Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN LITERATUR SISTE MATIK PADA RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN
View through CrossRef
Secara umum permasalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) masih terabaikan dengan masih tingginya angka kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia. Penyelenggaraan jasa konstruksi masih mendominasi terjadinya masalah SMK3 dan salah satu sektor yang paling berisiko terhadap kecelakaan kerja. Konsekuensi dari pengabaian SMK3 tentu saja akan menghambat secara langsung pelaksanaan proyek konstruksi berupa kerugian jiwa, material, uang dan waktu. Tujuan dari Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) menciptakan kondisi yang mendukung kenyamanan bagi para pekerja. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai faktor risiko keselamatan sesuai tanggung jawabnya. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam industri konstruksi di Indonesia belum mendapat perhatian khusus baik dari pengguna jasa maupun penyedia jasa. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah systematic review yang mana mensintesis hasil-hasil penelitian sebelumnya yang terkai dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek konstruksi bangunan yang terdapat di berbagai Negara antara lain di benua Asia, Eropa dan Amerika. Dari hasil review sebanyak 50 jurnal pada penelitian ini diperoleh faktor risiko tanggung jawab keselamatan Peringkat ke-1 adalah Tanggung Jawab Kontraktor sebesar 72%, peringkat ke-2 adalah Tanggung Jawab Bersama sebesar 18%, Peringkat ke-3 adalah Tanggung Jawab Yang Belum Diputuskan sebesar 18%, dan Peringkat ke-4 adalah Tanggung Jawab Klien sebesar 2%. Pelaku pada industri konstruksi dapat mengetahui bahayanya yang terjadi pada proyek konstruksi bangunan sehingga secara tidak langsung mereka dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
LPPM ITN Malang
Title: KAJIAN LITERATUR SISTE MATIK PADA RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN
Description:
Secara umum permasalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) masih terabaikan dengan masih tingginya angka kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia.
Penyelenggaraan jasa konstruksi masih mendominasi terjadinya masalah SMK3 dan salah satu sektor yang paling berisiko terhadap kecelakaan kerja.
Konsekuensi dari pengabaian SMK3 tentu saja akan menghambat secara langsung pelaksanaan proyek konstruksi berupa kerugian jiwa, material, uang dan waktu.
Tujuan dari Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) menciptakan kondisi yang mendukung kenyamanan bagi para pekerja.
Pada penelitian ini akan diteliti mengenai faktor risiko keselamatan sesuai tanggung jawabnya.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam industri konstruksi di Indonesia belum mendapat perhatian khusus baik dari pengguna jasa maupun penyedia jasa.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah systematic review yang mana mensintesis hasil-hasil penelitian sebelumnya yang terkai dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek konstruksi bangunan yang terdapat di berbagai Negara antara lain di benua Asia, Eropa dan Amerika.
Dari hasil review sebanyak 50 jurnal pada penelitian ini diperoleh faktor risiko tanggung jawab keselamatan Peringkat ke-1 adalah Tanggung Jawab Kontraktor sebesar 72%, peringkat ke-2 adalah Tanggung Jawab Bersama sebesar 18%, Peringkat ke-3 adalah Tanggung Jawab Yang Belum Diputuskan sebesar 18%, dan Peringkat ke-4 adalah Tanggung Jawab Klien sebesar 2%.
Pelaku pada industri konstruksi dapat mengetahui bahayanya yang terjadi pada proyek konstruksi bangunan sehingga secara tidak langsung mereka dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD CAMPURDARAT
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD CAMPURDARAT
Abstract
Occupational safety and health (K3) factors are very influential on the performance of a project, so they must be considered seriously. Ignoring these fact...
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
IKLIM KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA
IKLIM KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA
Salah satu ukuran persaingan global di sektor konstruksi adalah tingkat kecelakaan kerja yang rendah (zero accident). Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan iklim keselamatan ker...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINANMANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROYEK TAHAP KONSTRUKSI
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINANMANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROYEK TAHAP KONSTRUKSI
Dalam setiap aktivitas proyek tentu mengandung unsur risiko, semakin komplek sebuah proyek semakin besarrisiko yang akan terjadi. Kurangnya perhatian terhadap manajemen risiko dapa...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Dampak Negative Pekerjaan Perawat Terhadap Kesehatan Tubuh Pribadi Perawat
Dampak Negative Pekerjaan Perawat Terhadap Kesehatan Tubuh Pribadi Perawat
Kegiatan di Rumah Sakit mempunyai risiko berasal dari faktor fisik, kimia, biologi, ergonomi dan psikososial, variasi, ukuran, tipe dan kelengkapan Rumah Sakit menentukan tingkat r...

