Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Metode Persilangan Terkendali dalam Menghasilkan Polong dan Biji yang Bernas pada Tanaman Acacia mangium
View through CrossRef
Acacia mangium adalah jenis tanaman hutan utama. Acacia mangium dapat tumbuh dengan baik, memiliki kualitas serat yang baik, tahan terhadap penyakit dan toleran terhadap tanah-tanah yang miskin unsur hara. Persilangan terkendali merupakan bagian dari program pemuliaan. Studi malai, polong dan metode persilangan terkendali sangat diperlukan dalam mendapatkan hasil yang baik dalam pemuliaan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan metode persilangan terkendali yang baik dalam menghasilkan polong dan biji yang bernas pada tanaman Acacia mangium. Efektivitas metode persilangan terkendali di lakukan dengan rancangan petak terpisah dengan 4 ulangan, dimana polen sebagai petak utama dan metode persilangan terkendali sebagai anak petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber polen klon 870 dan metode persilangan terkendali sukrosa lebih efektif dalam meningkatkan hasil persilangan terkendali pada tanaman Acacia mangium. Persentase persilangan terkendali mempengaruhi jumlah polong, jumlah biji bernas dan berat biji yang dihasilkan.
AGROPROSS, National Conference Proceedings of Agriculture
Title: Efektivitas Metode Persilangan Terkendali dalam Menghasilkan Polong dan Biji yang Bernas pada Tanaman Acacia mangium
Description:
Acacia mangium adalah jenis tanaman hutan utama.
Acacia mangium dapat tumbuh dengan baik, memiliki kualitas serat yang baik, tahan terhadap penyakit dan toleran terhadap tanah-tanah yang miskin unsur hara.
Persilangan terkendali merupakan bagian dari program pemuliaan.
Studi malai, polong dan metode persilangan terkendali sangat diperlukan dalam mendapatkan hasil yang baik dalam pemuliaan tanaman.
Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan metode persilangan terkendali yang baik dalam menghasilkan polong dan biji yang bernas pada tanaman Acacia mangium.
Efektivitas metode persilangan terkendali di lakukan dengan rancangan petak terpisah dengan 4 ulangan, dimana polen sebagai petak utama dan metode persilangan terkendali sebagai anak petak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber polen klon 870 dan metode persilangan terkendali sukrosa lebih efektif dalam meningkatkan hasil persilangan terkendali pada tanaman Acacia mangium.
Persentase persilangan terkendali mempengaruhi jumlah polong, jumlah biji bernas dan berat biji yang dihasilkan.
Related Results
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) MELALUI PERLAKUAN KOLKHISIN DAN LAMA PERENDAMAN
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) MELALUI PERLAKUAN KOLKHISIN DAN LAMA PERENDAMAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perubahan fenotifik tanaman kacang hijau. Tujuan akhir adalah untuk melihat perubahan-perubahan genetik akibat pemberian bahan kolkhi...
Inventarisasi Penyakit Pada Tanaman Acacia mangium PT Bina Silva Nusa, Kalimantan Barat
Inventarisasi Penyakit Pada Tanaman Acacia mangium PT Bina Silva Nusa, Kalimantan Barat
Acacia mangium merupakan tanaman cepat tumbuh yang banyak dibudidayakan di hutan tanaman industri (HTI) Sumatera maupun Kalimantan secara monokultur. Penanaman dengan sistem monoku...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
Karakter Kuantitatif Kacang Tanah Lokal Lombok Utara pada Tumpangsari dengan Berbagai Varietas dan Jumlah Tanaman Sorgum per Lubang
Karakter Kuantitatif Kacang Tanah Lokal Lombok Utara pada Tumpangsari dengan Berbagai Varietas dan Jumlah Tanaman Sorgum per Lubang
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter kuantitatif kacang tanah lokal Lombok Utara, heritabilitas, korelasi kacang tanah pada tumpangsari dengan berbagai varietas dan...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata) SEBAGAI TANAMAN INANG PENGENDALI HAMA ULAT API PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DI PT. WIRA INOVA NUSANTARA
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata) SEBAGAI TANAMAN INANG PENGENDALI HAMA ULAT API PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DI PT. WIRA INOVA NUSANTARA
TARSON ELSA BOLDIN NUBAN. EFEKTIVITAS PEMANFAATAN BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata) SEBAGAI TANAMAN INANG PENGENDALI HAMA ULAT API PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DI PT. WIRA INOVA ...
EFEK PENGOLAHAN KONVENSIONAL PADA KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK BIJI KABAU (ARCHIDENDRON BUBALINUM)
EFEK PENGOLAHAN KONVENSIONAL PADA KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK BIJI KABAU (ARCHIDENDRON BUBALINUM)
Biji kabau merupakan polong-polongan asli Indonesia yang memiliki kandungan protein tinggi. Namun, biji kabau juga memiliki kandungan anti gizi yang tinggi. Oleh karenanya, proses ...
Quantificação de taninos condensados na casca de <i>Acacia mangium</i> em um plantio florestal
Quantificação de taninos condensados na casca de <i>Acacia mangium</i> em um plantio florestal
Acacia mangium Willd. conhecida popularmente como acácia, é uma espécie arbórea pertencente à família Leguminosae e está distribuída em todo território brasileiro. Os taninos são s...

