Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pola Permukiman Sebagian Wilayah Kecamatan Kambu Kota Kendari

View through CrossRef
Jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun selalu bertambah. Kondisi ini akan membawa konsekuensi semakin bertambahnya kebutuhan ruang hidup yang berupa lahan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui dan memahami pola permukiman penduduk sebagian wilayah  Kecamatan Kambu Kota Kendari, dan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola permukiman penduduk sebagian wilayah  Kecamatan Kambu Kota Kendari. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah: (1) Nearest Neighbour Analysis dan (2) analisis scoring/pembobotan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa: (1) sebagian wilayah Kecamatan Kambu terdapat empat kelurahan, yaitu Kelurahan Kambu, memiliki pola mengelompok dan acak di beberapa RT, Kelurahan Lalolara, Padaleu, dan Mokoau memiliki pola mengelompok. Dan memiliki tiga kelas permukiman, yaitu kelas permukiman teratur, semi teratur, dan tidak teratur dari beberapa RT/RW nya; (2) faktor-faktor yang  berpengaruh pada pola permukiman, yaitu faktor aksessibilitas, pendapatan atau ekonomi, aspek sosial, dan aspek budaya. Kata kunci:   Permukiman, Pola Permukiman, Faktor-Faktor Pola Permukiman, Nearest    Neighbour Analysi
Title: Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pola Permukiman Sebagian Wilayah Kecamatan Kambu Kota Kendari
Description:
Jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun selalu bertambah.
Kondisi ini akan membawa konsekuensi semakin bertambahnya kebutuhan ruang hidup yang berupa lahan permukiman.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui dan memahami pola permukiman penduduk sebagian wilayah  Kecamatan Kambu Kota Kendari, dan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola permukiman penduduk sebagian wilayah  Kecamatan Kambu Kota Kendari.
Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah: (1) Nearest Neighbour Analysis dan (2) analisis scoring/pembobotan.
Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa: (1) sebagian wilayah Kecamatan Kambu terdapat empat kelurahan, yaitu Kelurahan Kambu, memiliki pola mengelompok dan acak di beberapa RT, Kelurahan Lalolara, Padaleu, dan Mokoau memiliki pola mengelompok.
Dan memiliki tiga kelas permukiman, yaitu kelas permukiman teratur, semi teratur, dan tidak teratur dari beberapa RT/RW nya; (2) faktor-faktor yang  berpengaruh pada pola permukiman, yaitu faktor aksessibilitas, pendapatan atau ekonomi, aspek sosial, dan aspek budaya.
 Kata kunci:   Permukiman, Pola Permukiman, Faktor-Faktor Pola Permukiman, Nearest    Neighbour Analysi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
Penyebaran Informasi Pembangunan Daerah pada Masyarakat Wilayah Pesisir Kota Kendari
Penyebaran Informasi Pembangunan Daerah pada Masyarakat Wilayah Pesisir Kota Kendari
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses penyebaran informasi pembangunan daerah di wilayah pesisir Kota Kendari, bentuk media pada penyebaran informasi pembangunan dae...
Permukiman Kumuh di Pinggiran Kota (Kasus Pinggiran Kota Yogyakarta)
Permukiman Kumuh di Pinggiran Kota (Kasus Pinggiran Kota Yogyakarta)
Kebijakan terkait permukiman dan perumahan di Indonesia cukup beragam, dari yang sifatnya umum hingga teknis (khusus). Permukiman dan perumahan memiliki berbagai sudut pandang yang...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
AbstrakSeiring berjalannya waktu pertambahan jumlah penduduk terus meningkat, mengakibatkan terjadinya perubahan penggunaan lahan. Berdasarkan data BPS Kota Palopo terjadi pertamba...
PERILAKU KONSUMEN RUMAH MAKAN KAMPUNG EMPANG DI KOTA KENDARI
PERILAKU KONSUMEN RUMAH MAKAN KAMPUNG EMPANG DI KOTA KENDARI
This study aims to determine how consumer behavior in Empang Village Restaurant in Kendari City. This type of research is a descriptive study that uses a qualitative approach. Whil...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...

Back to Top