Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pemuda terhadap Konservasi Berbasis Kearifan Lokal Tengger

View through CrossRef
Suku Tengger terkenal taat memegang ajaran nenek moyangnya khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan konservasi telah dilakukan seperti  kegiatan yang dilakukan oleh tokoh adat, organisasi kemasyarakatan. Kendalanya adalah kurangnya minat generasi muda ikut serta di kegiatan konservasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemuda dalam konservasi berbasis kearifan lokal Suku Tengger. Penelitian di lakukan di Desa Tosari Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan dengan pertimbangan bahwa Desa Tosari adalah salah satu wilayah yang di huni oleh Suku Tengger. Metode pengambilan data menggunakan wawancara dan kuisioener pada 62 responden yang dianlisis dengan regresi logit. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi secara nyata terhadap perilaku pemuda dalam konservasi adalah perilaku pemuda dalam perilaku konservasi adalah pengetahuan terhadap adat (kearifan lokal), pengetahuan konservasi, keikutsertaan organisasi adat. Hal ini disebabkan karena para pemuda di Suku Tengger masih aktif mengikuti kegiatan adat yang banyak ke arah konservasi sehingga mempengaruhi perilaku pemuda terhadap kelestarian lingkungan.
Ecoton: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Title: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pemuda terhadap Konservasi Berbasis Kearifan Lokal Tengger
Description:
Suku Tengger terkenal taat memegang ajaran nenek moyangnya khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan konservasi telah dilakukan seperti  kegiatan yang dilakukan oleh tokoh adat, organisasi kemasyarakatan.
Kendalanya adalah kurangnya minat generasi muda ikut serta di kegiatan konservasi.
Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemuda dalam konservasi berbasis kearifan lokal Suku Tengger.
Penelitian di lakukan di Desa Tosari Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan dengan pertimbangan bahwa Desa Tosari adalah salah satu wilayah yang di huni oleh Suku Tengger.
Metode pengambilan data menggunakan wawancara dan kuisioener pada 62 responden yang dianlisis dengan regresi logit.
Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi secara nyata terhadap perilaku pemuda dalam konservasi adalah perilaku pemuda dalam perilaku konservasi adalah pengetahuan terhadap adat (kearifan lokal), pengetahuan konservasi, keikutsertaan organisasi adat.
Hal ini disebabkan karena para pemuda di Suku Tengger masih aktif mengikuti kegiatan adat yang banyak ke arah konservasi sehingga mempengaruhi perilaku pemuda terhadap kelestarian lingkungan.

Related Results

PENGEMBANGAN PROGRAM PERKULIAHAN BIOLOGI KONSERVASI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL ACEH
PENGEMBANGAN PROGRAM PERKULIAHAN BIOLOGI KONSERVASI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL ACEH
Acehnese local wisdom-based contextual approach has never been used in learning. Incorporating Acehnese local wisdom into the study of conservation biology will greatly assist the ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi di Era Global
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi di Era Global
Kearifan lokal, demikian juga tradisi, adalah produk hasil budaya. Oleh sebab itu, sebagaimana halnya budaya, kearifan lokal dapat dibagi menjadi dua: pertama, kearifan lokal yang ...
Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Sejumlah pembahasan mengenai Tengger dengan perspektif eko-kritik telah banyak dilakukan, tetapi pembahasan tersebut belum sampai pada telaah yang spesifik dan komprehensif terhada...
Potensi Industri Pangan dalam Pengembangan Pariwisata Bromo: Persepsi Penduduk Desa Wonokitri
Potensi Industri Pangan dalam Pengembangan Pariwisata Bromo: Persepsi Penduduk Desa Wonokitri
Pembangunan pariwisata di kawasan Bromo berpotensi merusak budaya Tengger akibat masuknya budaya asing yang dibawa wisatawan, seperti tergilasnya pangan warisan budaya Tengger oleh...
Analisis Kekritisan Lahan Pada Fungsi Kawasan Konservasi DAS Citarum Dengan Software Arcgis
Analisis Kekritisan Lahan Pada Fungsi Kawasan Konservasi DAS Citarum Dengan Software Arcgis
Penelitian dilakukan pada Kawasan Konservasi di wilayah DAS Citarum salah satu DAS prioritas di Indonesia dan merupakan sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat. Limabelas Kawa...
Belajar Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Kampung Adat Bena
Belajar Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Kampung Adat Bena
Penataan ruang merupakan salah satu unsur untuk mewujudkan kehidupan yang serasi. Penataan ruang dapat berpedoman pada hukum nasional maupun pada kearifan lokal. Tujuan penelitian ...
Pengelolaan Hutan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Buton Selatan
Pengelolaan Hutan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Buton Selatan
Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi praktik pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang telah dikembangkan dan diterapkan oleh masyarakat Buton Selatan. Fokus penelitian ini...

Back to Top