Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Lama Waktu Makan Akuisisi dan Lama Waktu Makan Inokulasi Vektor Terhadap Penularan Virus Tanaman

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penularan CMV oleh Myzus persicae dan SMV oleh Aphys glycines. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu makan akuisisi Myzus persicae dan Aphys glycines berpengaruh terhadap kecepatan munculnya gejala penyakit virus pada tanaman uji. Sedangkan lama waktu makan inokulasi Myzus persicae tidak berpengaruh terhadap munculnya gejala penyakit CMV pada tanaman cabe. Sedangkan lama waktu makan inokulasi Aphys glycines berpengaruh terhadap kecepatan munculnya SMV pada tanaman kedelai. Kecepatan munculnya gejala penyakit virus pada tanaman uji tidak hanya dipengaruhi oleh lama waktu makan akuisis dan waktu makan inokulasi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti jenis kultivar tanaman, strain virus, waktu infeksi dan suhu.
Center for Open Science
Title: Pengaruh Lama Waktu Makan Akuisisi dan Lama Waktu Makan Inokulasi Vektor Terhadap Penularan Virus Tanaman
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penularan CMV oleh Myzus persicae dan SMV oleh Aphys glycines.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu makan akuisisi Myzus persicae dan Aphys glycines berpengaruh terhadap kecepatan munculnya gejala penyakit virus pada tanaman uji.
Sedangkan lama waktu makan inokulasi Myzus persicae tidak berpengaruh terhadap munculnya gejala penyakit CMV pada tanaman cabe.
Sedangkan lama waktu makan inokulasi Aphys glycines berpengaruh terhadap kecepatan munculnya SMV pada tanaman kedelai.
Kecepatan munculnya gejala penyakit virus pada tanaman uji tidak hanya dipengaruhi oleh lama waktu makan akuisis dan waktu makan inokulasi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti jenis kultivar tanaman, strain virus, waktu infeksi dan suhu.

Related Results

Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Belum ditemukan informasi dan data yang akurat jenis tanaman penutup tanah yang sesuai dan efektif menekan pertumbuhan gulma, namun tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagun...
Identification of Honeybee Feeding Plants as Source of Nectar and Pollen
Identification of Honeybee Feeding Plants as Source of Nectar and Pollen
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman yang berpotensi sebagai pakan lebah dan tanaman penghasil nektar dan polen sebagai sumber pakan lebah. Lokasi pe...
Dinamika Penyakit Tular Vektor Nyamuk di Indonesia
Dinamika Penyakit Tular Vektor Nyamuk di Indonesia
Penyakit tular vektor nyamuk sampai saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan penting di Indonesia. Iklim tropis yang kondusif untuk perkembangbiakan nyamuk menyebabkan sulitny...

Back to Top