Javascript must be enabled to continue!
Tingkat Kecemasan Narapidana Wanita di Lapas Kendari dengan Kuesioner Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS)
View through CrossRef
Ketika seorang wanita dipenjara, dia akan mengalami banyak tekanan. Lapas menimbulkan rasa takut dan tidak enak karena anggapan dan tekanan buruk yang dialami seperti pemukulan, penyiksaan, pelecehan seksual, kesehatan yang buruk dan fasilitas yang sangat minim, selain itu ada stigma yang akan tetap melekat pada seseorang saat keluar dari penjara. Lamanya masa hukuman dan isolasi dari lingkungan luar memiliki dampak psikologis yang cukup besar terhadap kesehatan mental narapidana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan narapidana wanita di Lapas Kota Kendari. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 narapidana wanita di Lapas / Rutan. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2016. Mayoritas responden berusia 26-35 tahun (50%), pendidikan tertinggi adalah SMA (53.33%), mayoritas telah menikah (87%), dan dipenjara karena menyalahgunakan Narkoba (70%). Hasil uji statistik rerata dan standar deviasi terhadap kecemasan Narapidana sebagai berikut: kecemasan sedang (22.93 ± 3.58), kecemasan berat (29.20 ± 5.52) dan kecemasan ringan (14, 60 ± 1.14). Pentingnya perawat dan petugas Lapas untuk memperhatikan tingkat kecemasan perempuan di Lapas karena banyaknya permasalahan yang muncul dari narapidana perempuan baik secara fisik maupun psikis.
Poltekkes Kemenkes Kendari
Title: Tingkat Kecemasan Narapidana Wanita di Lapas Kendari dengan Kuesioner Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS)
Description:
Ketika seorang wanita dipenjara, dia akan mengalami banyak tekanan.
Lapas menimbulkan rasa takut dan tidak enak karena anggapan dan tekanan buruk yang dialami seperti pemukulan, penyiksaan, pelecehan seksual, kesehatan yang buruk dan fasilitas yang sangat minim, selain itu ada stigma yang akan tetap melekat pada seseorang saat keluar dari penjara.
Lamanya masa hukuman dan isolasi dari lingkungan luar memiliki dampak psikologis yang cukup besar terhadap kesehatan mental narapidana.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan narapidana wanita di Lapas Kota Kendari.
Sampel dalam penelitian ini adalah 30 narapidana wanita di Lapas / Rutan.
Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2016.
Mayoritas responden berusia 26-35 tahun (50%), pendidikan tertinggi adalah SMA (53.
33%), mayoritas telah menikah (87%), dan dipenjara karena menyalahgunakan Narkoba (70%).
Hasil uji statistik rerata dan standar deviasi terhadap kecemasan Narapidana sebagai berikut: kecemasan sedang (22.
93 ± 3.
58), kecemasan berat (29.
20 ± 5.
52) dan kecemasan ringan (14, 60 ± 1.
14).
Pentingnya perawat dan petugas Lapas untuk memperhatikan tingkat kecemasan perempuan di Lapas karena banyaknya permasalahan yang muncul dari narapidana perempuan baik secara fisik maupun psikis.
Related Results
TANTANGAN PEMENUHAN HAK PEMBINAAN BAGI PARA NARAPIDANA
TANTANGAN PEMENUHAN HAK PEMBINAAN BAGI PARA NARAPIDANA
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan mengatur bahwa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan dilakukan terhadap semua narapidana, termasuk narapidana tindak pidana k...
PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMPEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBERBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER
PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMPEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBERBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER
Wilayah kota khususnya kota metropolitan memiliki ciri-ciri kepadatan penduduk yang tinggi, lahan banyak digunakan untuk pemukiman dan pembangunan infrastruktur, serta terbatasnya ...
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
Latar belakang : jumlah kasus Covid-19 dan/atau jumlah kematian semakin meningkat, hal ini berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kes...
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
ABSTRAK Tingkat kecemasan merupakan suatu keadaan yang membuat mahasiswa D-III keperawatan merasa tidak tenang, khawatir, takut dan tegang ketika akan menghadapi uji kompetensi yan...
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN TINGKAT KECEMASAN NARAPIDANA MENUNGGU HASIL PUTUSAN SIDANG DI RUTAN MAKO POLRES TEBO
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN TINGKAT KECEMASAN NARAPIDANA MENUNGGU HASIL PUTUSAN SIDANG DI RUTAN MAKO POLRES TEBO
Kehidupan sosial didalam rutan akan turut berpengaruh terhadap perkembangan jiwa narapidana. Terkait dengan stereotip buruknya masyarakat yang sudah memberikan cap penjahat untuk n...
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia Menjelang Ujian Sooca Pada Mahasiswa Tingkat I Fk Unisba Tahun 2022
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia Menjelang Ujian Sooca Pada Mahasiswa Tingkat I Fk Unisba Tahun 2022
Abstract. Anxiety, an emotional response to uncertainty, often involves feelings of fear and physical symptoms. Insomnia, difficulty sleeping linked to mental health issues. SOOCA ...
Development of the Ego and Discomfort Anxiety Inventory: Initial Validity and Reliability
Development of the Ego and Discomfort Anxiety Inventory: Initial Validity and Reliability
This article reports on four studies regarding the development, reliability, and validity of scales to measure two forms of anxiety, ego anxiety and discomfort anxiety. In the firs...

