Javascript must be enabled to continue!
Algoritma Deeplearning menggunakan Backpropagation Neural Network
View through CrossRef
Abstract. The Backpropagation method is a technique used to minimize errors in output values by updating weights and biases. This process is crucial to ensure that the Neural Network's computations result in an output value with minimal error. This article focuses on the form of the Backpropagation Neural Network algorithm, aiming to understand the role of Backpropagation in Neural Network calculations. Based on the MSE graph in this study, the MSE values decreased but did not reach the minimum error value, as the case was limited to up to the 100th iteration. In this study, Backpropagation influences the attainment of an output value with minimal error, even though the minimum error value has not yet been reached. It is observed that in subsequent iterations, the error values will continue to decrease, approaching the minimum error value. With increasingly optimal error values, the prediction error decreases, leading to more accurate predictions.
Abstrak. Metode Backpropagation adalah sebuah metode yang akan meminimalkan kesalahan dalam sebuah nilai Output, dengan cara memperbarui nilai bobot dan bias. Hal tersebut penting dilakukan dengan tujuan hasil yang didapatkan dari perhitungan Neural Network menghasilkan suatu nilai Output dengan nilai error yang minimum. Artikel ini difokuskan pada bagaimana bentuk Algoritma Backpropagation Neural Network, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana peranan Backpropagation dalam perhitungan Neural Network. Berdasarkan grafik MSE pada penelitian ini, nilai MSE yang dihasilkan menurun akan tetapi belum mencapai nilai error minimum, karena kasus tersebut dibatasi hanya sampai iterasi ke-100. Backpropagation dalam penelitian ini berpengaruh untuk mendapatkan nilai Output dengan nilai error yang minimum meskipun nilai error minimum belum tercapai. Terlihat bahwa untuk iterasi selanjutnya nilai error yang akan dihasilkan juga akan terus menurun sampai mendekati nilai error minimum. Dengan nilai Error yang semakin optimal, maka semakin kecil kesalahan yang dikeluarkan untuk menentukan prediksi tersebut.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Algoritma Deeplearning menggunakan Backpropagation Neural Network
Description:
Abstract.
The Backpropagation method is a technique used to minimize errors in output values by updating weights and biases.
This process is crucial to ensure that the Neural Network's computations result in an output value with minimal error.
This article focuses on the form of the Backpropagation Neural Network algorithm, aiming to understand the role of Backpropagation in Neural Network calculations.
Based on the MSE graph in this study, the MSE values decreased but did not reach the minimum error value, as the case was limited to up to the 100th iteration.
In this study, Backpropagation influences the attainment of an output value with minimal error, even though the minimum error value has not yet been reached.
It is observed that in subsequent iterations, the error values will continue to decrease, approaching the minimum error value.
With increasingly optimal error values, the prediction error decreases, leading to more accurate predictions.
Abstrak.
Metode Backpropagation adalah sebuah metode yang akan meminimalkan kesalahan dalam sebuah nilai Output, dengan cara memperbarui nilai bobot dan bias.
Hal tersebut penting dilakukan dengan tujuan hasil yang didapatkan dari perhitungan Neural Network menghasilkan suatu nilai Output dengan nilai error yang minimum.
Artikel ini difokuskan pada bagaimana bentuk Algoritma Backpropagation Neural Network, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana peranan Backpropagation dalam perhitungan Neural Network.
Berdasarkan grafik MSE pada penelitian ini, nilai MSE yang dihasilkan menurun akan tetapi belum mencapai nilai error minimum, karena kasus tersebut dibatasi hanya sampai iterasi ke-100.
Backpropagation dalam penelitian ini berpengaruh untuk mendapatkan nilai Output dengan nilai error yang minimum meskipun nilai error minimum belum tercapai.
Terlihat bahwa untuk iterasi selanjutnya nilai error yang akan dihasilkan juga akan terus menurun sampai mendekati nilai error minimum.
Dengan nilai Error yang semakin optimal, maka semakin kecil kesalahan yang dikeluarkan untuk menentukan prediksi tersebut.
Related Results
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
Meningkatkan Kinerja Backpropagation Neural Network Menggunakan Algoritma Adaptif
Meningkatkan Kinerja Backpropagation Neural Network Menggunakan Algoritma Adaptif
The application of Artificial Neural Networks in various fields of human life is getting wider, especially in the industrial sector. One of the artificial neural network structures...
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian. Untuk mengatasi masalah ini, metode altern...
ANALISIS MODEL L-DIVERSITY DENGAN ALGORITMA SYSTEMATIC CLUSTERING DAN DATAFLY
ANALISIS MODEL L-DIVERSITY DENGAN ALGORITMA SYSTEMATIC CLUSTERING DAN DATAFLY
Penelitian ini dilatar belakangi oleh teknik anonimitas data yang terdapat pada Privacy Preserving Data Publishing. Sehingga data yang ingin dipublikasikan bersifat anonim, tanpa m...
Artificial Neural Network Topology Optimization using K-Fold Cross Validation for Spray Drying of Coconut Milk
Artificial Neural Network Topology Optimization using K-Fold Cross Validation for Spray Drying of Coconut Milk
Abstract
In this study, the development of an optimized topology neural network model for spray drying coconut milk is investigated using K-fold cross validation tec...
A Comparative Study of SSA-BPNN, SSA-ENN, and SSA-SVR Models for Predicting the Thickness of an Excavation Damaged Zone around the Roadway in Rock
A Comparative Study of SSA-BPNN, SSA-ENN, and SSA-SVR Models for Predicting the Thickness of an Excavation Damaged Zone around the Roadway in Rock
Due to the disturbance effect of excavation, the original stress is redistributed, resulting in an excavation damaged zone around the roadway. It is significant to predict the thic...
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Optimasi adalah hal penting dalam suatu algoritma. Ini dapat menghemat kebutuhan dalam suatu kegiatan. Pada Minimum Spanning Tree, yang ingin dicapai adalah bagaimana semua vertexs...

