lalu lintas persimpangan SAMSAT Soekarno Hatta, terutama pada saat jam sibuk (jam kerja). Salah satu alternatif solusi untuk mengurangi atau mencegah penumpukan kendaraan pada lampu lalu lintas adalah dengan melakukan analisis pada sistem lalu lintas pada waktu yang rawan terjadi penumpukan kendaraan dengan menggunakan teori antrian. Analisis sistem antrian kendaraan pada lampu lalu lintas di persimpangan SAMSAT Soekarno-Hatta menggunakan model antrian M/M/1. Bersdasarkan analisis dengan menggunakan model antrian M/M/1 dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan diperoleh nilai proporsi waktu rata-rata yang dibutuhkan kendaraan untuk melewati sistem antrian adalah 97,47%, jumlah rata-rata kendaraan dalam sistem adalah 38,46,  waktu rata-rata kendaraan menuggu dalam sistem adalah 0,36, waktu rata-rata menuggu dalam antrian adalah 0,35 dan jumlah rata-rata kendaraan yang menuggu dalam antrian adalah 37,48.
Title: Pemodelan Antrian Kendaraan Bermotor Menggunakan Model Antrian M/M/1 di Simpang Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung Jawa Barat
Description:
Abstract.
Conditions regarding urban traffic, especially big cities, for example in the Soekarno Hatta area, Bandung City, until now transportation in the area has experienced rapid development both in quality and quantity, resulting in congestion.
One of the traffic lights that experiences a buildup of vehicles in Soekarno Hatta, Bandung City is at the traffic light at the Soekarno Hatta SAMSAT intersection, especially during peak hours (working hours).
One alternative solution to reduce or prevent the accumulation of vehicles at traffic lights is to analyze the traffic system at times that are prone to vehicle accumulation using queuing theory.
Analysis of the vehicle queuing system at traffic lights at the Soekarno-Hatta SAMSAT intersection using the M/M/1 queuing model.
Based on the analysis using the M/M/1 queuing model, it can be concluded that the calculation results obtained the value of the average time proportion required for vehicles to pass through the queuing system is 97,47%, the average number of vehicles in the system is 38,46, The average number of vehicles waiting in the system is 0,36.
the average waiting time in the queue is 0,35 and the average number of vehicles waiting in the queue is 37,48.
Abstrak.
Kondisi mengenai lalu lintas perkotaan khususnya kota-kota besar misalnya di Daerah Soekarno Hatta, Kota Bandung, hingga saat ini transportasi di daerah tersebut mengalami perkembangan yang pesat baik secara kualitas maupun kuantitas, sehingga mengakibatkan kemacetan.
Salah satu lampu lalu lintas yang mengalami penumpukan kendaraan di Soekarno Hatta, Kota Bandung adalah di lampu lalu lintas persimpangan SAMSAT Soekarno Hatta, terutama pada saat jam sibuk (jam kerja).
Salah satu alternatif solusi untuk mengurangi atau mencegah penumpukan kendaraan pada lampu lalu lintas adalah dengan melakukan analisis pada sistem lalu lintas pada waktu yang rawan terjadi penumpukan kendaraan dengan menggunakan teori antrian.
Analisis sistem antrian kendaraan pada lampu lalu lintas di persimpangan SAMSAT Soekarno-Hatta menggunakan model antrian M/M/1.
Bersdasarkan analisis dengan menggunakan model antrian M/M/1 dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan diperoleh nilai proporsi waktu rata-rata yang dibutuhkan kendaraan untuk melewati sistem antrian adalah 97,47%, jumlah rata-rata kendaraan dalam sistem adalah 38,46,  waktu rata-rata kendaraan menuggu dalam sistem adalah 0,36, waktu rata-rata menuggu dalam antrian adalah 0,35 dan jumlah rata-rata kendaraan yang menuggu dalam antrian adalah 37,48.

Related Results

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Palembang
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Palembang
Abstract : The research aims to determine and analyze the influence of E-SAMSAT, Mobile SAMSAT and Corner SAMSAT on Motor Vehicle Taxpayer Compliance in Palembang City. The researc...
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS
Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pembunuhan karakter atau perusakan nama baik Soekarno atas tuduhan keterlibatan dalam paham komunis. Adapun metode digunak...
Evaluasi keselamatan kebakaran kendaraan bermotor
Evaluasi keselamatan kebakaran kendaraan bermotor
Risiko kebakaran kendaraan bermotor terus meningkat sejalan dengan meningkatnya populasi kendaraan bermotor serta mobilitas masyarakat. Kebakaran kendaraan bermotor dapat terjadi d...
PENGARUH DENDA PAJAK KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PERILAKU TAAT PAJAK
PENGARUH DENDA PAJAK KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PERILAKU TAAT PAJAK
Penelitian dilakukan di Kabupaten Bengkayang terhadap wajib pajak kendaraan bermotor. Penelitian dilakukan karena data tunggakan pajak kendaraan bermotor yang cukup besar di Kalima...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...

Back to Top