Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dinamika Penggunaan Lahan Kecamatan Temon Sebagai Kawasan Bandara Internasional Yogyakarta

View through CrossRef
Pembangunan di Indonesia bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Pembangunan infrastruktur seperti bandara juga harapannya dapat mensejahterakan masyarakat. Namun, selain dampak positif tersebut adapun negatifnya yaitu menyebabkan perubahan penggunaan lahan sekitar. Yogyakarta membangun Bandara Internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui dinamika penggunaan lahan Kecamatan Temon sebelum dan sesudah adanya pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis klasifikasi citra satelit dari Tahun 2012-2022. Dinamika penggunaan lahan tahun 2012-2017 menunjukkan konversi pertanian lahan kering ke tambak sebesar 260 ha dan konversi sawah ke permukiman sebesar 14,50 ha. Sedangkan tahun 2017-2022 menunjukkan konversi pertanian lahan kering ke bandara sebesar 329,48, konversi tambak ke bandara sebesar 74,06 ha, konversi sawah ke bandara sebesar 70.06 ha, dan konversi permukiman ke bandara sebesar 66,73 ha. Perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Temon terbanyak yaitu pertanian lahan kering, tambak, sawah, permukiman menjadi bandara.
STTNAS is Sekolah Tinggi Teknologi Nasional
Title: Dinamika Penggunaan Lahan Kecamatan Temon Sebagai Kawasan Bandara Internasional Yogyakarta
Description:
Pembangunan di Indonesia bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.
Pembangunan infrastruktur seperti bandara juga harapannya dapat mensejahterakan masyarakat.
Namun, selain dampak positif tersebut adapun negatifnya yaitu menyebabkan perubahan penggunaan lahan sekitar.
Yogyakarta membangun Bandara Internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui dinamika penggunaan lahan Kecamatan Temon sebelum dan sesudah adanya pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis klasifikasi citra satelit dari Tahun 2012-2022.
Dinamika penggunaan lahan tahun 2012-2017 menunjukkan konversi pertanian lahan kering ke tambak sebesar 260 ha dan konversi sawah ke permukiman sebesar 14,50 ha.
Sedangkan tahun 2017-2022 menunjukkan konversi pertanian lahan kering ke bandara sebesar 329,48, konversi tambak ke bandara sebesar 74,06 ha, konversi sawah ke bandara sebesar 70.
06 ha, dan konversi permukiman ke bandara sebesar 66,73 ha.
Perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Temon terbanyak yaitu pertanian lahan kering, tambak, sawah, permukiman menjadi bandara.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Rute Potensial Bandara Internasional Husein Sastranegara Yang Dapat di Sharing Dengan Bandara Internasional Kertajati
Analisis Rute Potensial Bandara Internasional Husein Sastranegara Yang Dapat di Sharing Dengan Bandara Internasional Kertajati
Bandara Udara Husein Sastranegara merupakan bandara yang melayani kurang lebih 64 penerbangan per-harinya dan menjadi bandara tersibuk di Indonesia. Pemda dan PT. Angkasa Pura II b...
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ABSTRAK Wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang secara  pembangunan ekonomi paling tertinggal dibandingkan wilayah kabupaten Bogor lainnya. Untuk mengurangi kete...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menganalisis dinamika penggunaan lahan di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Baruga Kota Kendari pada tahun 2008 hingga 2014, (2) Me...

Back to Top