Javascript must be enabled to continue!
Subjektivitas Perempuan: Pekerja Seks dalam Tiga Karya Utuy Tatang Sontani
View through CrossRef
Penelitian ini mengambil topik subjektivitas perempuan pekerja seks dalam tiga karya Utuy Tatang Sontani: Selamat Jalan Anak Kufur, “Menuju Kamar Durhaka”, dan “Doger”. Tiga pekerja seks tersebut ditampilkan melalui tokoh Titi, Aku, dan Selendang Merah. Dengan menggunakan metode kritik feminis yang berfokus pada isu tubuh dan ruang perempuan, pembahasan dibagi menjadi dua bagian yang berkaitan dengan tubuh, ruang, dan subjektivitas pekerja seks. Berdasarkan hasil analisis dapat dimaknai bahwa: (1) tubuh dan ruang pekerja seks ditampilkan sebagai aset ambivalen dalam posisinya sebagai subjek dan objek; (2) posisi subjek-objek yang bahagia berkaitan erat dengan perspektif yang digunakan tokoh dalam memandang pekerja seks. Oleh sebab itu, dapat diargumentasikan bahwa Utuy memosisikan tiga tokoh perempuannya dalam posisi subjek dan objek yang tidak ajek.This research talks about the subjectivity of women sex workers in Utuy Tatang Sontani’s works titled Selamat Jalan Anak Kufur, “Menuju Kamar Durhaka”, and “Doger.” Women sex worker are portrayed through characters named Titi, Aku, and Selendang Merah. By using a feminist literary criticism method that focuses on women’s body and space, the discussion has been divided into two sections related to body, space, and subjectivity of the sex workers. Body and space are the crucial aspects for the characters in Utuy’s works when achieving their status as a subject. Based on the results of the analysis it can be interpreted that: (1) the bodies and spaces of the sex workers are depicted as an ambivalent asset in their position both as subject and object; (2) the position of happy subject-object status of the sex workers is closely related to the perspective used by the character in looking at sex workers. Therefore, it can be argued that Utuy positioned the three women characters in the position of subjects and objects that were not fixed.
Title: Subjektivitas Perempuan: Pekerja Seks dalam Tiga Karya Utuy Tatang Sontani
Description:
Penelitian ini mengambil topik subjektivitas perempuan pekerja seks dalam tiga karya Utuy Tatang Sontani: Selamat Jalan Anak Kufur, “Menuju Kamar Durhaka”, dan “Doger”.
Tiga pekerja seks tersebut ditampilkan melalui tokoh Titi, Aku, dan Selendang Merah.
Dengan menggunakan metode kritik feminis yang berfokus pada isu tubuh dan ruang perempuan, pembahasan dibagi menjadi dua bagian yang berkaitan dengan tubuh, ruang, dan subjektivitas pekerja seks.
Berdasarkan hasil analisis dapat dimaknai bahwa: (1) tubuh dan ruang pekerja seks ditampilkan sebagai aset ambivalen dalam posisinya sebagai subjek dan objek; (2) posisi subjek-objek yang bahagia berkaitan erat dengan perspektif yang digunakan tokoh dalam memandang pekerja seks.
Oleh sebab itu, dapat diargumentasikan bahwa Utuy memosisikan tiga tokoh perempuannya dalam posisi subjek dan objek yang tidak ajek.
This research talks about the subjectivity of women sex workers in Utuy Tatang Sontani’s works titled Selamat Jalan Anak Kufur, “Menuju Kamar Durhaka”, and “Doger.
” Women sex worker are portrayed through characters named Titi, Aku, and Selendang Merah.
By using a feminist literary criticism method that focuses on women’s body and space, the discussion has been divided into two sections related to body, space, and subjectivity of the sex workers.
Body and space are the crucial aspects for the characters in Utuy’s works when achieving their status as a subject.
Based on the results of the analysis it can be interpreted that: (1) the bodies and spaces of the sex workers are depicted as an ambivalent asset in their position both as subject and object; (2) the position of happy subject-object status of the sex workers is closely related to the perspective used by the character in looking at sex workers.
Therefore, it can be argued that Utuy positioned the three women characters in the position of subjects and objects that were not fixed.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
The Relationship Of Knowledge With Students Attitude And Behavior Regarding Free Sex
The Relationship Of Knowledge With Students Attitude And Behavior Regarding Free Sex
Latar belakang banjirnya imformasi mengenai seks bebas melalui media online via smarthandphone, berdampak pada lemahnya pemahaman mahasiswa mengenai pendidikan seksual yang benar....
SUBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM HAIR JEWELLERY KARYA MARGARET ATWOOD DAN THE BLUSH KARYA ELIZABETH TAYLOR/FEMALE SUBJECTIVITY IN TWO SHORT STORIES BY MARGARET ATWOOD AND ELIZABETH TAYLOR
SUBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM HAIR JEWELLERY KARYA MARGARET ATWOOD DAN THE BLUSH KARYA ELIZABETH TAYLOR/FEMALE SUBJECTIVITY IN TWO SHORT STORIES BY MARGARET ATWOOD AND ELIZABETH TAYLOR
Abstrak Artikel ini membahas dua cerita pendek, yakni Hair Jewellery karya Margaret Atwood dan The Blush karya Elizabeth Taylor. Kedua cerpen menunjukkan bagaimana tokoh perempuan ...
Pendidikan Seks Perspektif Alquran
Pendidikan Seks Perspektif Alquran
<em>Memang membicarakan tentang pendidikan seks seakan-akan adalah hal yang tabu dan tidak baik untuk dibicarakan. Namun Alquran dengan bahasanya yang begitu indah menjelaska...
Utuy Tatang Sontani et l’homme aux yeux de braise
Utuy Tatang Sontani et l’homme aux yeux de braise
Utuy Tatang Sontani fait partie des écrivains indonésiens qui se trouvaient a l’étranger lorsque les évènements du 30 septembre 1965 provoquèrent un massacre dans les rangs de la g...
Hubungan Seks Edukasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja
Hubungan Seks Edukasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja
ABSTRAK
Remaja lebih suka menyimpan dan memilih solusinya sendiri. Menurut Nurjannah (2014) hal ini dikarenakan orangtua yang dari awal sudah sangat tertutup dan tidak pernah...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Afiksasi Dialog Karnaen Dalam Bunga Rumah Makan Karya Utuy Tatang Sontani
Afiksasi Dialog Karnaen Dalam Bunga Rumah Makan Karya Utuy Tatang Sontani
Afiksasi menjadi suatu proses dari morfologi yang tidak bisa lepas dari suatu bacaan. Tanpa afiksasi, sebuah kata tidak bisa dihubungkan antara satu kata dengan kata yang lainnya. ...

