Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Human Capital terhadap Potensi Bonus Demografi di Wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat 2017-2024
View through CrossRef
Abstract. Indonesia is projected to achieve a demographic bonus in 2035–2045, but its initial phase has already begun, especially in West Java with the largest population proportion. The demographic bonus can be an opportunity or a threat depending on the management of existing potential. Human capital is measured through HDI, TPAK, and TPT, while the demographic bonus is proxied by the dependency ratio. The analysis uses panel data regression with the FEM. The results show that the influence of human capital represented by the HDI, TPAK, and TPT has a significant negative effect on the potential demographic bonus represented by the Dependency Ratio in the regencies/cities of West Java Province for 2017–2024. Based on R2, it shows that approximately 82.25% of the variation in changes in the dependency ratio can be explained by the independent variables in the regression model used. The intercept value in the FEM indicates differences in basic human capital conditions and demographic bonus potential between regencies/cities in West Java Province. Areas with low intercept values are generally dominated by regencies, while large cities tend to have higher intercept values, which is related to the characteristics of urban areas and the aging process.
Abstrak. Indonesia diproyeksikan mencapai bonus demografi pada 2035–2045, namun fase awalnya sudah berlangsung, terutama di Jawa Barat dengan proporsi penduduk terbesar. Bonus demografi dapat menjadi peluang atau ancaman tergantung pengelolaan potensi yang ada. Human capital diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sementara bonus demografi diproksikan dengan rasio ketergantungan. Analisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM). Hasil menunjukkan pengaruh human capital yang diwakilkan oleh IPM, TPAK, dan TPT berpengaruh signifikan negatif terhadap potensi bonus demografi yang diwakilkan oleh rasio ketergantungan di Wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa barat tahun 2017-2024. Berdasarkan R2 menunjukkan bahwa sekitar 82,25% variasi perubahan rasio ketergantungan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model regresi yang digunakan. Nilai intersep pada fixed effect model (FEM) menunjukan adanya perbedaan kondisi dasar human capital dan potensi bonus demografi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Wilayah dengan nilai intersep rendah umumnya didominasi oleh wilayah kabupaten, sementara wilayah kota-kota besar cenderung memiliki intersep yang lebih tinggi dimana hal ini berkaitan dengan karekteristik wilayah perkotaan dan proses penuaan penduduk.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengaruh Human Capital terhadap Potensi Bonus Demografi di Wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat 2017-2024
Description:
Abstract.
Indonesia is projected to achieve a demographic bonus in 2035–2045, but its initial phase has already begun, especially in West Java with the largest population proportion.
The demographic bonus can be an opportunity or a threat depending on the management of existing potential.
Human capital is measured through HDI, TPAK, and TPT, while the demographic bonus is proxied by the dependency ratio.
The analysis uses panel data regression with the FEM.
The results show that the influence of human capital represented by the HDI, TPAK, and TPT has a significant negative effect on the potential demographic bonus represented by the Dependency Ratio in the regencies/cities of West Java Province for 2017–2024.
Based on R2, it shows that approximately 82.
25% of the variation in changes in the dependency ratio can be explained by the independent variables in the regression model used.
The intercept value in the FEM indicates differences in basic human capital conditions and demographic bonus potential between regencies/cities in West Java Province.
Areas with low intercept values are generally dominated by regencies, while large cities tend to have higher intercept values, which is related to the characteristics of urban areas and the aging process.
Abstrak.
Indonesia diproyeksikan mencapai bonus demografi pada 2035–2045, namun fase awalnya sudah berlangsung, terutama di Jawa Barat dengan proporsi penduduk terbesar.
Bonus demografi dapat menjadi peluang atau ancaman tergantung pengelolaan potensi yang ada.
Human capital diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sementara bonus demografi diproksikan dengan rasio ketergantungan.
Analisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM).
Hasil menunjukkan pengaruh human capital yang diwakilkan oleh IPM, TPAK, dan TPT berpengaruh signifikan negatif terhadap potensi bonus demografi yang diwakilkan oleh rasio ketergantungan di Wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa barat tahun 2017-2024.
Berdasarkan R2 menunjukkan bahwa sekitar 82,25% variasi perubahan rasio ketergantungan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model regresi yang digunakan.
Nilai intersep pada fixed effect model (FEM) menunjukan adanya perbedaan kondisi dasar human capital dan potensi bonus demografi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.
Wilayah dengan nilai intersep rendah umumnya didominasi oleh wilayah kabupaten, sementara wilayah kota-kota besar cenderung memiliki intersep yang lebih tinggi dimana hal ini berkaitan dengan karekteristik wilayah perkotaan dan proses penuaan penduduk.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENDIDIKAN ISLAM DAN PENYIAPAN BONUS DEMOGRAFI INDONESIA TAHUN 2045
PENDIDIKAN ISLAM DAN PENYIAPAN BONUS DEMOGRAFI INDONESIA TAHUN 2045
Abstrak Bonus Demografi merupakan fenomena kependudukan yang menarik untuk dikaji. Bonus demografi dapat memberikan berkah bagi bangsa Indonesia dan kesempatan besar untuk mengubah...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
Lokasi pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat berada di sepanjang tepian sungai. Sungai menjadi faktor yang sangat penting dalam kehidupan kesultanan, yaitu...
PENGARUH POTENSI DIRI, LINGKUNGAN SOSIAL DAN KEAKTIFAN BERORGANISASI TERHADAP KEPRIBADIAN GENERASI MUDA BUDDHIS DI KABUPATEN JEPARA
PENGARUH POTENSI DIRI, LINGKUNGAN SOSIAL DAN KEAKTIFAN BERORGANISASI TERHADAP KEPRIBADIAN GENERASI MUDA BUDDHIS DI KABUPATEN JEPARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung potensi diri terhadap keaktifan berorganisasi, pengaruh langsung lingkungan sosial terhadap keaktifan berorganisasi, pen...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...
Perkiraan Angka Migrasi Neto Perkelompok Umur Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dan 2021
Perkiraan Angka Migrasi Neto Perkelompok Umur Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dan 2021
Abstract. Population dynamics in an area are influenced by factors of mortality, fertility and migration. In the study of population dynamics between regions in Indonesia, the migr...

