Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI KEBIJAKAN PENGELOLAAN BONUS DEMOGAFI (STUDI KASUS DI KOTA TEGAL)
View through CrossRef
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p>The Indonesian state has begun to enter a golden period in the form of a demographic bonus era which needs to be followed up through a series of policy actions that are able to bring optimal benefits. From the results of the projected population of Tegal City, the demographic bonus will be in 2020 with a dependency ratio of 50.42%. And in 2021 with a dependency ratio of 52.06%.</p><p>Policies and programs are carried out through quality education, the Generation Planned Program, population education to change people's mindsets and increase awareness of population issues, as well as skills education as a pathway to improve the quality of superior and ready to work human resources.</p><p>Employment policies are managed through workforce empowerment by training entrepreneurs, accessing capital and training for MSMEs. Development of local local informal sector businesses, such as the development of handicraft businesses and MSMEs in the City of Tegal</p><p><strong>Keywords: strategy, policy, bonus, demographics, study, case</strong></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Negara Indonesia mulai memasuki suatu masa emas berupa era bonus demografi yang mana perlu ditindaklanjuti melalui serangkaian aksi-aksi kebijakan yang mampu membawa manfaat yang optimal. Dari hasil proyeksi jumlah penduduk Kota Tegal bonus demografi berada pada tahun 2020 dengan rasio ketergantungan sebesar 50.42 %.dan tahun 2021 denan rasio ketergantungan sebesar 52.06 %.</p><p>Kebijakan dan program yang dilakukan melalui pendidikan berkualitas, Program Generasi Berencana, pendidikan kependudukan untuk mengubah pola pikir masyarakat dan meningkatnya kesadaran mengenai isu kependudukan, serta pendidikan keterampilan sebagai jalur meningkatkan kualitas SDM unggul dan siap bekerja.</p><p>Kebijakan ketenagakerjaan dikelola melalui pemberdayaan tenaga kerja dengan melatih wirausaha, akses permodalan dan pelatihan UMKM. Pengembangan usaha sektor informal lokal daerah, seperti pengembangan usaha-usaha kerajinan dan UMKM di Kota Tegal</p><p><strong><em>Kata Kunci : strategi, kebijakan, bonus, demografi, studi, kasus</em></strong></p>
Title: STRATEGI KEBIJAKAN PENGELOLAAN BONUS DEMOGAFI (STUDI KASUS DI KOTA TEGAL)
Description:
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p>The Indonesian state has begun to enter a golden period in the form of a demographic bonus era which needs to be followed up through a series of policy actions that are able to bring optimal benefits.
From the results of the projected population of Tegal City, the demographic bonus will be in 2020 with a dependency ratio of 50.
42%.
And in 2021 with a dependency ratio of 52.
06%.
</p><p>Policies and programs are carried out through quality education, the Generation Planned Program, population education to change people's mindsets and increase awareness of population issues, as well as skills education as a pathway to improve the quality of superior and ready to work human resources.
</p><p>Employment policies are managed through workforce empowerment by training entrepreneurs, accessing capital and training for MSMEs.
Development of local local informal sector businesses, such as the development of handicraft businesses and MSMEs in the City of Tegal</p><p><strong>Keywords: strategy, policy, bonus, demographics, study, case</strong></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Negara Indonesia mulai memasuki suatu masa emas berupa era bonus demografi yang mana perlu ditindaklanjuti melalui serangkaian aksi-aksi kebijakan yang mampu membawa manfaat yang optimal.
Dari hasil proyeksi jumlah penduduk Kota Tegal bonus demografi berada pada tahun 2020 dengan rasio ketergantungan sebesar 50.
42 %.
dan tahun 2021 denan rasio ketergantungan sebesar 52.
06 %.
</p><p>Kebijakan dan program yang dilakukan melalui pendidikan berkualitas, Program Generasi Berencana, pendidikan kependudukan untuk mengubah pola pikir masyarakat dan meningkatnya kesadaran mengenai isu kependudukan, serta pendidikan keterampilan sebagai jalur meningkatkan kualitas SDM unggul dan siap bekerja.
</p><p>Kebijakan ketenagakerjaan dikelola melalui pemberdayaan tenaga kerja dengan melatih wirausaha, akses permodalan dan pelatihan UMKM.
Pengembangan usaha sektor informal lokal daerah, seperti pengembangan usaha-usaha kerajinan dan UMKM di Kota Tegal</p><p><strong><em>Kata Kunci : strategi, kebijakan, bonus, demografi, studi, kasus</em></strong></p>.
Related Results
PENDIDIKAN ISLAM DAN PENYIAPAN BONUS DEMOGRAFI INDONESIA TAHUN 2045
PENDIDIKAN ISLAM DAN PENYIAPAN BONUS DEMOGRAFI INDONESIA TAHUN 2045
Abstrak Bonus Demografi merupakan fenomena kependudukan yang menarik untuk dikaji. Bonus demografi dapat memberikan berkah bagi bangsa Indonesia dan kesempatan besar untuk mengubah...
FORAMINIFERA BENTONIK SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN TERUMBU KARANG DI PULAU TEGAL, TELUK LAMPUNG, LAMPUNG
FORAMINIFERA BENTONIK SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN TERUMBU KARANG DI PULAU TEGAL, TELUK LAMPUNG, LAMPUNG
Foraminifera telah banyak digunakan sebagai indikator kualitas perairan sekitar terumbu karang di Indonesia berdasarkan perbandingan kelompok foraminifera bentonik tertentu. Studi ...
Pengaruh Human Capital terhadap Potensi Bonus Demografi di Wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat 2017-2024
Pengaruh Human Capital terhadap Potensi Bonus Demografi di Wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat 2017-2024
Abstract. Indonesia is projected to achieve a demographic bonus in 2035–2045, but its initial phase has already begun, especially in West Java with the largest population proportio...
Laporan PkM IbM LPPM Politeknik Muhammadiyah Tegal
Laporan PkM IbM LPPM Politeknik Muhammadiyah Tegal
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tegal terus melakukan pembenahan organisasi. Sebagai organisasi modern yang dituntut untuk memiliki karakteristik transparan dan akuntabel. ...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Analisis Yuridis Implementasi Pengelolaan Zakat Mal Di Kota Parepare Perspektif Siyasah Maliyah
Analisis Yuridis Implementasi Pengelolaan Zakat Mal Di Kota Parepare Perspektif Siyasah Maliyah
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis yuridis implementasi pengelolaan zakat mal di Kota Parepare perspektif siyasah maliyah, yang menyajikan tiga substansi perm...
Tingkat Kesiapan Kota Surakarta sebagai Kota Nyaman Bersepeda
Tingkat Kesiapan Kota Surakarta sebagai Kota Nyaman Bersepeda
<p>Kota Surakarta merupakan kota menengah yang terus berkembang dengan total kendaraan bermotor sebanyak 85% dari total jumlah penduduk. Pemerintah Kota Surakarta saat ini me...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

