Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGUJIAN LABORATORIUM DAN SIMULASI PADA BALOK BETON BERTULANG

View through CrossRef
Perilaku balok beton bertulang sangat penting dalam desain struktur. Beberapa kegagalan yang terjadi pada balok dikarenakan penulangan balok tidak terpasang seperti prosedur perencanaan/ desain, masalah ini dapat menimbulkan kegagalan pada struktur. Mengetahui perilaku struktur balok akibat beban yang diberikan dapat membantu memprediksi kekuatan balok struktural dan kenyamanan struktur yang direncanakan. Untuk mengetahui dan memprediksi kekuatan dan kenyamanan struktur balok beton bertulang akibat beban yang diterima maka dilakukan uji eksperimental dan simulasi. Simulasi VecTor2 digunakan untuk memprediksi gaya geser, retak, dan perpindahan pada balok beton bertulang saat diterapkan beban displacement. VecTor2 mempertimbangkan pengaruh/ efek ikatan antara tulangan longitudinal terhadap beton (bond stress-slip effect). Bond stress-slip effect (0.139) memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kekuatan dan respon histeris balok beton bertulang. Oleh karena itu penelitian ini juga mengkaji pengaruh dari tegangan efek bond-slip pada beton bertulang. Dari hasil pengujian dan simulasi yang dilakukan diperoleh rasio perbandingan untuk load capacity berkisar antara 1.00-1.095 dan pola retak membentuk sudut 45˚. Seluruh hasil simulasi VecTor2 dengan menggunakan efek bond-slip akan dibandingkan dengan hasil pengujian eksperimen untuk melihat perilaku dan akurasi simulasi.
Title: ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGUJIAN LABORATORIUM DAN SIMULASI PADA BALOK BETON BERTULANG
Description:
Perilaku balok beton bertulang sangat penting dalam desain struktur.
Beberapa kegagalan yang terjadi pada balok dikarenakan penulangan balok tidak terpasang seperti prosedur perencanaan/ desain, masalah ini dapat menimbulkan kegagalan pada struktur.
Mengetahui perilaku struktur balok akibat beban yang diberikan dapat membantu memprediksi kekuatan balok struktural dan kenyamanan struktur yang direncanakan.
Untuk mengetahui dan memprediksi kekuatan dan kenyamanan struktur balok beton bertulang akibat beban yang diterima maka dilakukan uji eksperimental dan simulasi.
Simulasi VecTor2 digunakan untuk memprediksi gaya geser, retak, dan perpindahan pada balok beton bertulang saat diterapkan beban displacement.
VecTor2 mempertimbangkan pengaruh/ efek ikatan antara tulangan longitudinal terhadap beton (bond stress-slip effect).
Bond stress-slip effect (0.
139) memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kekuatan dan respon histeris balok beton bertulang.
Oleh karena itu penelitian ini juga mengkaji pengaruh dari tegangan efek bond-slip pada beton bertulang.
Dari hasil pengujian dan simulasi yang dilakukan diperoleh rasio perbandingan untuk load capacity berkisar antara 1.
00-1.
095 dan pola retak membentuk sudut 45˚.
Seluruh hasil simulasi VecTor2 dengan menggunakan efek bond-slip akan dibandingkan dengan hasil pengujian eksperimen untuk melihat perilaku dan akurasi simulasi.

Related Results

Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
Dalam pembuatan betonair sangat diperlukan untuk memicu proses kimiawi semen, membasahi agregat halus, dan memberikan kemudahan dalam pekerjaan beton. Pada dasarnya air yang diguna...
PENGARUH PENGGUNAAN PELAT SETRIP GANDA SEBAGAI TULANGAN TARIK LONGITUDINAL TERHADAP KINERJA LENTUR BALOK BETON BERTULANG
PENGARUH PENGGUNAAN PELAT SETRIP GANDA SEBAGAI TULANGAN TARIK LONGITUDINAL TERHADAP KINERJA LENTUR BALOK BETON BERTULANG
Pelat setrip merupakan jenis baja yang berbentuk lembaran memanjang dengan bentuk penampang persegi panjang. Bentuk penampang persegi panjang memiliki momen inersia lebih besar dib...
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
Dalam dunia konstruksi, beton merupakan salah satu komponen struktur yang paling sering digunakan sampai saat ini, baik untuk bangunan gedung, jembatan maupun dermaga. Beton merupa...
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat d...
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Sampah merupakan salah satu pencemaran yang sangat umum ditemui pada saat ini. Hal ini disebabkan konsumsi plastik yang setiap tahunnya terus meningkat, salah satu jenis sampah pla...
PENGARUH DIMENSI PENAMPANG TERHADAP RASIO DESAIN DAN LENDUTAN PADA INVERTED BEAM
PENGARUH DIMENSI PENAMPANG TERHADAP RASIO DESAIN DAN LENDUTAN PADA INVERTED BEAM
Umumnya balok beton bertulang berada dibawah pelat pada suatu struktur beton bertulang. Dengan alasanlebih hemat, balok beton dapat diletakkan diatas pelat dan dinamakan inverted b...
Pengaruh Panjang Sambungan Pada Beton Prategang Segmental Bertulangan Limbah Ban
Pengaruh Panjang Sambungan Pada Beton Prategang Segmental Bertulangan Limbah Ban
Prestressed concrete with reinforcement of waste tires can improve significantly the flexural strength. The problems when applied in the project is difficult to move from the produ...

Back to Top