Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PROFITABILITAS AGROFORESTRI DUKUH DI KABUPATEN BANJAR

View through CrossRef
The existence of dukuh (traditional agroforestry plots) in Banjar Regency represents a form of natural resource utilization, particularly land, with the expectation of providing maximum benefits. Dukuh has become a distinctive feature in Banjar Regency, especially those that have been sustained until the present time, found in Kertak Empat Village, Pengaron Sub-District, and Biih Village, Karang Intan Sub-District. The purpose of this research is to analyze the profitability of agroforestry dukuh in Biih Village, Karang Intan Sub-District, Banjar Regency, and Kertak Empat Village, Pengaron Sub-District, Banjar Regency. This study employs interview methods with the communities who have agroforestry dukuh in Biih Village and Kertak Empat Village. The research findings on profitability analysis reveal that the communities in Biih Village and Kertak Empat Village, Banjar Regency, have implemented agroforestry systems, which have been inherited from their ancestors. Agroforestry provides a solution to the problem of converting forest land into combined agricultural land. Based on this, optimal land management practices are necessary to achieve maximum yields to meet increasing demands. One effective method for optimal land utilization is through agroforestryAdanya keberadaan dukuh di Kabupaten Banjar merupakan bentuk pemanfaatan sumber daya alam berupa tanah sehingga diharapkan memberikan manfaat secara maksimal. Dukuh ini menjadi ciri khas di Kabupaten banjar khususnya yang masih lestari sampai saat ini berada di Desa Kertak Empat Kecamatan Pengaron dan juga di Desa Biih Kecamatan Karang Intan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Profitability agroforestri dukuh di Desa Bi’ih Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar dan Desa Kertak Empat Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada masyarakat yang memiliki agroforestri dukuh di Desa Bi’ih dan Desa Kertak Empat. Hasil penelitian ini mengenai analisis Profitabilitas oleh masyarakat di Desa Bi’ih dan Desa Kertak Empat Kabupaten Banjar yang telah menggunakan sistem tumpang sari (agroforestri) yang diturunkan dari nenek moyang terdahulu. Manfaat dari agroforestri adalah solusi untuk masalah konversi lahan dari hutan menjadi lahan kombinasi pertanian. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan kegiatan pengolahan lahan yang optimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal agar dapat memenuhi kebutuhan yang makin meningkat, salah satu cara yang dapat digunakan untuk pemanfaatan lahan secara optimal adalah melalui agroforestri
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: ANALISIS PROFITABILITAS AGROFORESTRI DUKUH DI KABUPATEN BANJAR
Description:
The existence of dukuh (traditional agroforestry plots) in Banjar Regency represents a form of natural resource utilization, particularly land, with the expectation of providing maximum benefits.
Dukuh has become a distinctive feature in Banjar Regency, especially those that have been sustained until the present time, found in Kertak Empat Village, Pengaron Sub-District, and Biih Village, Karang Intan Sub-District.
The purpose of this research is to analyze the profitability of agroforestry dukuh in Biih Village, Karang Intan Sub-District, Banjar Regency, and Kertak Empat Village, Pengaron Sub-District, Banjar Regency.
This study employs interview methods with the communities who have agroforestry dukuh in Biih Village and Kertak Empat Village.
The research findings on profitability analysis reveal that the communities in Biih Village and Kertak Empat Village, Banjar Regency, have implemented agroforestry systems, which have been inherited from their ancestors.
Agroforestry provides a solution to the problem of converting forest land into combined agricultural land.
Based on this, optimal land management practices are necessary to achieve maximum yields to meet increasing demands.
One effective method for optimal land utilization is through agroforestryAdanya keberadaan dukuh di Kabupaten Banjar merupakan bentuk pemanfaatan sumber daya alam berupa tanah sehingga diharapkan memberikan manfaat secara maksimal.
Dukuh ini menjadi ciri khas di Kabupaten banjar khususnya yang masih lestari sampai saat ini berada di Desa Kertak Empat Kecamatan Pengaron dan juga di Desa Biih Kecamatan Karang Intan.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Profitability agroforestri dukuh di Desa Bi’ih Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar dan Desa Kertak Empat Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar.
Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada masyarakat yang memiliki agroforestri dukuh di Desa Bi’ih dan Desa Kertak Empat.
Hasil penelitian ini mengenai analisis Profitabilitas oleh masyarakat di Desa Bi’ih dan Desa Kertak Empat Kabupaten Banjar yang telah menggunakan sistem tumpang sari (agroforestri) yang diturunkan dari nenek moyang terdahulu.
Manfaat dari agroforestri adalah solusi untuk masalah konversi lahan dari hutan menjadi lahan kombinasi pertanian.
Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan kegiatan pengolahan lahan yang optimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal agar dapat memenuhi kebutuhan yang makin meningkat, salah satu cara yang dapat digunakan untuk pemanfaatan lahan secara optimal adalah melalui agroforestri.

Related Results

Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Hutan rakyat dengan pola tanam agroforestri memiliki pengaruh terhadap aspek ekologi, seperti: udara bersih, erosi terkendali, serapan karbon, pengaturan tata air, penyangga ekosis...
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...
ANALISIS OPTIMALISASI POLA TANAM AGROFORESTRI DUKUH DENGAN APLIKASI SExI-FS DI KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR
ANALISIS OPTIMALISASI POLA TANAM AGROFORESTRI DUKUH DENGAN APLIKASI SExI-FS DI KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR
ABSTRACT. This study aimed to evaluate spatial modeling and optimize planting patterns in dukuh agroforestry systems using the Spatially Explicit Individual-Based Forest Simulator ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kelayakan Finansial Agroindustri Tempe yang dijalankan oleh seorang Perajin Tempe di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota...
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan
Abstrak: Penelitian ini membahas proses komunikasi antarbudaya antara suku Jawa dan suku Banjar dalam adapatasi budaya di Desa Banjar, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Fokus ...
Review Of Islamic Law Regarding The Beliefs Of The Banjar Community Regarding Pamali And Kapuhunan In Their Daily Lives
Review Of Islamic Law Regarding The Beliefs Of The Banjar Community Regarding Pamali And Kapuhunan In Their Daily Lives
ABSTRACT This research examines the Banjar people's habit of believing in pamali and kapuhunan. As indigenous Banjar people, most of them strongly believe in pamali and kapuhunan,...

Back to Top