Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS HIDROLIKA PENAMPANG ALAMI DI SUNGAI UNDA HILIR

View through CrossRef
Aliran Sungai Unda mengalir dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Unda dan melalui Kabupaten Klungkung dengan panjang sungai 22,6 km dan luas 230,9 km2 dengan tipe sungai adalah perennial. Pada saat terjadi banjir lahar dingin akibat erupsi Gunung Agung, sempadan sungai dengan tanggul alami di Sungai Unda hilir mengalami kerusakan akibat derasnya arus sungai yang mengalir dari hulu menuju hilir. Selain itu di hilir Sungai Unda ada bekas galian C dari letusan Gunung Agung sebelumnya. Akibat letusan Gunung Agung 2017 menyebabkan perubahan geometri hidrolis penampang sungai, termasuk tanggul alami dan lokasi galian C tersebut. Berdasarkan kondisi ini perlu dilakukan analisis penampang geometri Sunga Unda hilir menggunakan software HEC-HMS dan HEC-RAS. Hasil running awal berdasarkan debit banjir kala ulang 50 tahun sebesar 350,3 m3/detik menyebabkan luapan air pada penampang alami di hilir sungai yaitu antara UD 3 sampai dengan UD 11 setinggi 1,5 meter sampai dengan 3,0 meter sepanjang 1052,34 meter ke arah hilir. Posisi ini berada di hilir jembatan By Pass Ida Bagus Mantra. Running HEC-RAS dilanjutkan dengan merencanakan tinggi tanggul antara 2,0 meter sampai dengan 2,5 meter pada posisi UD 3 sampai dengan UD 11. Hasil running menyatakan sudah tidak terjadi luapan pada desain tanggul antara 2,0 meter sampai dengan 2,5 meter.
Title: ANALISIS HIDROLIKA PENAMPANG ALAMI DI SUNGAI UNDA HILIR
Description:
Aliran Sungai Unda mengalir dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Unda dan melalui Kabupaten Klungkung dengan panjang sungai 22,6 km dan luas 230,9 km2 dengan tipe sungai adalah perennial.
Pada saat terjadi banjir lahar dingin akibat erupsi Gunung Agung, sempadan sungai dengan tanggul alami di Sungai Unda hilir mengalami kerusakan akibat derasnya arus sungai yang mengalir dari hulu menuju hilir.
Selain itu di hilir Sungai Unda ada bekas galian C dari letusan Gunung Agung sebelumnya.
Akibat letusan Gunung Agung 2017 menyebabkan perubahan geometri hidrolis penampang sungai, termasuk tanggul alami dan lokasi galian C tersebut.
Berdasarkan kondisi ini perlu dilakukan analisis penampang geometri Sunga Unda hilir menggunakan software HEC-HMS dan HEC-RAS.
Hasil running awal berdasarkan debit banjir kala ulang 50 tahun sebesar 350,3 m3/detik menyebabkan luapan air pada penampang alami di hilir sungai yaitu antara UD 3 sampai dengan UD 11 setinggi 1,5 meter sampai dengan 3,0 meter sepanjang 1052,34 meter ke arah hilir.
Posisi ini berada di hilir jembatan By Pass Ida Bagus Mantra.
Running HEC-RAS dilanjutkan dengan merencanakan tinggi tanggul antara 2,0 meter sampai dengan 2,5 meter pada posisi UD 3 sampai dengan UD 11.
Hasil running menyatakan sudah tidak terjadi luapan pada desain tanggul antara 2,0 meter sampai dengan 2,5 meter.

Related Results

Analisa Kapasitas Penampang Sungai dengan Metode HEC-RAS 4.1.0 (Studi Kasus Sungai Sigeleng Kec. Brebes)
Analisa Kapasitas Penampang Sungai dengan Metode HEC-RAS 4.1.0 (Studi Kasus Sungai Sigeleng Kec. Brebes)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas penampang sungai Sigeleng Kec. Brebes. berdasarkan analisis hidrologi dan hidrolika menggunakan program HEC-RAS 4.1.0. Perhi...
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak...
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
Pencemaran logam berat pada lingkungan perairan terutama sungai yang diakibatkan kegiatan pertambangan sudah banyak dijumpai. Penelitian ini berlokasi di Jatiroto, Wonogiri, Jawa T...
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik profil petani padi pengguna pupuk subsidi dengan analisis cluster dan biplot. Dengan mengetahui kluster karakteristik ini ...
Efektifitas Proses Ozonisasi Studi Kasus: Sungai Cikapundung
Efektifitas Proses Ozonisasi Studi Kasus: Sungai Cikapundung
ABSTRAK Kualitas air permukaan biasanya didominasi oleh kandungan bahan organik. Hal yang dapat mempengaruhi kandungan bahan organik salah satunya adalah perubahan tata guna lahan....
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
Sungai Tuaran terletak di sebelah pantai barat Borneo Utara sejak dua atau tiga abad yang lalu. Nama Sungai Tuaran telah wujud pada era pemerintahan Sultan Abdul Momin seperti dije...
Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Gunung Sindoro adalah gunung yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sungai progo yang mengalir. Sungai utama memiliki panjang sekitar 138 km dan ...
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas
Sungai Batang Palangki merupakan sungai yang terletak di Kecamatan IV Nagari di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Di Sungai tersebut terdapat beberapa aktivitas penamban...

Back to Top