Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANAN AGEN DALAM PENGURUSAN CLEARANCE IN DAN CLEARANCE OUT DI KSOP KELAS 3 SAMPIT

View through CrossRef
Abstrak Clearance sebagai pengurusan berbagai macam dokumen yang diperlukan bagi kapal, Sangatlah penting bagi keselamatan kapal, barang yang diangkut, punumpang dan awaknya, dalam keagenan ada dua istilah clearance Seperti  Clearance In adalah suatu proses untuk mendapatkan izin dari pihak instansi pelabuhan untuk melakukan aktivitas di wilayah pelabuhan-pelabuhan tersebut, dan Clearance Out adalah suatu proses untuk mendapatkan izin keluar pelabuhan untuk melanjutkan kegiatan pelayaran ke pelabuhan berikutnya kepada pihak instansi pelabuhan setelah menyelesaikan aktivitasnya di pelabuhan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah metode Kualitatif yaitu Deskriptif suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas dan mendalam. Analisis data dilakukan dengan metode deskriftif dan analitik. Berdasarkan data yang sudah didapatkan dari peranan agen dalam pengurusan clearance in dan clearance out di PT. Anugerah Mahadaya Nusantara yang kemudian secara bertahap dalam membuat hasil laporan. Seperti Observasi dengan melakukan pengumpulan data secara langsung di lapangan dengan mengamati aktivitas yang dilakukan dalam pengurusan clearance in dan clearance out. Wawancara secara langsung dengan pimpinan PT. Anugerah Mahadaya Nusantara, karyawan PT. Hasil pembahasan dalam menangani clearance yang perlu agar dapat dimengerti dan diikuti dengan baik, maka yang perlu diamati misalnya proses pengurusan clearance dilaksanakan oleh agen dengan instansi – instansi yang berwenang, seperti kantor Otoritas Pelabuhan, Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina lancarnya proses penanganan clearance berarti lancarnya masuk dan keluarnya kapal dari pelabuhan sesuai dengan rencana pelayaran.   Abstract           Clearance is the processing of various types of documents required for a ship. It is very important for the safety of the ship, the goods being transported, passengers and crew. In the agency there are two clearance terms. For example, Clearance In is a process to obtain permission from the port agency to carry out activities in the port area. -the port, and Clearance Out is a process to obtain permission to leave the port to continue shipping activities to the next port from the port agency after completing its activities at that port.           The methodology used is a qualitative method, namely descriptive, a problem formulation that guides research to explore or photograph the social situation that will be researched thoroughly, broadly and in depth. Data analysis was carried out using descriptive and analytical methods. Based on data that has been obtained from the role of agents in managing clearance in and clearance out at PT. Anugerah Mahadaya Nusantara which then gradually produces the results of the report. Such as observation by collecting data directly in the field by observing activities carried out in processing clearance in and clearance out. Direct interview with the head of PT. Anugerah Mahadaya Nusantara, employee of PT.           The results of the discussion in handling clearances need to be understood and followed  properly, so what needs to be observed is that the clearance processing process is carried out by agents with authorized agencies, such as the Port Authority, Customs and Excise, Immigration and Quarantine offices, meaning that the smoothness of the clearance handling process means smooth entry and exit of ships from the port in accordance with the shipping plan.
Title: PERANAN AGEN DALAM PENGURUSAN CLEARANCE IN DAN CLEARANCE OUT DI KSOP KELAS 3 SAMPIT
Description:
Abstrak Clearance sebagai pengurusan berbagai macam dokumen yang diperlukan bagi kapal, Sangatlah penting bagi keselamatan kapal, barang yang diangkut, punumpang dan awaknya, dalam keagenan ada dua istilah clearance Seperti  Clearance In adalah suatu proses untuk mendapatkan izin dari pihak instansi pelabuhan untuk melakukan aktivitas di wilayah pelabuhan-pelabuhan tersebut, dan Clearance Out adalah suatu proses untuk mendapatkan izin keluar pelabuhan untuk melanjutkan kegiatan pelayaran ke pelabuhan berikutnya kepada pihak instansi pelabuhan setelah menyelesaikan aktivitasnya di pelabuhan tersebut.
Metodologi yang digunakan adalah metode Kualitatif yaitu Deskriptif suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas dan mendalam.
Analisis data dilakukan dengan metode deskriftif dan analitik.
Berdasarkan data yang sudah didapatkan dari peranan agen dalam pengurusan clearance in dan clearance out di PT.
Anugerah Mahadaya Nusantara yang kemudian secara bertahap dalam membuat hasil laporan.
Seperti Observasi dengan melakukan pengumpulan data secara langsung di lapangan dengan mengamati aktivitas yang dilakukan dalam pengurusan clearance in dan clearance out.
Wawancara secara langsung dengan pimpinan PT.
Anugerah Mahadaya Nusantara, karyawan PT.
Hasil pembahasan dalam menangani clearance yang perlu agar dapat dimengerti dan diikuti dengan baik, maka yang perlu diamati misalnya proses pengurusan clearance dilaksanakan oleh agen dengan instansi – instansi yang berwenang, seperti kantor Otoritas Pelabuhan, Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina lancarnya proses penanganan clearance berarti lancarnya masuk dan keluarnya kapal dari pelabuhan sesuai dengan rencana pelayaran.
  Abstract           Clearance is the processing of various types of documents required for a ship.
It is very important for the safety of the ship, the goods being transported, passengers and crew.
In the agency there are two clearance terms.
For example, Clearance In is a process to obtain permission from the port agency to carry out activities in the port area.
-the port, and Clearance Out is a process to obtain permission to leave the port to continue shipping activities to the next port from the port agency after completing its activities at that port.
           The methodology used is a qualitative method, namely descriptive, a problem formulation that guides research to explore or photograph the social situation that will be researched thoroughly, broadly and in depth.
Data analysis was carried out using descriptive and analytical methods.
Based on data that has been obtained from the role of agents in managing clearance in and clearance out at PT.
Anugerah Mahadaya Nusantara which then gradually produces the results of the report.
Such as observation by collecting data directly in the field by observing activities carried out in processing clearance in and clearance out.
Direct interview with the head of PT.
Anugerah Mahadaya Nusantara, employee of PT.
           The results of the discussion in handling clearances need to be understood and followed  properly, so what needs to be observed is that the clearance processing process is carried out by agents with authorized agencies, such as the Port Authority, Customs and Excise, Immigration and Quarantine offices, meaning that the smoothness of the clearance handling process means smooth entry and exit of ships from the port in accordance with the shipping plan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pengurusan Pembinaan Insan dalam teks Naratif Ogonshoto
Pengurusan Pembinaan Insan dalam teks Naratif Ogonshoto
Perancangan dalam pengurusan pembinaan insan merupakan suatu proses strategik yang melibatkan pemikiran analitikal dan pertimbangan intelektual, bertujuan mengarah ke arah pencapai...
Hubungan Demografi Pegawai Dengan Penerapan Dinamika Pembelajaran (Studi Kasus: Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan Teluk Bayur)
Hubungan Demografi Pegawai Dengan Penerapan Dinamika Pembelajaran (Studi Kasus: Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan Teluk Bayur)
Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui gambaran demografi pegawai dan rata-rata penerapan dinamika pembelajaran di KSOP Teluk Bayur; (2) mengetahui pengaruh faktor demografi pe...
Management Accounting And Risk Management Practices In Financial Institutions
Management Accounting And Risk Management Practices In Financial Institutions
Tujuan kertas kerja ini adalah untuk melaporkan hasil kajian terhadap amalan perakaunan pengurusan dan amalan pengurusan risiko di institusi kewangan. Data dikutip menggunakan bora...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan  gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...
PENGURUSAN KRISIS DI SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KOMITMEN GURU SEKOLAH MENENGAH DINEGERI KELANTAN
PENGURUSAN KRISIS DI SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KOMITMEN GURU SEKOLAH MENENGAH DINEGERI KELANTAN
Kajian ini dijalankan untuk melihat pengurusan krisis dan hubungannya dengan komitmen guru.  Responden bagi kajian ini terdiri daripada 375 orang guru daripada sekolah-sekolah mene...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top