Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implikasi Penataan Desa Wisata Penglipuran terhadap Kelestarian Budaya Bali

View through CrossRef
Untuk mengungkap hubungan diantara penataan desa wisata Penglipuran dengan pelestarian budaya Bali, maka hubungan diantara tata ruang desa wisata Penglipuran terhadap pelestarian budaya Bali perlu ditelaah. Penataan Desa Wisata Penglipuran dikenal sebagai desa wisata dengan penataan terbaik karena penghargaan nasional dan internasional. Keberhasilan penataan desa wisata Penglipuran tidak terlepas dari peran masyarakat Bali. Pertanyaannya adalah: 1) Bagaimana bentuk penataan Desa Wisata Penglipuran? 2) Apakah penataan desa wisata Penglipuran berdampak terhadap pelestarian budaya Bali?. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif dari perspektif sosiologi pariwisata. Proses produksi artikel dioptimalkan dengan menggunakan pendekatan etnometodologi dan paradigma positivistik. Sebagian data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Sebagian informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Semua data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori fungsional struktural dan teori simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Desa wisata Penglipuran yang dikelola untuk wisatawan berbentuk desa wisata berbasis masyarakat; 2) Penataan desa wisata Penglipuran secara tidak langsung telah berdampak pada pelestarian budaya Bali yang sesuai adat setempat. Melalui Desa Wisata Penglipuran sangat mungkin untuk melestarikan budaya Bali di masyarakat mengingat sumber daya utama yang dikembangkan oleh para pelaku wisata adalah hasil dari praktik adat tradisional masyarakat Penglipuran.
Title: Implikasi Penataan Desa Wisata Penglipuran terhadap Kelestarian Budaya Bali
Description:
Untuk mengungkap hubungan diantara penataan desa wisata Penglipuran dengan pelestarian budaya Bali, maka hubungan diantara tata ruang desa wisata Penglipuran terhadap pelestarian budaya Bali perlu ditelaah.
Penataan Desa Wisata Penglipuran dikenal sebagai desa wisata dengan penataan terbaik karena penghargaan nasional dan internasional.
Keberhasilan penataan desa wisata Penglipuran tidak terlepas dari peran masyarakat Bali.
Pertanyaannya adalah: 1) Bagaimana bentuk penataan Desa Wisata Penglipuran? 2) Apakah penataan desa wisata Penglipuran berdampak terhadap pelestarian budaya Bali?.
Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif dari perspektif sosiologi pariwisata.
Proses produksi artikel dioptimalkan dengan menggunakan pendekatan etnometodologi dan paradigma positivistik.
Sebagian data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara.
Sebagian informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan.
Semua data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori fungsional struktural dan teori simbolik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Desa wisata Penglipuran yang dikelola untuk wisatawan berbentuk desa wisata berbasis masyarakat; 2) Penataan desa wisata Penglipuran secara tidak langsung telah berdampak pada pelestarian budaya Bali yang sesuai adat setempat.
Melalui Desa Wisata Penglipuran sangat mungkin untuk melestarikan budaya Bali di masyarakat mengingat sumber daya utama yang dikembangkan oleh para pelaku wisata adalah hasil dari praktik adat tradisional masyarakat Penglipuran.

Related Results

PROMOSI DESA WISATA PENGLIPURAN PASCA PANDEMI COVID–19 MELALUI FESTIVAL BUDAYA STUDI KASUS: PENGLIPURAN VILLAGE FESTIVAL IX
PROMOSI DESA WISATA PENGLIPURAN PASCA PANDEMI COVID–19 MELALUI FESTIVAL BUDAYA STUDI KASUS: PENGLIPURAN VILLAGE FESTIVAL IX
Penglipuran Village Festival merupakan festival budaya yang diselenggarakan sebagai bentuk komitmen masyarakat untuk tetap melestarikan tradisi dan budaya di Desa Penglipuran. Pene...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TRI HITA KARANA SEBAGAI IDEOLOGI KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGLIPURAN BALI
TRI HITA KARANA SEBAGAI IDEOLOGI KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGLIPURAN BALI
Tri Hita Karana is a Balinese philosophy of life that contains three elements that build a balance and harmonious relationship between humans and God (Parahyangan), fellow humans (...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Contribution of Penglipuran Village Festival as A Form of Development of Contemporary Tourism Products in Penglipuran Bangli Village, Bali
Contribution of Penglipuran Village Festival as A Form of Development of Contemporary Tourism Products in Penglipuran Bangli Village, Bali
Penglipuran Village Festival is one of the festivals located in Penglipuran Tourism Village, Bangli Regency, Bali. This festival has been running for 9 years. Through this festival...

Back to Top