Javascript must be enabled to continue!
<b>INTRODUKSI MODEL LEISA PADA USAHA PETERNAKAN KAMBING PE DI PETERNAKAN RAKYAT DESA RAHABITE KECAMATAN TOARI KABUPATEN KOLAKA</b><b></b>
View through CrossRef
LEISA (Low External Input Sustainable Agriculture) merupakan konsep yang memadukan komponen pertanian melalui pemanfaatan sumberdaya lokal secara optimal dengan penggunaan input external secara minimal sehingga mengurangi kerusakan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan peternak kambing PE di Desa Rahabite, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengaplikasikan konsep LEISA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain: 1) Pemaparan konsep LEISA; 2. Demonstrasi pengolahan limbah perkebunan menjadi pakan alternatif kambing PE; 3. Demonstrasi pengolahan limbah kotoran kambing PE menjadi pupuk organic bagi tanaman perkebunan; 4. Monitoring dan Evaluasi. Pada saat pelaksanaan kegiatan, masyarakat sangat antusias menyimak pemaparan materi dari narasumber dan aktif berdiskusi. Topik yang menarik minat masyarakat di Desa Rahabite adalah penerapan konsep LEISA yang megutamakan zero waste pada usaha peternakan kambing PE yang terintegrasi perkebunan kakao. Konsep tersebut diterapkan melalui pengolahan limbah perkebunan sebagai pakan kambing PE dan pengolahan limbah kotoran kambing PE sebagai pupuk organik sehingga mengurangi kerusakan dan pencemaran lingkungan.
Universitas Mataram
Title: <b>INTRODUKSI MODEL LEISA PADA USAHA PETERNAKAN KAMBING PE DI PETERNAKAN RAKYAT DESA RAHABITE KECAMATAN TOARI KABUPATEN KOLAKA</b><b></b>
Description:
LEISA (Low External Input Sustainable Agriculture) merupakan konsep yang memadukan komponen pertanian melalui pemanfaatan sumberdaya lokal secara optimal dengan penggunaan input external secara minimal sehingga mengurangi kerusakan lingkungan.
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan peternak kambing PE di Desa Rahabite, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengaplikasikan konsep LEISA.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain: 1) Pemaparan konsep LEISA; 2.
Demonstrasi pengolahan limbah perkebunan menjadi pakan alternatif kambing PE; 3.
Demonstrasi pengolahan limbah kotoran kambing PE menjadi pupuk organic bagi tanaman perkebunan; 4.
Monitoring dan Evaluasi.
Pada saat pelaksanaan kegiatan, masyarakat sangat antusias menyimak pemaparan materi dari narasumber dan aktif berdiskusi.
Topik yang menarik minat masyarakat di Desa Rahabite adalah penerapan konsep LEISA yang megutamakan zero waste pada usaha peternakan kambing PE yang terintegrasi perkebunan kakao.
Konsep tersebut diterapkan melalui pengolahan limbah perkebunan sebagai pakan kambing PE dan pengolahan limbah kotoran kambing PE sebagai pupuk organik sehingga mengurangi kerusakan dan pencemaran lingkungan.
Related Results
Kinerja Reproduksi Kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna
Kinerja Reproduksi Kambing di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna
Ternak kambing merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang dipelihara untuk tujuan penghasil daging, susu dan dwiguna (daging dan susu). Usaha ternak kambing biasanya...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
PROFIL USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG RAKYAT
PROFIL USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG RAKYAT
Usaha ternak sapi potong rakyat dikelola secara intensif dan tradisional, dikelola masyarakat pedesaan pada skala kepemilikan 1-2 ekor dengan sumber day...
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Limbah Kelapa Menjadi Arang Briket Di Desa Toari Kecamatan Toari Kabupaten Kolaka
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Limbah Kelapa Menjadi Arang Briket Di Desa Toari Kecamatan Toari Kabupaten Kolaka
Toari Village is one of the villages in Toari District, Kolaka Regency. Toari Village has large, numerous and fertile coconut plantations. The majority of the people of Toari Villa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AYAM BROILER DENGAN SISTEM KEMITRAAN PADA PETERNAKAN NURHADI DI DESA MON KEULAYU KECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AYAM BROILER DENGAN SISTEM KEMITRAAN PADA PETERNAKAN NURHADI DI DESA MON KEULAYU KECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN
Penelitian ini telah dilaksanakan di usaha peternakan ayam broiler milik Bapak Nurhadi di Desa Mon Keulayu Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh, selama 1 tahun dari ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

