Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PUSARAN PERISTIWA PEMBANTAIAN DUKUN SANTET BANYUWANGI 1998

View through CrossRef
Abstrak Tahun 1998 bisa dikatakan menjadi salah satu periode kelam dalam sejarah bangsa Indonesia. Pada tahun tersebut Indonesia tidak hanya dihadapkan dengan Reformasi melainkan juga beberapa peristiwa penting seperti Peristiwa Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998. Peristiwa ini merupakan serangkaian pembunuhan terhadap orang-orang yang diduga sebagai dukun santet di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Meskipun pada faktanya orang-orang terduga dukun santet tersebut tidak dapat dibuktikan baik secara hukum maupun ilmiah,. Tuduhan dukun santet kemudian menjadi semacam pembenaran terhadap aksi pembunuhan yang terjadi sepanjang Februari-Desember 1998. Berangkat dari komplektivitas yang terjadi, penelitian ini akan mencoba untuk mengungkapkan siapa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam Peristiwa Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan menggunakan pendekatan Ilmu Sosial-Politik dikarenakan apa yang akan dibahas dalam penelitian ini berkaitan erat dengan aspek sosial-politik. Dengan berbagai analisis mendalam penelitian ini mengungkapkan fakta bahwa tidak ada pemain tunggal dalam Peristiwa Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998. Kata Kunci : Pembantaian, Dukun Santet, Banyuwangi    
Title: PUSARAN PERISTIWA PEMBANTAIAN DUKUN SANTET BANYUWANGI 1998
Description:
Abstrak Tahun 1998 bisa dikatakan menjadi salah satu periode kelam dalam sejarah bangsa Indonesia.
Pada tahun tersebut Indonesia tidak hanya dihadapkan dengan Reformasi melainkan juga beberapa peristiwa penting seperti Peristiwa Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998.
Peristiwa ini merupakan serangkaian pembunuhan terhadap orang-orang yang diduga sebagai dukun santet di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Meskipun pada faktanya orang-orang terduga dukun santet tersebut tidak dapat dibuktikan baik secara hukum maupun ilmiah,.
Tuduhan dukun santet kemudian menjadi semacam pembenaran terhadap aksi pembunuhan yang terjadi sepanjang Februari-Desember 1998.
Berangkat dari komplektivitas yang terjadi, penelitian ini akan mencoba untuk mengungkapkan siapa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam Peristiwa Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan menggunakan pendekatan Ilmu Sosial-Politik dikarenakan apa yang akan dibahas dalam penelitian ini berkaitan erat dengan aspek sosial-politik.
Dengan berbagai analisis mendalam penelitian ini mengungkapkan fakta bahwa tidak ada pemain tunggal dalam Peristiwa Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998.
Kata Kunci : Pembantaian, Dukun Santet, Banyuwangi    .

Related Results

Perbandingan Pengaturan Pembuktian Tindak Pidana Santet dalam Konstruksi RKUHP, Papua Nugini, dan Afrika Selatan
Perbandingan Pengaturan Pembuktian Tindak Pidana Santet dalam Konstruksi RKUHP, Papua Nugini, dan Afrika Selatan
Kehadiran delik pidana santet dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menimbulkan perdebatan, terutama dalam hal pembuktiannya. Santet pada dasarnya merupakan suatu keperc...
Pengaruh Pembinaan Bidan Tehadap Dukun bayi Untuk Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi
Pengaruh Pembinaan Bidan Tehadap Dukun bayi Untuk Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi
Peranan dokter dan bidan dalam menolong persalinan di Indonesia dewasa ini masih sangat kecil karena hampir 80 persen persalinan yang ada ternyata masih ditolong oleh dukun bayi. D...
When Mystics and Politics are Intertwined: Understanding Dukun as a Shamanistic System in Bugis-Makassar Political Sphere, Indonesia
When Mystics and Politics are Intertwined: Understanding Dukun as a Shamanistic System in Bugis-Makassar Political Sphere, Indonesia
The practitioner of the shamanic system among the Bugis-Makassar people in Indonesia is known as dukun or sanro, a person believed has a supranatural power, using their power eithe...
Shamans, Violence, and the Reconstruction of Memory: Violence Surrounding Witchcraft Accusations in Banyuwangi, 1998–1999
Shamans, Violence, and the Reconstruction of Memory: Violence Surrounding Witchcraft Accusations in Banyuwangi, 1998–1999
This article examines the wave of violence triggered by accusations of witchcraft (dukun santet) in Banyuwangi between 1998 and 1999, which resulted in more than 194 deaths. The ki...
Pemaknaan Kebijakan Kriminal Perbuatan Santet dalam RUU KUHP
Pemaknaan Kebijakan Kriminal Perbuatan Santet dalam RUU KUHP
Santet kerap kali menimbulkan keresahan masyarakat, belum ada hukum positif yang mengatur tentang santet. RUU KUHP Nasional yang akan datang, santet dirumuskan dalam Pasal 252. Pol...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Shallots are vegetable commodities that have long been superior and have been intensively cultivated by many farmers. They belong to the group of non-substituted spices that functi...

Back to Top