Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN BERBASIS PAPPASENG SUKU BUGIS DALAM PEMBELAJAN CERPEN DI SMA
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berupa buku pengayaan pengetahuan cerpen berbasis pappaseng suku Bugis. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian dan pengembangan (RD) dengan menggunakan adaptasi model Hannafin dan Peck. Model ini terdiri atas tiga tahap, yaitu analisis kebutuhan, desain produk, dan pengembangan serta implementasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan peserta didik membutuhkan bahan ajar tambahan berupa buku pengayaan untuk mendukung proses pembelajaran, khususnya pembelajaran cerpen. Bahan ajar tersebut memuat kearifan lokal suku Bugis, yaitu pappaseng. Setelah analisis kebutuhan, selanjutnya disusunlah buku pengayaan dan sekaligus dinilai kelayakannya oleh ahli dan praktisi. Berdasarkan hasil penilaian oleh ahli dan praktisi, diperoleh hasil bahwa aspek kelayakan komponen isi/ materi buku mendapatkan rata-rata skor 92,3% dengan kriteria sangat baik. Pada aspek kelayakan komponen kebahasaan diperoleh rata-rata skor 93,3% dengan kriteria sangat baik. Pada aspek kelayakan komponen penyajian diperoleh rata-rata skor 87,2% dengan kriteria baik. Pada aspek kelayakan komponen kegrafikaan diperoleh rata-rata skor 83,5% dengan kriteria baik. Pada aspek kelayakan komponen kebermanfaatan diperoleh rata-rata skor 88% dengan kriteria baik. Setelah penilaian ahli, dilakukan pula uji lapangan pada peserta didik dengan hasil sebagai berikut. (1) Pada aspek isi/materi diperoleh rata-rata skor 88,08% dengan kriteria baik. (2) Pada aspek kebahasaan diperoleh rata-rata skor 89,52% dengan kriteria baik. (3) Pada aspek penyajian materi diperoleh rata-rata skor 87,79% dengan kriteria baik. (4) Pada aspek kegrafikaan diperoleh rata-rata skor 86,92% dengan kriteria baik. (5) Pada aspek kebermanfaatan diperoleh rata-rata skor 91,23% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, buku pengayaan yang dikembangkan dikategorikan layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Jurnal Kadera Bahasa, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara
Title: PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN BERBASIS PAPPASENG SUKU BUGIS DALAM PEMBELAJAN CERPEN DI SMA
Description:
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berupa buku pengayaan pengetahuan cerpen berbasis pappaseng suku Bugis.
Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian dan pengembangan (RD) dengan menggunakan adaptasi model Hannafin dan Peck.
Model ini terdiri atas tiga tahap, yaitu analisis kebutuhan, desain produk, dan pengembangan serta implementasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan peserta didik membutuhkan bahan ajar tambahan berupa buku pengayaan untuk mendukung proses pembelajaran, khususnya pembelajaran cerpen.
Bahan ajar tersebut memuat kearifan lokal suku Bugis, yaitu pappaseng.
Setelah analisis kebutuhan, selanjutnya disusunlah buku pengayaan dan sekaligus dinilai kelayakannya oleh ahli dan praktisi.
Berdasarkan hasil penilaian oleh ahli dan praktisi, diperoleh hasil bahwa aspek kelayakan komponen isi/ materi buku mendapatkan rata-rata skor 92,3% dengan kriteria sangat baik.
Pada aspek kelayakan komponen kebahasaan diperoleh rata-rata skor 93,3% dengan kriteria sangat baik.
Pada aspek kelayakan komponen penyajian diperoleh rata-rata skor 87,2% dengan kriteria baik.
Pada aspek kelayakan komponen kegrafikaan diperoleh rata-rata skor 83,5% dengan kriteria baik.
Pada aspek kelayakan komponen kebermanfaatan diperoleh rata-rata skor 88% dengan kriteria baik.
Setelah penilaian ahli, dilakukan pula uji lapangan pada peserta didik dengan hasil sebagai berikut.
(1) Pada aspek isi/materi diperoleh rata-rata skor 88,08% dengan kriteria baik.
(2) Pada aspek kebahasaan diperoleh rata-rata skor 89,52% dengan kriteria baik.
(3) Pada aspek penyajian materi diperoleh rata-rata skor 87,79% dengan kriteria baik.
(4) Pada aspek kegrafikaan diperoleh rata-rata skor 86,92% dengan kriteria baik.
(5) Pada aspek kebermanfaatan diperoleh rata-rata skor 91,23% dengan kriteria sangat baik.
Berdasarkan hasil tersebut, buku pengayaan yang dikembangkan dikategorikan layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
.
Related Results
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Un...
Ekspresi Tazkiyah al-Nafs dalam Pappaseng
Ekspresi Tazkiyah al-Nafs dalam Pappaseng
Tulisan ini mengkaji tentang pappaseng Bugis yang merupakan ekspresi dari tazkiyah al-nafs dalam tasawuf yang mengandung nilai-nilai kebajikan. Pappaseng sebagai sebuah genre puisi...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
MENGUNGKAP PESAN-PESAN AL-QURAN MELALUI PETUAH BUGIS “PAPPASENG TO RIYOLO”
MENGUNGKAP PESAN-PESAN AL-QURAN MELALUI PETUAH BUGIS “PAPPASENG TO RIYOLO”
“Pappaseng” is an oral literature spoken by “to riyolo na Ugi'e” (ancestor of the Bugis tribe) to give a message to “ana 'monri'e” (young generation) so as not to fall into the thi...
Alteration of Bugis Traditional Architecture in Coastal Area in Cungkeng Village, Bandar Lampung
Alteration of Bugis Traditional Architecture in Coastal Area in Cungkeng Village, Bandar Lampung
Abstract
Cungkeng is a coastal village located in Bandar Lampung. In this area, there are traditional forms of Bugis’ houses arising from the presence of migrants of...

