Javascript must be enabled to continue!
IKLIM KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA
View through CrossRef
Salah satu ukuran persaingan global di sektor konstruksi adalah tingkat kecelakaan kerja yang rendah (zero accident). Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan iklim keselamatan kerja yang kondusif. Dalam mewujudkannya dibutuhkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja serta dukungan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi iklim keselamatan kerja. Pengambilan sampel digunakan metode purposive sampling dengan alat ukur iklim keselamatan kerja berupa kuesioner yang didasarkan pada NOSACQ-50 yang terdiri dari 7 dimensi, dengan analisis menggunakan uji deskriptif frekuensi, Mann Whitney dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga proyek yang diteliti mempunyai iklim keselamatan yang baik, selain itu terdapat perbedaan prioritas keselamatan kerja manajemen. Dimensi lainnya yaitu dimensi pengembangan keselamatan kerja manajemen, keadilan terhadap keselamatan kerja manajemen, komitmen keselamatan kerja karyawan, prioritas keselamatan kerja karyawan dan sikap tidak ingin ambil risiko keselamatan kerja, komunikasi dan pelatihan keselamatan kerja termasuk percaya terhadap kompetensi keselamatan kerja rekan, dan kepercayaan pekerja dalam sistem keselamatan kerja menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan. Pada uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara iklim keselamatan dengan tingkat pendidikan, tingkat usia dan masa kerja.
Universitas Warmadewa
Title: IKLIM KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA
Description:
Salah satu ukuran persaingan global di sektor konstruksi adalah tingkat kecelakaan kerja yang rendah (zero accident).
Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan iklim keselamatan kerja yang kondusif.
Dalam mewujudkannya dibutuhkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja serta dukungan tenaga kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi iklim keselamatan kerja.
Pengambilan sampel digunakan metode purposive sampling dengan alat ukur iklim keselamatan kerja berupa kuesioner yang didasarkan pada NOSACQ-50 yang terdiri dari 7 dimensi, dengan analisis menggunakan uji deskriptif frekuensi, Mann Whitney dan Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga proyek yang diteliti mempunyai iklim keselamatan yang baik, selain itu terdapat perbedaan prioritas keselamatan kerja manajemen.
Dimensi lainnya yaitu dimensi pengembangan keselamatan kerja manajemen, keadilan terhadap keselamatan kerja manajemen, komitmen keselamatan kerja karyawan, prioritas keselamatan kerja karyawan dan sikap tidak ingin ambil risiko keselamatan kerja, komunikasi dan pelatihan keselamatan kerja termasuk percaya terhadap kompetensi keselamatan kerja rekan, dan kepercayaan pekerja dalam sistem keselamatan kerja menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan.
Pada uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara iklim keselamatan dengan tingkat pendidikan, tingkat usia dan masa kerja.
Related Results
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
KAJIAN LITERATUR SISTE MATIK PADA RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN
KAJIAN LITERATUR SISTE MATIK PADA RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN
Secara umum permasalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) masih terabaikan dengan masih tingginya angka kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia. Penyelengga...
Pengaruh Keberhasilan Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Pembangunan Gedung Rs. Bhayangkara Kediri
Pengaruh Keberhasilan Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Pembangunan Gedung Rs. Bhayangkara Kediri
Keberhasilan suatu proyek konstruksi tergantung pada setiap pekerja yang ada di dalam proyek tersebut, dan salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kinerja dari proyek konstru...
Penerapan aspek hukum terhadap keselamatan dan kesehatan kerja
Penerapan aspek hukum terhadap keselamatan dan kesehatan kerja
Proyek konstruksi sangat rentan terhadap kecelakaan kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk menciptakan kondisi yang mendukung kenyamanan kerja bagi tenaga...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...
Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi
Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi
Proyek konstruksi merupakan sektor dengan potensi risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat diperlukan untuk men...
VARIABEL KECELAKAAN KERJA PROYEK UNDERPASS- STUDI KASUS UNDERPASS BULAK KAPAL BEKASI
VARIABEL KECELAKAAN KERJA PROYEK UNDERPASS- STUDI KASUS UNDERPASS BULAK KAPAL BEKASI
Suatu proyek konstruksi memiliki kemungkinan terjadinya risiko kecelakaan kerja sehingga perlu adanya sistem keselamatan kerja konstruksi. Kecelakaan kerja pada proyek konstruksi d...

