Javascript must be enabled to continue!
ENGKU HAMIDA INTERNATIONAL FERRY PORT WITH NEOCLASIC ARCHITECTURE APPROACH PELABUHAN FERRY INTERNASIONAL ENGKU HAMIDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEOKLASIK
View through CrossRef
Pelabuhan Ferry Internasional Engku Hamida merupakan pelabuhan penumpang bertaraf internasional dengan tujuan Negara tetangga terdekat yaitu Malaysia dan Singapore yang mana dapat ditempuh dengan waktu 1-2 jam menggunakan kapal ferry. Lagoi merupakan alternatif lokasi untuk pembangunan pelabuhan ferry internasional engku hamida yang mana letaknya sangat dekat dengan Negara tetangga dan salah satu tempat pariwisata di Kepulauan Riau. Pendekatan konsep yang diterapkan yaitu pendekatan arsitektur neoklasik yang dapat terlihat pada bangunan terminal pelabuhan dan masjid. Terminal pelabuhan ferry internasional engku hamida memuat aktifitas penumpang berupa keberangkatan atau Embarkasi, Kedatangan atau Debarkasi, pengguna sebagai penjemput atau pengantar, dan pengguna bagian perdagangan ( Toko, restoran, dan lain-lain). Tujuan dari perancangan pelabuhan ferry internasional engku hamida yaitu untuk memfasilitasi bangunan pemerintah dalam bidang akomodasi dan infrastruktur serta sebagai wadah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Bintan disegala bidang, selain itu juga untuk menarik minat kapal-kapal untuk bersandar dan memiliki prospek kedepan. Fasilitas pada pelabuhan ferry internasional engku hamida terdiri dari terminal penumpang, masjid, dan fasilitas penunjang yang diperuntukkan untuk penumpang atau pengguna pelabuhan.
Prodi Arsitektur Universitas Pandanaran
Title: ENGKU HAMIDA INTERNATIONAL FERRY PORT WITH NEOCLASIC ARCHITECTURE APPROACH PELABUHAN FERRY INTERNASIONAL ENGKU HAMIDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEOKLASIK
Description:
Pelabuhan Ferry Internasional Engku Hamida merupakan pelabuhan penumpang bertaraf internasional dengan tujuan Negara tetangga terdekat yaitu Malaysia dan Singapore yang mana dapat ditempuh dengan waktu 1-2 jam menggunakan kapal ferry.
Lagoi merupakan alternatif lokasi untuk pembangunan pelabuhan ferry internasional engku hamida yang mana letaknya sangat dekat dengan Negara tetangga dan salah satu tempat pariwisata di Kepulauan Riau.
Pendekatan konsep yang diterapkan yaitu pendekatan arsitektur neoklasik yang dapat terlihat pada bangunan terminal pelabuhan dan masjid.
Terminal pelabuhan ferry internasional engku hamida memuat aktifitas penumpang berupa keberangkatan atau Embarkasi, Kedatangan atau Debarkasi, pengguna sebagai penjemput atau pengantar, dan pengguna bagian perdagangan ( Toko, restoran, dan lain-lain).
Tujuan dari perancangan pelabuhan ferry internasional engku hamida yaitu untuk memfasilitasi bangunan pemerintah dalam bidang akomodasi dan infrastruktur serta sebagai wadah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Bintan disegala bidang, selain itu juga untuk menarik minat kapal-kapal untuk bersandar dan memiliki prospek kedepan.
Fasilitas pada pelabuhan ferry internasional engku hamida terdiri dari terminal penumpang, masjid, dan fasilitas penunjang yang diperuntukkan untuk penumpang atau pengguna pelabuhan.
.
Related Results
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
PERANAN AGEN DALAM PENGURUSAN CLEARANCE IN DAN CLEARANCE OUT DI KSOP KELAS 3 SAMPIT
PERANAN AGEN DALAM PENGURUSAN CLEARANCE IN DAN CLEARANCE OUT DI KSOP KELAS 3 SAMPIT
Abstrak
Clearance sebagai pengurusan berbagai macam dokumen yang diperlukan bagi kapal, Sangatlah penting bagi keselamatan kapal, barang yang diangkut, punumpang dan awaknya, dala...
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
Pelabuhan Sadeng merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat dan pelelangan ikan. Aktifitas b...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
Revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Speed Boat Sofifi Provinsi Maluku Utara
Revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Speed Boat Sofifi Provinsi Maluku Utara
Abstract. The Sofifi Speed Boat Crossing Port is one of the vital points in the sea transportation network in the North Maluku region. This port has a strategic position as a link ...
EFEKTIVITAS PELAYANAN KEBUTUHAN KAPAL FERRY PADA PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) DI PELABUHAN PADANGBAI
EFEKTIVITAS PELAYANAN KEBUTUHAN KAPAL FERRY PADA PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) DI PELABUHAN PADANGBAI
Persaingan dan tuntutan masyarakat mengenai jasa logistik pelayaran yang optimal mendorong pentingnya perusahaan jasa ini membangun dan meningkatkan pelayanan yang efektif. Penelit...
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
Abstrak - Globalisasi adalah fenomena yang sulit dihindari dan efeknya juga terasa di bidang arsitektur. Semakin ke sini, semakin banyak karya arsitektur di Indonesia yang dibangun...
Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah
Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah
Masyarakat perkotaan semakin mampu menciptakan rumah layak huni. Rumah harus didesain senyaman mungkin, selain harus berkualitas baik, juga harus mencerminkan status sosial pemilik...

