Javascript must be enabled to continue!
Analisis pemasaran buah nanas ( Ananas Comosus (L) merr) di Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran nanas. fungsi-fungsi lembaga pemasaran nanas. berapa besarnya biaya, keuntungan, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran nanas di Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih. . Metode penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling (sengaja) dengan responden sebanyak 16 petani, pengepul 1 orang dan pengecer 6 orang. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dan kuantitatif . Dari hasil penelitian, ditemukan tiga (3) saluran pemasaran buah nanas yaitu: pada saluran 1 Petani menjual hasil panen ke pedagang pengepul dan pedagang pengepul menjual ke pabrik. Saluran 2 Petani menjual hasil panen ke pedagang pengecer dan pedagang pengecer menjual ke konsumen akhir. Saluran 3 petani menjual hasil panen ke pedagang pengepul kemudian pengepul menjual ke pedagang pengecer dan pengecer menjual ke konsumen akhir. Fungsi pemasaran pada saluran I, petani melakukan fungsi penjualan dan grading, pedagang pengepul melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, penyimpanan, grading. Saluran II, petani melakukan fungsi penjualan dan grading buah, pedagang pengecer melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, penyimpanan, grading. Pada saluran III, petani melakukan fungsi penjualan dan grading buah, sedangkan pedagang pengepul melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, penyimpanan, grading, begitu juga dengan pedagang pengecer melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, simpan, grading. Pada saluran pemasaran I, keuntungan yang didapatkan pengepul Rp. 1.782/buah, biaya pemasaran Rp. 577/buah dan margin Rp. 2.360/buah.Pada saluran pemasaran II, keuntungan pengecer Rp. 10.539,7/buah, biaya pemasaran Rp. 1.626,3/buah, dan margin Rp. 4.055,33/buah.Saluran pemasaran III memiliki keuntungan Rp.10.739,7/buah, biaya pemasaran Rp. 1.626,3/buah dan margin Rp. 5.388,67/buah. Efisiensi pemasaran dilihat dari margin pemasaran terendah sebesar Rp.2.360 dan farmer’s share tertinggi mencapai 52,8% dimiliki pada saluran I.
Title: Analisis pemasaran buah nanas ( Ananas Comosus (L) merr) di Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran nanas.
fungsi-fungsi lembaga pemasaran nanas.
berapa besarnya biaya, keuntungan, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran nanas di Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.
.
Metode penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling (sengaja) dengan responden sebanyak 16 petani, pengepul 1 orang dan pengecer 6 orang.
Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dan kuantitatif .
Dari hasil penelitian, ditemukan tiga (3) saluran pemasaran buah nanas yaitu: pada saluran 1 Petani menjual hasil panen ke pedagang pengepul dan pedagang pengepul menjual ke pabrik.
Saluran 2 Petani menjual hasil panen ke pedagang pengecer dan pedagang pengecer menjual ke konsumen akhir.
Saluran 3 petani menjual hasil panen ke pedagang pengepul kemudian pengepul menjual ke pedagang pengecer dan pengecer menjual ke konsumen akhir.
Fungsi pemasaran pada saluran I, petani melakukan fungsi penjualan dan grading, pedagang pengepul melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, penyimpanan, grading.
Saluran II, petani melakukan fungsi penjualan dan grading buah, pedagang pengecer melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, penyimpanan, grading.
Pada saluran III, petani melakukan fungsi penjualan dan grading buah, sedangkan pedagang pengepul melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, penyimpanan, grading, begitu juga dengan pedagang pengecer melakukan fungsi pembelian dan penjualan, fungsi angkut, simpan, grading.
Pada saluran pemasaran I, keuntungan yang didapatkan pengepul Rp.
1.
782/buah, biaya pemasaran Rp.
577/buah dan margin Rp.
2.
360/buah.
Pada saluran pemasaran II, keuntungan pengecer Rp.
10.
539,7/buah, biaya pemasaran Rp.
1.
626,3/buah, dan margin Rp.
4.
055,33/buah.
Saluran pemasaran III memiliki keuntungan Rp.
10.
739,7/buah, biaya pemasaran Rp.
1.
626,3/buah dan margin Rp.
5.
388,67/buah.
Efisiensi pemasaran dilihat dari margin pemasaran terendah sebesar Rp.
2.
360 dan farmer’s share tertinggi mencapai 52,8% dimiliki pada saluran I.
Related Results
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr)
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr)
Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi besar terhadap berbagai jenis tanaman dan buah-buahan, salah satunya adalah Nanas (Ananas comosus L. Merr). Kandungan flavon...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pembuatan Cuka Nanas Bagi Guru Biologi Sebagai Materi Bioteknologi Bermuatan Lokal Di Kecamatan Pamboang
Pembuatan Cuka Nanas Bagi Guru Biologi Sebagai Materi Bioteknologi Bermuatan Lokal Di Kecamatan Pamboang
Salah satu sentra penghasil buah nanas di Sulawesi Barat adalah Sentra Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene. Berdasarkan bentuk dan warna, nenas asal Pamboang tidak ja...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas sebagai Bahan Pembuatan Paper Soap untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Kualu Nenas
Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas sebagai Bahan Pembuatan Paper Soap untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Kualu Nenas
Potensi perkebunan nanas di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar merupakan produksi nanas terbesar pada Kabupaten Kampar. Sedangkan, limbah kulit nanas yang dihasilk...
Penetapan Kadar Vitamin C dalam Sari Buah Nanas (Ananas comosus L. MERR) dengan Metode Spektrofotometri UV
Penetapan Kadar Vitamin C dalam Sari Buah Nanas (Ananas comosus L. MERR) dengan Metode Spektrofotometri UV
Pineapple or which has the Latin name Ananas Comosus L. MERR has two main ingredients, namely vitamin C and manganese. Vitamin C is very important for the growth and development of...
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi buah-buahan apa saja yang menjadi komoditi basis pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Samosir, untuk mengetahui komoditi bua...

