Javascript must be enabled to continue!
Makna Politik Istilah “Antek”: Kajian Ilokusi dan Korpus Linguistik dalam Jurnal Akademik
View through CrossRef
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengidentifikasi pola makna penggunaan kata “Antek” dalam korpus artikel jurnal politik dan pendidikan bereputasi serta mengidentifikasi kecenderungan tindak tutur Ilokusi yang terkandung di dalamnya. Fenomena penggunaan kata “Antek” dalam berbagai kajian wacana terutama dalam konteks politik dan sosial menunjukkan adanya pergeseran makna dan fungsi pragmatik yang menarik untuk dibahas secara mendalam. Tujuan penggunaan perangkat AntConc untuk mengidentifikasi frekuensi dan konteks penggunaan kata “Antek”. Penelitian ini menerapkan pendekatan korpus linguistik dengan tujuan mengidentifikasi pola makna kata “Antek” serta membangun korpus mini yang bersumber dari artikel-artikel jurnal bertema politik, sosial, dan budaya. Sebagai bagian dari tindak tutur Ilokusi, makna kata “Antek” sering digunakan seperti; makna tuduhan, makna pembentukan opini dan gaya bahasa dalam komunikasi. Data pada penelitian ini dikumpulkan dari jurnal ilmiah bidang politik dan pendidikan. Jurnal tersebut diperoleh dari tahun 2020 sampai 2025 tepatnya 5 tahun terakhir. Kemudian, dianalisis menggunakan perangkat korpus linguistik yaitu AntConc. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa kata “Antek” sering digunakan dalam konteks negatif dengan kecenderungan sebagai labelisasi pihak tertentu dalam ranah politik. Kata ini sering dikaitkan dengan narasi negatif dari oposisi kepada pemimpin negara. Sementara itu, penggunaan kalimat “Antek” dalam konteks akademik, seperti dalam artikel pendidikan, kata “Antek” muncul dalam bentuk deskriptif atau kutipan terhadap wacana lain, misalnya: “Label ‘antek asing’ sering dipakai dalam wacana politik untuk mempengaruhi opini publik.” Ujaran ini bersifat informatif dan memiliki tindak tutur ilokusi representatif netral tanpa muatan ekspresif negatif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kata yang sama dapat memiliki dampak pragmatik berbeda tergantung konteks sosial dan tujuan komunikasi. Implikasi penelitian ini mengarah pada pemahaman yang lebih luas tentang peran tindak Ilokusi dalam pembentukan wacana dan pengaruhnya terhadap opini publik.
Universitas Cokroaminoto Palopo
Title: Makna Politik Istilah “Antek”: Kajian Ilokusi dan Korpus Linguistik dalam Jurnal Akademik
Description:
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengidentifikasi pola makna penggunaan kata “Antek” dalam korpus artikel jurnal politik dan pendidikan bereputasi serta mengidentifikasi kecenderungan tindak tutur Ilokusi yang terkandung di dalamnya.
Fenomena penggunaan kata “Antek” dalam berbagai kajian wacana terutama dalam konteks politik dan sosial menunjukkan adanya pergeseran makna dan fungsi pragmatik yang menarik untuk dibahas secara mendalam.
Tujuan penggunaan perangkat AntConc untuk mengidentifikasi frekuensi dan konteks penggunaan kata “Antek”.
Penelitian ini menerapkan pendekatan korpus linguistik dengan tujuan mengidentifikasi pola makna kata “Antek” serta membangun korpus mini yang bersumber dari artikel-artikel jurnal bertema politik, sosial, dan budaya.
Sebagai bagian dari tindak tutur Ilokusi, makna kata “Antek” sering digunakan seperti; makna tuduhan, makna pembentukan opini dan gaya bahasa dalam komunikasi.
Data pada penelitian ini dikumpulkan dari jurnal ilmiah bidang politik dan pendidikan.
Jurnal tersebut diperoleh dari tahun 2020 sampai 2025 tepatnya 5 tahun terakhir.
Kemudian, dianalisis menggunakan perangkat korpus linguistik yaitu AntConc.
Hasil analisis awal menunjukkan bahwa kata “Antek” sering digunakan dalam konteks negatif dengan kecenderungan sebagai labelisasi pihak tertentu dalam ranah politik.
Kata ini sering dikaitkan dengan narasi negatif dari oposisi kepada pemimpin negara.
Sementara itu, penggunaan kalimat “Antek” dalam konteks akademik, seperti dalam artikel pendidikan, kata “Antek” muncul dalam bentuk deskriptif atau kutipan terhadap wacana lain, misalnya: “Label ‘antek asing’ sering dipakai dalam wacana politik untuk mempengaruhi opini publik.
” Ujaran ini bersifat informatif dan memiliki tindak tutur ilokusi representatif netral tanpa muatan ekspresif negatif.
Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kata yang sama dapat memiliki dampak pragmatik berbeda tergantung konteks sosial dan tujuan komunikasi.
Implikasi penelitian ini mengarah pada pemahaman yang lebih luas tentang peran tindak Ilokusi dalam pembentukan wacana dan pengaruhnya terhadap opini publik.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ILOKUSI KOMUNIKATIF DALAM NOVEL THE PERFECT WORLD OF MIWAKO SUMIDA KARYA CLARISSA GOENAWAN
ILOKUSI KOMUNIKATIF DALAM NOVEL THE PERFECT WORLD OF MIWAKO SUMIDA KARYA CLARISSA GOENAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis Ilokusi Komunikatif dalam Novel The Perfect World of Miwako Sumida karya Clarissa Goenawan (2) mendeskripsikan fungsi Iloku...
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM MELODYLAN
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM MELODYLAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam film “MeloDylan” sebagai subjek atau sumber data dalam penelitian ini, data penelitian ini a...
Tindak tutur ilokusi dalam film pendek “Sodara Seng Sedarah” karya Geraldy Laimera: Kajian pragmatik
Tindak tutur ilokusi dalam film pendek “Sodara Seng Sedarah” karya Geraldy Laimera: Kajian pragmatik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ilokusi dalam film pendek “Sodara Seng Sedarah”. Penelitian ini menggunakan teori tindak tutur Searle, yang mengka...
Implikatur Tindak Tutur Pemandu dengan Wisatawan Museum Sejarah Jakarta: Kajian Pragmatik
Implikatur Tindak Tutur Pemandu dengan Wisatawan Museum Sejarah Jakarta: Kajian Pragmatik
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis implikatur dalam tindak tutur ilokusi pemandu dengan wisatawan Museum Sejarah Jakarta. Metode dan pendekatan yang digunakan d...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
PERLUASAN MAKNA KATA “VIRAL” DALAM TEKS BERBASIS KORPUS LCC INDONESIA 2023 DI CQPWEB
PERLUASAN MAKNA KATA “VIRAL” DALAM TEKS BERBASIS KORPUS LCC INDONESIA 2023 DI CQPWEB
Perkembangan ilmu dan teknologi diiringi oleh perkembangan bahasa yang ditunjukkan dengan
munculya istilah baru atau konsep perubahan makna pada kata yang sudah ada sebelumnya.
Sal...
Konsep Dasar Makna Dalam Ranah Semantik
Konsep Dasar Makna Dalam Ranah Semantik
Kajian tentang konsep dasar makna dalam ranah semantik ini merupakan kajian tentang keutuhan bahasa terletak pada hadirnya kedua lapisan itu, yakni lapisan bentuk dan lapisan makna...

