Javascript must be enabled to continue!
Uji Hedonik Produk Hard Biscuit Pada Tepung Pisang Dengan Metode Annealing Dan Retrogradasi
View through CrossRef
This study aims to determine the hedonic test conducted by panelists of hard biscuit products using annealing and retrogrdation modified banana flour. Consisting of three treatments, each treatment was repeated 6 times. The results showed that the hard biscuit color hedonic test of Hard biscuit treatment A, namely 100% wheat flour, had an average score of 4.94. Hard biscuit treatment B has an average score of 3.74 and hard biscuit treatment C has an average score of 3.02. In the texture hedonic test, hard biscuit treatment A had a mean score of 4.43, while hard biscuit treatment B had a mean score of 3.77 (somewhat dislike) and hard biscuit treatment C had a mean score of 3.52 (somewhat dislike). The hedonic test of hard biscuit aroma of treatment A has a mean score of 4.50 (like), while hard biscuit treatment B has a mean score of 3.83 (somewhat like) and hard biscuit treatment C has a mean score of 3.45 (somewhat dislike). Meanwhile, the hedonic test of hard biscuit flavor treatment A has a mean score of 4.72 (like), while hard biscuit treatment B has a mean score of 3.74 (somewhat like) and hard biscuit treatment C has a mean score of 3.41 (somewhat dislike).
Title: Uji Hedonik Produk Hard Biscuit Pada Tepung Pisang Dengan Metode Annealing Dan Retrogradasi
Description:
This study aims to determine the hedonic test conducted by panelists of hard biscuit products using annealing and retrogrdation modified banana flour.
Consisting of three treatments, each treatment was repeated 6 times.
The results showed that the hard biscuit color hedonic test of Hard biscuit treatment A, namely 100% wheat flour, had an average score of 4.
94.
Hard biscuit treatment B has an average score of 3.
74 and hard biscuit treatment C has an average score of 3.
02.
In the texture hedonic test, hard biscuit treatment A had a mean score of 4.
43, while hard biscuit treatment B had a mean score of 3.
77 (somewhat dislike) and hard biscuit treatment C had a mean score of 3.
52 (somewhat dislike).
The hedonic test of hard biscuit aroma of treatment A has a mean score of 4.
50 (like), while hard biscuit treatment B has a mean score of 3.
83 (somewhat like) and hard biscuit treatment C has a mean score of 3.
45 (somewhat dislike).
Meanwhile, the hedonic test of hard biscuit flavor treatment A has a mean score of 4.
72 (like), while hard biscuit treatment B has a mean score of 3.
74 (somewhat like) and hard biscuit treatment C has a mean score of 3.
41 (somewhat dislike).
Related Results
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang Raja sebagai bahan pembuatan pellet dan mengetahui bagaimana cara pembuatan pellet kulit pisang raja dan untuk menge...
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Kajian Variasi Lama Perendaman Dalam Larutan Natrium Metabisulfit (Na2S2O5) Terhadap Kualitas Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca)
Kajian Variasi Lama Perendaman Dalam Larutan Natrium Metabisulfit (Na2S2O5) Terhadap Kualitas Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca)
Abstrak.Pisang merupakan buah yang sering dikonsumsi oleh masyarakat dibandingkan dengan buah yang lain. Buah pisang memiliki kandungan gizi yang tinggi, diantaranya mengandung vit...
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaa...
Iqbal Candra Maulana
Iqbal Candra Maulana
Mi merupakan salah satu makanan alternatif pengganti beras yang digemari karena murah dan praktis. Kegemaran masyarakat mengonsumsi mi terus meningkat sekitar 25% per tahun. Hal te...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
Berlimpahnya limbah biji durian pada musim durian belum banyak dimanfaatkan, disisi lain biji durian berpotensi sebagai sumber bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengide...
Modifikasi Pembuatan Tepung Premix Dengan Menggunakan Tepung Pisang Dan Teh Earl Grey
Modifikasi Pembuatan Tepung Premix Dengan Menggunakan Tepung Pisang Dan Teh Earl Grey
Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi tepung premix dengan mengintegrasikan tepung pisang dan teh Earl Grey guna meningkatkan nilai gizi dan karakteristik sensori produk. Tep...

