Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROMOSI DESA WISATA PENGLIPURAN PASCA PANDEMI COVID–19 MELALUI FESTIVAL BUDAYA STUDI KASUS: PENGLIPURAN VILLAGE FESTIVAL IX

View through CrossRef
Penglipuran Village Festival merupakan festival budaya yang diselenggarakan sebagai bentuk komitmen masyarakat untuk tetap melestarikan tradisi dan budaya di Desa Penglipuran. Penelitian ini menganalisis event marketing process dalam penyelenggaraan Penglipuran Village Festival IX dan bagaimana Penglipuran Village Festival IX menjadi media promosi Desa Wisata Penglipuran pasca pandemi Covid–19. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan event marketing process dan bauran pemasaran 7P yaitu product, price, place, promotion, process, people, dan physical evidence. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan event Penglipuran Village Festival IX sesuai dengan event marketing process berdasarkan model Lynn Van Der Wagen (2006). 7P sebagai elemen bauran pemasaran juga sudah terpenuhi dalam Penglipuran Village Festival IX. Sasaran utama penyelenggaraan Penglipuran Village Festival IX adalah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang berkualitas. Hadirnya event Penglipuran Village Festival IX dengan berbagai pogram–program menarik dapat menjadi titik balik pemulihan pariwisata pasca pandemi Covid–19. Kata Kunci: Proses Pemasaran Event, Festival Budaya, Penglipuran Village Festival
Title: PROMOSI DESA WISATA PENGLIPURAN PASCA PANDEMI COVID–19 MELALUI FESTIVAL BUDAYA STUDI KASUS: PENGLIPURAN VILLAGE FESTIVAL IX
Description:
Penglipuran Village Festival merupakan festival budaya yang diselenggarakan sebagai bentuk komitmen masyarakat untuk tetap melestarikan tradisi dan budaya di Desa Penglipuran.
Penelitian ini menganalisis event marketing process dalam penyelenggaraan Penglipuran Village Festival IX dan bagaimana Penglipuran Village Festival IX menjadi media promosi Desa Wisata Penglipuran pasca pandemi Covid–19.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Data dianalisis berdasarkan event marketing process dan bauran pemasaran 7P yaitu product, price, place, promotion, process, people, dan physical evidence.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan event Penglipuran Village Festival IX sesuai dengan event marketing process berdasarkan model Lynn Van Der Wagen (2006).
7P sebagai elemen bauran pemasaran juga sudah terpenuhi dalam Penglipuran Village Festival IX.
Sasaran utama penyelenggaraan Penglipuran Village Festival IX adalah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang berkualitas.
Hadirnya event Penglipuran Village Festival IX dengan berbagai pogram–program menarik dapat menjadi titik balik pemulihan pariwisata pasca pandemi Covid–19.
Kata Kunci: Proses Pemasaran Event, Festival Budaya, Penglipuran Village Festival.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Implikasi Penataan Desa Wisata Penglipuran terhadap Kelestarian Budaya Bali
Implikasi Penataan Desa Wisata Penglipuran terhadap Kelestarian Budaya Bali
Untuk mengungkap hubungan diantara penataan desa wisata Penglipuran dengan pelestarian budaya Bali, maka hubungan diantara tata ruang desa wisata Penglipuran terhadap pelestarian b...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Contribution of Penglipuran Village Festival as A Form of Development of Contemporary Tourism Products in Penglipuran Bangli Village, Bali
Contribution of Penglipuran Village Festival as A Form of Development of Contemporary Tourism Products in Penglipuran Bangli Village, Bali
Penglipuran Village Festival is one of the festivals located in Penglipuran Tourism Village, Bangli Regency, Bali. This festival has been running for 9 years. Through this festival...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
TRI HITA KARANA SEBAGAI IDEOLOGI KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGLIPURAN BALI
TRI HITA KARANA SEBAGAI IDEOLOGI KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGLIPURAN BALI
Tri Hita Karana is a Balinese philosophy of life that contains three elements that build a balance and harmonious relationship between humans and God (Parahyangan), fellow humans (...
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum masih sering terjadi dan belum dapat ditangani Pengembangan Desa wisata di Desa kerap belum berjalan dengan baik oleh pemerintah Desa di...

Back to Top