Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP DALAM RANGKA PENGEMBANGAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN LAUT (The Development of Capture Fisheries Management Information System in Relation to the Development of Marine Fisheries Industrialization)

View through CrossRef
<p>ABSTRACT<br />Developing capture fisheries management information system needs a Management Information System (MIS) which could support various aspects within an integrated and holistic system to gain better access of information on Marine Fisheries Industrialization in Indonesia. The objectives of the research are to investigate the management information system in lobster fisheries and develop management infomation system to support marine fisheries industrialization. This research implemented integrated approach information system for holistic system application. Applies a systems approach that takes into account the system as a whole integrated information for each activity or application. The system limits on the development of the lobster fishery in PPN Palabuhanratu. The technology used for processing the data and information on the lobster fishery is a computerized information technology. Analysis of system requirements derived from the fishing company, fishermen and stakeholders. Establishing the design of information systems in the lobster fisheries at PPN Palabuhanratu by identifying the real system, preparation of the scheme, providing menus, preparation of the logical flow of programs and computer applications. With the establishment of fisheries information management system will facilitate information services more quickly and accurately.<br />Key words: capture fisheries, industrialization, management information system (MIS),</p><p>-------</p><p>ABSTRAK<br />Pengembangan sistem informasi manajemen perikanan tangkap dalam rangka pengembangan industrialisasi perikanan laut sudah mempunyai dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, tertera pada Bab VI: Sistem Informasi dan Statistik Perikanan, pasal 46: (1) “Pemerintah menyusun dan mengembangkan sistem informasi dan data statistik perikanan serta menyelenggarakan pengumpulan, pengolahan, analisis, penyimpanan, penyajian, dan penyebaran data potensi, sarana dan prasarana, produksi, penanganan, pengolahan dan pemasaran ikan, serta data social ekonomi yang terkait dengan pelaksanaan pengelolaan sumberdaya ikan dan pengembangan sistem bisnis perikanan.” (2)”Pemerintah mengadakan pusat data dan informasi perikanan untuk menyelenggarakan system informasi dan data statistic perikanan.”; pasal 47: (1) “Pemerintah membangun jaringan informasi perikanan dengan lembaga lain, baik di dalam maupun di luar negeri.”, (2) “Sistem informasi dan data statistic perikanan harus dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh seluruh pengguna data statistic dan informasi perikanan.” Pengembangan sistem informasi manajemen perikanan tangkap perlu suatu Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang dapat menunjang berbagai aspek dan elemen dalam suatu sistem yang holistik dan terintegrasi untuk mencapai tujuan meningkatkan akses informasi IPTEKS-Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam Pelaksanaan Program Pengembangan Industrialisasi Perikanan Laut di Indonesia.</p><p>Kata kunci: Perikanan tangkap, industrialisasi, sistem manajemen informasi</p>
Title: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP DALAM RANGKA PENGEMBANGAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN LAUT (The Development of Capture Fisheries Management Information System in Relation to the Development of Marine Fisheries Industrialization)
Description:
<p>ABSTRACT<br />Developing capture fisheries management information system needs a Management Information System (MIS) which could support various aspects within an integrated and holistic system to gain better access of information on Marine Fisheries Industrialization in Indonesia.
The objectives of the research are to investigate the management information system in lobster fisheries and develop management infomation system to support marine fisheries industrialization.
This research implemented integrated approach information system for holistic system application.
Applies a systems approach that takes into account the system as a whole integrated information for each activity or application.
The system limits on the development of the lobster fishery in PPN Palabuhanratu.
The technology used for processing the data and information on the lobster fishery is a computerized information technology.
Analysis of system requirements derived from the fishing company, fishermen and stakeholders.
Establishing the design of information systems in the lobster fisheries at PPN Palabuhanratu by identifying the real system, preparation of the scheme, providing menus, preparation of the logical flow of programs and computer applications.
With the establishment of fisheries information management system will facilitate information services more quickly and accurately.
<br />Key words: capture fisheries, industrialization, management information system (MIS),</p><p>-------</p><p>ABSTRAK<br />Pengembangan sistem informasi manajemen perikanan tangkap dalam rangka pengembangan industrialisasi perikanan laut sudah mempunyai dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia No.
31 Tahun 2004 tentang Perikanan, tertera pada Bab VI: Sistem Informasi dan Statistik Perikanan, pasal 46: (1) “Pemerintah menyusun dan mengembangkan sistem informasi dan data statistik perikanan serta menyelenggarakan pengumpulan, pengolahan, analisis, penyimpanan, penyajian, dan penyebaran data potensi, sarana dan prasarana, produksi, penanganan, pengolahan dan pemasaran ikan, serta data social ekonomi yang terkait dengan pelaksanaan pengelolaan sumberdaya ikan dan pengembangan sistem bisnis perikanan.
” (2)”Pemerintah mengadakan pusat data dan informasi perikanan untuk menyelenggarakan system informasi dan data statistic perikanan.
”; pasal 47: (1) “Pemerintah membangun jaringan informasi perikanan dengan lembaga lain, baik di dalam maupun di luar negeri.
”, (2) “Sistem informasi dan data statistic perikanan harus dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh seluruh pengguna data statistic dan informasi perikanan.
” Pengembangan sistem informasi manajemen perikanan tangkap perlu suatu Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang dapat menunjang berbagai aspek dan elemen dalam suatu sistem yang holistik dan terintegrasi untuk mencapai tujuan meningkatkan akses informasi IPTEKS-Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam Pelaksanaan Program Pengembangan Industrialisasi Perikanan Laut di Indonesia.
</p><p>Kata kunci: Perikanan tangkap, industrialisasi, sistem manajemen informasi</p>.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KEBERLANJUTAN SUMBERDAYA LAUT
PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KEBERLANJUTAN SUMBERDAYA LAUT
Abstract         Environmentally friendly and sustainable fishing does not only involve fishing gear but also the fish resources used and the fishing actors themselves, espe...
EVALUASI KEBERLANJUTAN PERIKANAN GURITA DENGAN INDIKATOR EAFM (ECOSYSTEM APPROACH TO FISHERIES MANAGEMENT) DI KABUPATEN BANGGAI LAUT
EVALUASI KEBERLANJUTAN PERIKANAN GURITA DENGAN INDIKATOR EAFM (ECOSYSTEM APPROACH TO FISHERIES MANAGEMENT) DI KABUPATEN BANGGAI LAUT
ABSTRACTOctopus production data show that catch in Banggai Laut waters is decreasing.  In addition, some destructive or illegal fishing gear such as spears, bombs and poisons are s...
ANALISA ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING PEMETAAN JUMLAH TINDAK PIDANA
ANALISA ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING PEMETAAN JUMLAH TINDAK PIDANA
<p><em>Marine fisheries is an effort to catch marine fish, fishermen catch fish in the sea using two kinds of ways, namely through traditional and modern methods. to su...
ANALISIS FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP DI TELUK AMBON LUAR SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN
ANALISIS FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP DI TELUK AMBON LUAR SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN
Waters of Ambon Bay has the potential of promising fisheries and marine resources and can be utilized for the welfare of the community. The waters area can be used as a business fi...
SISTEM PENGEMBANGAN PERIKANAN IKAN TERBANG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA TUAL
SISTEM PENGEMBANGAN PERIKANAN IKAN TERBANG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA TUAL
Telur ikan terbang termasuk salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting di perairan Kota Tual. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 69...
Peran Penyuluh Perikanan Tangkap Dalam Kegiatan Penyuluhan Perikanan di Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman
Peran Penyuluh Perikanan Tangkap Dalam Kegiatan Penyuluhan Perikanan di Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman
Penyuluh perikanan merupakan agen pembaruan dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan untuk memberdayakan masyarakat nelayan. Efektivitas kegiatan penyuluhan perikanan di pengaruhi ol...

Back to Top