Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sistem Pengolahan Air Limbah Elektroplating Berbasis Nikel

View through CrossRef
Sejalan perkembangan industri dan kemajuan ilmu dan teknologi, penggunaan logam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.  Di samping memberikan keuntungan, perkembangan industri  juga memberikan dampak negatif berupa limbah logam berat. Ada beberapa metode pengolahan limbah elektroplating yang diteliti pada penelitian ini, yaitu : metode elektrodeposisi, elektrokoagulasi dan metode koagulasi hidroksida. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode dan kondisi yang paling efektif dari ke tiga metodedalam pengurangan kandungan nikel dalam air limbah. Limbah artifisial yang dibuat dalam penelitian ini memiliki konsentrasi yang sama dengan limbah industri elektroplating, yaitu : 2154,20 mg/L. Pengurangan konsentrasi nikel paling efektif untuk metode elektodeposisi terjadi pada tegangan 6 volt dengan konsentrasi nikel akhir sebesar 404,86 mg/L.Hasil pengolahan dari proses elektrodeposisi diolah lebih lanjut melalui dua proses yang berbeda, sebagian diolah dengan proses elektrokoagulasi dan sebagian lagi diolah dengan proses koagulasi hidroksida  Proses elektrokoagulasi dilakukan selama 1 jam dengan variasi tegangan 5; 7,5; dan 10 volt. Tegangan optimum untuk proses ini terjadi pada tegangan 10 volt dengan konsentrasi nikel  akhir sebesar 164,98 mg/L, efisiensi penyisihan nikel 59,25 Sampel dari proses elektrodeposisi yang diolah lebih lanjut dengan proses koagulasi hidroksida pada pH 9 menghasilkan konsentrasi nikel akhir sebesar 25,59 mg/L dan efisiensi penyisihan nikel sebesar 93,68%.
Title: Sistem Pengolahan Air Limbah Elektroplating Berbasis Nikel
Description:
Sejalan perkembangan industri dan kemajuan ilmu dan teknologi, penggunaan logam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
  Di samping memberikan keuntungan, perkembangan industri  juga memberikan dampak negatif berupa limbah logam berat.
Ada beberapa metode pengolahan limbah elektroplating yang diteliti pada penelitian ini, yaitu : metode elektrodeposisi, elektrokoagulasi dan metode koagulasi hidroksida.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode dan kondisi yang paling efektif dari ke tiga metodedalam pengurangan kandungan nikel dalam air limbah.
Limbah artifisial yang dibuat dalam penelitian ini memiliki konsentrasi yang sama dengan limbah industri elektroplating, yaitu : 2154,20 mg/L.
Pengurangan konsentrasi nikel paling efektif untuk metode elektodeposisi terjadi pada tegangan 6 volt dengan konsentrasi nikel akhir sebesar 404,86 mg/L.
Hasil pengolahan dari proses elektrodeposisi diolah lebih lanjut melalui dua proses yang berbeda, sebagian diolah dengan proses elektrokoagulasi dan sebagian lagi diolah dengan proses koagulasi hidroksida  Proses elektrokoagulasi dilakukan selama 1 jam dengan variasi tegangan 5; 7,5; dan 10 volt.
Tegangan optimum untuk proses ini terjadi pada tegangan 10 volt dengan konsentrasi nikel  akhir sebesar 164,98 mg/L, efisiensi penyisihan nikel 59,25 Sampel dari proses elektrodeposisi yang diolah lebih lanjut dengan proses koagulasi hidroksida pada pH 9 menghasilkan konsentrasi nikel akhir sebesar 25,59 mg/L dan efisiensi penyisihan nikel sebesar 93,68%.

Related Results

Pengolahan Limbah Industri Elektroplating Dengan Proses Koagulasi Flokulasi
Pengolahan Limbah Industri Elektroplating Dengan Proses Koagulasi Flokulasi
Penelitian pengolahan limbah industri elektroplating dengan proses koagulasi flokulasi telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan dengan koagulan FeCl...
Peningkatan Investasi dan Hilirisasi Nikel di Indonesia
Peningkatan Investasi dan Hilirisasi Nikel di Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki cadangan nikel yang besar di dunia. Selain nikel digunakan untuk diekspor saat ini pemerintah telah mewajibkan hilirisasi nikel ...
Analisis Forecasting Timbulan Air Limbah di WWTP PT Kawasan Industri Gresik
Analisis Forecasting Timbulan Air Limbah di WWTP PT Kawasan Industri Gresik
PT Kawasan Industri Gresik (KIG) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelola properti seperti Bangunan Pabrik Siap Pakai, Pergudangan, Ruko, dan tenant jenis industri la...
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak. Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rum...
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak. Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rum...
Pengelolaan Air Limbah Greywater Rumah Tangga
Pengelolaan Air Limbah Greywater Rumah Tangga
Lingkungan tempat tinggal yang sehat dan bersih menjadi hal yang sangat penting. Kondisi air buangan yang berasal dari sisa air mandi dan cuci yang dikenal dengan greywater perlu p...
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
<p><em>Perkembangan industri tempe di Kota Tangerang didukung oleh salah satu sentra industri tempe yaitu Kampung Tempe, Koang Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten. Indust...
Shabrina Devinta Poetry
Shabrina Devinta Poetry
Limbah merupakan suatu barang atau zat yang akan dibuang setelah digunakan atau bisa juga disebut sebagai “ampas” dari suatu produk yang tidak dapat digunakan lagi dan akhirnya aka...

Back to Top