Javascript must be enabled to continue!
KLASIFIKASI PENYAKIT JANTUNG MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST DENGAN PENDEKATAN SYNTHETIC MINORITY OVERSAMPLING TECHNIQUE (SMOTE)
View through CrossRef
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia sehingga deteksi dini sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi penyakit jantung menggunakan algoritma Random Forest yang diimplementasikan dalam bentuk website. Data penelitian berasal dari RSUD Parapat dengan total 304 data, terdiri dari 210 pasien penyakit jantung dan 94 pasien bukan penyakit jantung. Karena data tidak seimbang, metode Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) digunakan untuk menyeimbangkan jumlah data antar kelas. Penelitian dilakukan dengan dua skenario, yaitu klasifikasi tanpa SMOTE dan dengan SMOTE. Pada skenario tanpa SMOTE, model Random Forest menghasilkan akurasi 91,80%, presisi 92%, recall 90%, dan f1-score 92%. Hasil ini menunjukkan akurasi yang baik, tetapi model cenderung lebih fokus pada kelas penyakit jantung sehingga prediksi menjadi kurang seimbang. Pada skenario dengan SMOTE, akurasi tetap baik dan performa antar kelas menjadi lebih seimbang, yang terlihat dari peningkatan nilai akurasi 96,72%, presisi 97,61%, recall 97,61%, dan f1-score 95,80% pada kelas bukan penyakit jantung. Dengan demikian, penerapan SMOTE terbukti mampu meningkatkan kemampuan Random Forest dalam melakukan klasifikasi yang lebih adil antara dua kelas. Selain itu, website yang dibangun berhasil menampilkan hasil prediksi dengan baik sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam deteksi dini risiko penyakit jantung.
Title: KLASIFIKASI PENYAKIT JANTUNG MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST DENGAN PENDEKATAN SYNTHETIC MINORITY OVERSAMPLING TECHNIQUE (SMOTE)
Description:
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia sehingga deteksi dini sangat diperlukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi penyakit jantung menggunakan algoritma Random Forest yang diimplementasikan dalam bentuk website.
Data penelitian berasal dari RSUD Parapat dengan total 304 data, terdiri dari 210 pasien penyakit jantung dan 94 pasien bukan penyakit jantung.
Karena data tidak seimbang, metode Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) digunakan untuk menyeimbangkan jumlah data antar kelas.
Penelitian dilakukan dengan dua skenario, yaitu klasifikasi tanpa SMOTE dan dengan SMOTE.
Pada skenario tanpa SMOTE, model Random Forest menghasilkan akurasi 91,80%, presisi 92%, recall 90%, dan f1-score 92%.
Hasil ini menunjukkan akurasi yang baik, tetapi model cenderung lebih fokus pada kelas penyakit jantung sehingga prediksi menjadi kurang seimbang.
Pada skenario dengan SMOTE, akurasi tetap baik dan performa antar kelas menjadi lebih seimbang, yang terlihat dari peningkatan nilai akurasi 96,72%, presisi 97,61%, recall 97,61%, dan f1-score 95,80% pada kelas bukan penyakit jantung.
Dengan demikian, penerapan SMOTE terbukti mampu meningkatkan kemampuan Random Forest dalam melakukan klasifikasi yang lebih adil antara dua kelas.
Selain itu, website yang dibangun berhasil menampilkan hasil prediksi dengan baik sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam deteksi dini risiko penyakit jantung.
Related Results
Ensemble Voting Classifier Berbasis Multi-Algoritma dan Metode SMOTE untuk Klasifikasi Penyakit Jantung
Ensemble Voting Classifier Berbasis Multi-Algoritma dan Metode SMOTE untuk Klasifikasi Penyakit Jantung
Jantung adalah organ penting tubuh yang berfungsi untuk memompa darah. Gangguan pada jantung dapat mengganggu sirkulasi darah dalam tubuh dan menjadi salah satu penyebab utama kema...
Advanced Re-Sampling Techniques for Multi-Class Imbalanced Classification
Advanced Re-Sampling Techniques for Multi-Class Imbalanced Classification
Imbalanced classification is a common problem in machine learning, where one class significantly outnumbers the others. This imbalance leads to biased model performance, where the ...
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...
Sentimen Opini Publik Terhadap Isu Pembangunan Tugu di Youtube Menggunakan Metode Random Forest dan SMOTE
Sentimen Opini Publik Terhadap Isu Pembangunan Tugu di Youtube Menggunakan Metode Random Forest dan SMOTE
Pembangunan tugu sering kali menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, terutama ketika proyek tersebut dianggap tidak sesuai dengan prioritas kebutuhan publik. Dalam era d...
PENGUATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT JANTUNG
PENGUATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT JANTUNG
Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan istilah umum dari semua penyakit yang menyerang jantung sebagai sistem kardiovaskuler, seperti Angina Pectoris (Nyeri dada), Acut Miocar...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat
Mempunyai jantung sehat merupakan impian semua orang, karena dengan jantung sehat akan terhidar dari penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya. Senam jantung merupakan olahra...
Integrasi Metode Decision Tree dan SMOTE untuk Klasifikasi Data Kecelakaan Lalu Lintas
Integrasi Metode Decision Tree dan SMOTE untuk Klasifikasi Data Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi dengan pasti dan dapat mengakibatkan korban jiwa, korban luka ringan, korban luka berat atau kerugian m...

