Javascript must be enabled to continue!
REHABILITASI REMAJA PELAKU KEJAHATAN JALANAN DI YOGYAKARTA
View through CrossRef
Abstract. Yogyakarta is still in a state of street crime emergency. Data shows that street crime still occurs every year. The perpetrators of street crimes that occur in Yogyakarta are mostly teenagers. Factors that influence the emergence of street crime such as social, psychological, and biological factors. There is a need for rehabilitation for adolescents who commit street crimes. This research aims to find out, describe, and analyze the process of implementing rehabilitation for juvenile street offenders at the Yogyakarta Youth Social Protection and Rehabilitation Center (BPRSR). This research's data collection method uses interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that social workers play a role in advocating in the fields of education and law. The services provided include meeting basic needs, educational activities, psychosocial interventions, resocialization guidance, and mental and spiritual guidance. The rehabilitation implementation process provides assessment and diagnosis activities, case conceptualization and treatment planning, consultation and referral, and prevention and clinical intervention. The rehabilitation process carried out has been successful and has a positive impact on adolescents. The conclusion is that the rehabilitation process consists of several stages and the results have a positive impact on solving juvenile street offenders problems. Keyword: Rehabilitation; Juvenile Street Offenders; Yogyakarta. Abstrak. Yogyakarta masih dalam kondisi darurat kejahatan jalanan. Data menunjukkan bahwa masih terjadi tindak kejahatan jalanan di setiap tahunnya. Pelaku tindak kejahatan jalanan yang terjadi di Yogyakarta sebagian besar merupakan remaja. Faktor yang mempengaruhi munculnya tindak kejahatan jalanan seperti faktor sosial, psikologis, dan biologis. Perlu adanya rehabilitasi untuk remaja tindak kejahatan jalanan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis proses pelaksanaan rehabilitasi remaja yang terlibat tindak kejahatan jalanan di Balai Perlindungan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Yogyakarta. Metode pengumpulan data penelitian ini yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja sosial berperan melakukan advokasi di bidang pendidikan dan hukum. Layanan yang diberikan yakni berupa pemenuhan kebutuhan dasar, kegiatan pendidikan, intervensi psikososial, bimbingan resosialisasi dan bimbingan mental dan spiritual. Proses pelaksanaan rehabilitasi mencakup kegiatan asesmen dan diagnosis, konseptualisasi kasus dan perencanaan penanganan, konsultasi dan rujukan dan pencegahan dan intervensi klinis. Proses rehabilitasi yang dilakukan telah berhasil dan memberikan dampak positif kepada remaja. Kesimpulannya yakni proses rehabilitasi yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap dan hasil dari proses rehabilitasi tersebut berdampak positif dalam menyelesaikan masalah remaja pelaku kejahatan jalanan. Kata Kunci: Rehabilitasi; Remaja Pelaku Kejahatan Jalanan; Yogyakarta.
LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Title: REHABILITASI REMAJA PELAKU KEJAHATAN JALANAN DI YOGYAKARTA
Description:
Abstract.
Yogyakarta is still in a state of street crime emergency.
Data shows that street crime still occurs every year.
The perpetrators of street crimes that occur in Yogyakarta are mostly teenagers.
Factors that influence the emergence of street crime such as social, psychological, and biological factors.
There is a need for rehabilitation for adolescents who commit street crimes.
This research aims to find out, describe, and analyze the process of implementing rehabilitation for juvenile street offenders at the Yogyakarta Youth Social Protection and Rehabilitation Center (BPRSR).
This research's data collection method uses interviews, observation, and documentation.
The results of this study indicate that social workers play a role in advocating in the fields of education and law.
The services provided include meeting basic needs, educational activities, psychosocial interventions, resocialization guidance, and mental and spiritual guidance.
The rehabilitation implementation process provides assessment and diagnosis activities, case conceptualization and treatment planning, consultation and referral, and prevention and clinical intervention.
The rehabilitation process carried out has been successful and has a positive impact on adolescents.
The conclusion is that the rehabilitation process consists of several stages and the results have a positive impact on solving juvenile street offenders problems.
Keyword: Rehabilitation; Juvenile Street Offenders; Yogyakarta.
Abstrak.
Yogyakarta masih dalam kondisi darurat kejahatan jalanan.
Data menunjukkan bahwa masih terjadi tindak kejahatan jalanan di setiap tahunnya.
Pelaku tindak kejahatan jalanan yang terjadi di Yogyakarta sebagian besar merupakan remaja.
Faktor yang mempengaruhi munculnya tindak kejahatan jalanan seperti faktor sosial, psikologis, dan biologis.
Perlu adanya rehabilitasi untuk remaja tindak kejahatan jalanan.
Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis proses pelaksanaan rehabilitasi remaja yang terlibat tindak kejahatan jalanan di Balai Perlindungan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Yogyakarta.
Metode pengumpulan data penelitian ini yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja sosial berperan melakukan advokasi di bidang pendidikan dan hukum.
Layanan yang diberikan yakni berupa pemenuhan kebutuhan dasar, kegiatan pendidikan, intervensi psikososial, bimbingan resosialisasi dan bimbingan mental dan spiritual.
Proses pelaksanaan rehabilitasi mencakup kegiatan asesmen dan diagnosis, konseptualisasi kasus dan perencanaan penanganan, konsultasi dan rujukan dan pencegahan dan intervensi klinis.
Proses rehabilitasi yang dilakukan telah berhasil dan memberikan dampak positif kepada remaja.
Kesimpulannya yakni proses rehabilitasi yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap dan hasil dari proses rehabilitasi tersebut berdampak positif dalam menyelesaikan masalah remaja pelaku kejahatan jalanan.
Kata Kunci: Rehabilitasi; Remaja Pelaku Kejahatan Jalanan; Yogyakarta.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
PERAN LAYANAN SOSIAL DALAM MENGELOLA ANAK JALANAN DI BANJARMASIN
PERAN LAYANAN SOSIAL DALAM MENGELOLA ANAK JALANAN DI BANJARMASIN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis kualitatif digunakan dalam analis...
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Anak jalanan ini menjadi fenomena yang sangat di perhatikan karena hak-hak anak masih belum sepenuhnya terwujud. Anak-anak jalanan yang seharusnya bersekolah, mendapatkan pendidika...
Pengalaman Anak Jalanan Usia Remaja Dalam Perilaku Inhalasi Lysergic Acid Diethylamide
Pengalaman Anak Jalanan Usia Remaja Dalam Perilaku Inhalasi Lysergic Acid Diethylamide
Seorang anak bisa menjadi anak jalanan tentu mempunyai hal yang melatarbelakangi dalam kehidupannya. Sehingga anak jalanan sangat rentan untuk terjerumus kedalam perilaku menyimpan...
Memahami Profil Anak Jalanan dan Identifikasi Model Pemberdayaannya Melalui Pendidikan Life Skills
Memahami Profil Anak Jalanan dan Identifikasi Model Pemberdayaannya Melalui Pendidikan Life Skills
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) menemukenali karakteristik kehidupan dan pola sebaran anak jalanan di kota Surakarta, (2) mengetahui apa saja faktor-faktor yang me...
PELAYANAN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KEDIRI
PELAYANAN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KEDIRI
Pelayanan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika di kabupaten Kediri, dalam mengatasi pecandu narkotika, meski ada hambatan yang dihadapi, terutama masalah sarana dan prasarana reha...
FAKTOR PENYEBAB REMAJA MENJADI ANAK JALANAN
FAKTOR PENYEBAB REMAJA MENJADI ANAK JALANAN
Anak jalanan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan kegiatan hidup sehari-hari di jalanan, baik untuk mencari nafkah atau berkeliaran di jalan dan tempat-tempat umum ...
MODEL PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA PALANGKA RAYA
MODEL PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA PALANGKA RAYA
Penelitian ini bertujuan untuk a) Ingin mengetahui peran Dinas Sosial Kota Palangka Raya dalam penanganan anak jalanan berbasis Keluarga diKota Palangka Raya. b) Ingin mendeskripsi...

